Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Perjalanan Hidup Sastrawan Sekaligus Ulama Asal Minangkabau

Perjalanan Hidup Sastrawan Sekaligus Ulama Asal Minangkabau

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
  • visibility 500
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul               : Buya Hamka Vol. I

Sutradara         : Fajar Bustomi

Produser          : Frederica, Chand Parwez Servia

Ditulis oleh     : Alim Sudio, Cassandra Massardi

Pemeran          : Vino G.Bastian, Laudya Cynthia Bella

Perusahaan      : Falcon Pictures

Produksi          : Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kharisma StarVison Plus

Tanggal Rilis   : 19 April 2023

Durasi Vol. I    : 1 jam 46 menit

Bahasa            : Indonesia, Minangkabau, Arab, Melayu, Belanda, Jepang

Anggaran        : Rp. 23 Miliar

Sinopsis Film

Film biografi ini mengangkat kisah perjalanan hidup seorang sastrawan dan juga ulama yang Bernama Abdul Malik Karim Amrullah, atau kerap disapa dengan Hamka. Perjalanan hidup Buya Hamka dikehidupan nyata penuh dengan perjuangan, maka dari itu Buya Hamka dikenal sebagai tokoh inspiratif oleh masyarakat.  Tak heran Falcon Pictures mengangkat kisahnya ke layar lebar. Film Buaya Hamka dibagi menjadi 3 Volume.

Film Buya Hamka Vol. I. Menceritakan seorang Buya Hamka yang merupakan seorang pengurus Muhammadiyah di Makasar yang berhasil memberikan kemajuan yang pesat terhadap organisasi. Hamka juga seorang penulis sastra koran, dan juga cerita roman yang disukai oleh para pembaca. Selain menjadi pengurus Muhammadiyah Hamka juga diangkat sebagai pemimpin redaksi majalah Pedoman Masyarakat.

Buya Hamka bersama keluarga kecilnya harus pindah ke Medan karena diangkat menjadi Pemimpin Redaksi Pedoman Masyarakat. Pedoman masyarakat mengalami kemajuan yang pesat hingga dikenal seluruh Masyarakat setelah dipegang beliau. Hal tersebut membuat Buya Hamka berkonflik dengan Jepang. Perselisihan tersebut membuat redaksi yang dipimpin Buya Hamka harus ditutup, karena dianggap berbahaya oleh Jepang. Saat permasalahan tersebut belum selesai, Buya Hamka kembali ditimpa musibah, yaitu salah satu anaknya meninggal dunia karena jatuh sakit.

Buya Hamka berusaha menyelesaikan permasalahannya dengan Jepang dengan melakukan pendekatan terhadap pihak jepang. Tetapi usaha beliau dianggap sebagai penghianat dan dimusuhi, karena dianggap sebagai antek-antek Jepang. Sampai beliau dipaksa mengundurkan diri sebagai pengurus Muhammadiyah.

Kelebihan dari film Buya Hamka Vol. I ini yaitu desain produksinya bisa terlihat sangat ciamik. Berlatarkan pada masa-masa penjajahan Belanda dan Jepang, memunculkan susana masa lalu Indonesia. Mulai dari tempat-tempat bersejarah sampai pakaian yang dikenakan oleh para karakter. Totalitas make up untuk menampilkan karakter yang lebih tua juga dilakukan dengan sangat baik sehingga terlihat sangat realistis.

Kekurangan film Buya Hamka Vol. I yaitu, kurang terlihatnya chemistry antara Buya Hamka dan anak-anaknya. Tak terlihat adanya interaksi keluarga yang harmonis antara ayah dan anak.

Malika Rahma Arifina (Tim Sastra)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    Perkembangan Industri Halal di Indonesia: Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Oleh: Miftakhu Rozaq Industri halal saat ini menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat dan banyak diperbincangkan, baik di tingkat nasional maupun global. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Hal ini menjadikan industri halal sebagai topik yang masih hangat dan […]

  • Beda dari Sebelumnya, Wisuda Fakultas Diselenggarakan di Joglo FEBI

    Beda dari Sebelumnya, Wisuda Fakultas Diselenggarakan di Joglo FEBI

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 336
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelapasan atau pamitan mahasiswa calon wisudawan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) tidak seperti sebelumnya termasuk pelaksanaan kegiatannya. Seperti yang diketahui, wisuda fakultas yang dijadikan sebagai moment pamitan mahasiswa biasanya diadakan di hotel namun kali ini dilaksanakan di Joglo FEBI pada Senin, (22/5/2023) Acara pamitan mahasiswa FEBI dihadiri oleh 64 mahasiswa dari 106 mahasiswa calon […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 302
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Aksi Demo oleh Mahasiswa UIN Walisongo di depan gerbang Kampus 3

    Seruan Aliansi Mahasiswa Walisongo: Kecelakaan Truk Picu Aksi ini

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 479
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo (UIN) Semarang gelar aksi sebagai bentuk menyuarakan dari keresahan warga Ngaliyan khususnya di Jl. Prof. Dr. Hamka pada hari Senin, (25/11/2024) pukul 16.00 WIB. Aksi ini diawali dengan orasi di gerbang depan Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, orasi disampaikan oleh perwakilan Aliansi Mahasiswa UIN. Kemudian masa aksi melakukan […]

  • Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri […]

  • Di Balik Kenangan

    Di Balik Kenangan

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Oleh: Amimah Ulul Mualifah Aku sendiri juga tak mengetahuinya, Emak. Semua hal kemarin terbungkus dengan rapinya dalam memori. Seringkali terputar dengan sendirinya, Melintas di bayangan mataku. Bibirku jadi mengembang sepuluh senti. Kenangan. Aku suka mengenangnya. Terlebih Tentang mereka. Terlebih tentang dengannya dan mereka. Emak, apakah Tuhan memiliki mesin pengulang waktu? Hari-hari kemarin terasa begitu manis […]

expand_less