Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Jurnalis di Negara Demokrasi

Jurnalis di Negara Demokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 731
  • comment 0 komentar

Judul buku            : Jurnalis Diburu Media Massa

Penulis                  : Akhi Abdurahman

Penerbit                : Cakrawala

Cetakan                : Pertama, 2009

Tebal                    : 67 halaman

Resensor              : Tatang Turhamun

Ratusan media di indonesia telah lahir saat ini, yang berhubungan dengan demokrasi pasti ada kaitanya dengan pers. Ketika banyak media yang bermunculan, maka makin banyak pula tenaga-tenaga jurnalis yang di butuhkan. Pada zaman orde baru wartawan tidak mempunyai kebebasan dalam meliput berita, namun pada masa pemerintahan Habibie hingga saat ini, wartawan sudah di tempatkan sebagaimana mestinya. Sebagai wartawan harus menguasai kode etik jurnalistik dan kemampuan dalam bidang kewartawanan, apabila tidak menguasai keduanya, tidak menutup kemungkinan kalo tidak lolos seleksi sebagai wartawan.

“Mas, tolong ya jangan diliput” (hal 7). begitulah sepatah kata yang di ucapkan kepada wartawan. Dari kata yang tadi di ucapkan maka timbulah pertanyaan apakah wartawan itu? dari buku yang saya kutip, Wartawan adalah seorang jurnalis yang bekerja di media cetak, online, tv, dan radio. Mungkin sebagian besar ada yang menyukai pekerjaan tersebut dan sebagian besar juga ada yang membencinya. Wartawan reporter dan jurnalis itu mempunyai pengertian yang berbeda. Wartawan itu adalah jurnalis yang bekerja di bagian percetakan. Contohnya: majalah, koran, tabloid, dll. Reporter itu adalah jurnalis yang bekerja di media elektronik yang bertugas untuk melaporkan atau menyampaikan berita. Sedangkan jurnalis itu mencakup dari dua kata tadi (wartawan dan reporter). Mereka memiliki fungsi kerja yang sama, yaitu mencari dan meliput berita.

Jurnalis harus mencari informasi yang terjadi di lapangan untuk di jadikan bahan berita yang nantinya akan di sampaikan oleh reporter atau diliput dalam media cetak. Media massa itu menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendaatkan berbagai informasi terkini, sehingga media massa dalam menyampaikan berita harus aktual dan faktual.

Kebebasan pers di luar negeri sangat dijunjung tinggi, itu merupakan suatu bagian dari sistem demokrasi. Pers menjadi bagian dari suara masyarakat yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah mengenai ketimpangan atau kekurangan-kekurangan yang ada, sekaligus menjadi alternatif tawaran solusi menuju perubahan dan perbaikan. Dalam sejarahnya fungsi pers sebagai mitra atau kontrol terhadap pemerintah, mampu memberikan warna dan juga peran yang sangat penting. Seorang presiden, di negara demokrasi bisa di turunkan dari jabatannya berkat meda massa. Tanggung jawab seorang wartawan itu adalah menulis, walaupun menulis sudah menjadi makanan sehari-hari seorang wartawan, tetapi tulisannya mampu mengguncang keadaan bahkan dunia dalam seketika. (Invest_Tatang).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimbar Bebas;  Suarakan Aspirasi Mahasiswa FEBI

    Mimbar Bebas; Suarakan Aspirasi Mahasiswa FEBI

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 735
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang  menggelar mimbar bebas mahasiswa yang bertema “Suarakan Aspirasimu, Wujudkan FEBI Go ASEAN”. Bertempat di Auditorium I lantai 2 UIN Walisongo Semarang, acara ini bertujuan untuk menyerap aspirasi mahasiswa FEBI. Rabu, (23/10/2019). Mimbar Bebas dihadiri oleh Muhaimin Kasubag Akademik Kemahasiswaan dan Alumni […]

  • Ramai ‘War Takjil’ di Sekitar Kampus 3 UIN Walisongo: Mahasiswa Hemat UMKM Merapat

    Ramai ‘War Takjil’ di Sekitar Kampus 3 UIN Walisongo: Mahasiswa Hemat UMKM Merapat

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Ngaliyan, (23/02/2026) Sore hari, Jalanan di sekitar kampus 3 UIN Walisongo Semarang dikerumuni oleh aktivitas manusia, terutama para mahasiswa yang memenuhi  pedagang takjil untuk membeli berbagai jenis takjil untuk berbuka puasa. War Takjil adalah salah satu kegiatan yang mereka lakukan selama bulan Ramadhan sembari menunggu adzan magrib tiba. Meilina Dwi mahasiswa semester 6  UIN Walisongo […]

  • Setelah Rektor Baru Terpilih; Ini Nama-Nama Bakal Calon Dekan Baru UIN Walisongo

    Setelah Rektor Baru Terpilih; Ini Nama-Nama Bakal Calon Dekan Baru UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Berdasarkan pengumuman No. 002/Un.10.0/PanitiaPemilihan/Hm.00/08/2019, panitia menetapkan nama-nama yang lolos  verifikasi berkas pendaftaran calon wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana dan ketua lembaga di lingkungan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang periode 2019-2023. Senin, (12/8/2019). Ada enam calon wakil rektor yang lolos seleksi berkas pendaftaran yaitu sebagai berikut; No Calon Wakil Rektor 1. Dr. Abdul Kholiq, M.Ag. […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

  • Menyelamatkan “Mesin” Ekonomi Kita: Hentikan Gempuran Pajak pada Kelas Menengah

    Menyelamatkan “Mesin” Ekonomi Kita: Hentikan Gempuran Pajak pada Kelas Menengah

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Ditengah narasi optimisme pertumbuhan ekonomi makro yang sering didengungkan pemerintah ada realitas pahit yang terjadi dimana kelas menengah Indonesia sedang “megap-megap”. Pemerintah perlu segera menahan kebijakan perluasan pajak yang membebani konsumsi masyarakat dan mengalihkan perhatian pada upaya memulihkan daya beli. Kebijakan yang terus menambah beban pajak bagi kelas menengah sementara pendapatan mereka tidak meningkat ini  […]

  • AKU

    AKU

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.555
    • 0Komentar

    Judul buku      : Aku ; Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar Penulis             : Sjuman Djaya Penerbit           : PT Metafor Intermedia Indonesia Cetakan           :  ke II, 2003 Tebal               : 155 hlm Resensator       : Sahrul Amar Saksena             Sebuah kejadian mengerikan terbayang ketika membuka isi buku Aku. Tergambar peristiwa perang dunia ke-II […]

expand_less