Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
  • visibility 716
  • comment 0 komentar
(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak)

(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak kepada UIN Walisongo)

lpminvest.com- UIN Walisongo Semarang kembali pecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada Kamis (5/8/2021). Penghargaan tersebut diberikan kepada kampus dan DEMA-U atas sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak dengan 6.052 unggahan. Piagam penghargaan diterima Rektor saat penutupan PBAK yang sekaligus menjadi hari terkahir kegiatan pengenalan budaya kampus bagi mahasiswa baru itu.

UIN Walisongo telah memecahkan empat (4) rekor dari MURI sebelumnya. Hingga tulisan ini dibuat, total penghargaan yang diterima dari MURI sudah mencapai lima. Pertama, ketika masih bernama IAIN membuat kuardan terbesar. Kedua, konfigurasi MOB dengan tampilan kreasi terbanyak. Ketiga, konferensi secara virtual lintas negara terbanyak. Keempatnya, unggahan video moderasi beragama oleh mahasiswa terbanyak.

Ucapan apresiasi dan dorongan terlontar dari Ketua DEMA-U kepada seluruh Generasi Walisongo (GenWa) 2021 yang sudah antusias mengikuti pelaksanaan PBAK sampai selesai  hingga bisa meraih Rekor MURI.

“Hari ini kita mendapatkan Rekor MURI yaitu poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak. Ini menunjukkan kita sebagai mahasiswa benar-benar menjadi social of control dalam mendukung Pemerintah untuk menyelesaikan pandemi. Harapan masih ada, tetap lanjutkan perjuangan, bersama kita bangkit dan perkuat persatuan untuk menuju Indonesia aman,” kata Azmi.

Rektor UIN menjelaskan dan memuji kemampuan mahasiswa terkait pencapaian Rekor MURI yang telah diraih.

“Hari ini Rekor MURI melalui poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa tidak hanya sebagai tambahan capaian prestasi UIN Walisongo Semarang. Tetapi lebih daripada itu adalah menunjukkan mahasiswa baru UIN Walisongo cakap dan terampil menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan di tengah pandemi ini dalam mengerjakan tugas poster dan video melalui virtual dengan ringan, sederhana, sukses, dan tidak gagap. Itulah kehebatan mahasiswa UIN Walisongo Semarang,” terang Imam Taufiq.

Rektor juga menambahkan bahwa hal Ini adalah bukti kontribusi para mahasiswa dalam pengatasan pandemi secara langsung lewat media sosial.

“Ini adalah bukti kontribusi nyata para mahasiswa bahwa hari ini semua komponen bangsa dituntut untuk ikut serta andil bersama-sama menyelesaikan pandemi covid 19 dalam bentuk apapun. Melalui kampanye maupun sosialisasi dalam bentuk poster dan video protokol kesehatan,” tuturnya pada hari terakhir PBAK.

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

Pencetakan rekor tersebut tidak terlepas dari peran mahasiswa baru UIN Walisongo dari delapan fakultas. Salah satu maba mengaku senang atas prestasi yang diraih dan puas karena ikut andil mengedukasi orang lain.

Ikut andil dalam apresiasi rekor dari MURI tidak hanya sebagai prestasi yang telah menangkan untuk UIN Walisongo,tetapi lebih ke penyampaian edukasi terhadap elemen masyarakat.

“Kesan yang kami dapatkan atas penghargaan Rekor MURI tentunya sangat bahagia karena angkatan kami memberikan sejarah besar yaitu ikut andil menyukseskan poster sosialisasi protokol kesehatan. Hal itu juga bagian dari cara memberikan edukasi terhadap masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan merasa bahagia edukasi melalui virtual ini diapresiasi oleh MURI,” tutur Nissa Dhilla Zagista, mahasiswa baru jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam. Refi_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEMA UIN Walisongo Semarang Adakan Refleksi Aksi Damai Tolak PERPPU Cipta Kerja

    DEMA UIN Walisongo Semarang Adakan Refleksi Aksi Damai Tolak PERPPU Cipta Kerja

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 732
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kamis (09/03/2023) Dema UIN Walisongo Semarang mengadakan Refleksi Aksi Damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) Cipta Kerja yang akan disahkan pada tanggal 14 Maret mendatang. Adapun tuntutan dari refleksi aksi ini yaitu: Tidak mengesahkan PERPPU Cipta Kerja sebagai Undang – Undang Menolak keras di terbitkannya PERPPU Cipta […]

  • WR III Beberkan Cara Asah Soft Skill di Ormawa

    WR III Beberkan Cara Asah Soft Skill di Ormawa

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 660
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Memasuki hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Online, mahasiswa baru (maba) dibekali materi Tata Kelola Organisasi Mahasiswa Walisongo (Ormawa) dan Kebijakan Mahasiswa yang dibawakan langsung oleh Achmad Arief Budiman selaku Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang. Rabu (9/9/2020). Melalui laman Youtube DEMA UIN Walisongo Semarang, Arief menyampaikan harapannya kepada mahasiswa untuk memiliki […]

  • Pemeriksaan Jentik Nyamuk, Cara Sederhana Peduli Kesehatan Masyarakat

    Pemeriksaan Jentik Nyamuk, Cara Sederhana Peduli Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat (06/11/2020), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo kelompok 52 mengadakan kegiatan Pemeriksaan Jentik Nyamuk (PJN). Upaya pendeteksian dini itu dilaksanakan di wilayah Perumahan Bank Niaga, Ngaliyan, Semarang. Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan ke setiap rumah dan memeriksa tempat yang memungkinkan adanya jentik nyamuk. Pemeriksaan ini bertujuan mengurangi populasi nyamuk […]

  • Pengumuman Hasil Seleksi Kru Magang LPM Invest 2016

    Pengumuman Hasil Seleksi Kru Magang LPM Invest 2016

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 653
    • 0Komentar

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI  KRU MAGANG LEMBAGA PERS MAHASISWA INVEST FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM  UIN WALISONGO SEMARANG NO NAMA JURUSAN KETERANGAN 1 Riza Puji D3 PBS Lulus  2 Fara Fahira Dwi F Ekonomi Islam Lulus  3 Ratnaning Wulan H D3 PBS Lulus  4 Amimah Ulul M Ekonomi Islam Lulus  5 Ani Asfi’ah Ekonomi Islam Lulus  […]

  • Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Judul Buku             : Sakinah Finance Penulis                     : Luqyan Tamanni dan Murniati Mukhlisin Penerbit                   : Tinta Medina Tahun Terbit          : 2018 Tebal                        : 217 Halaman Peresensi                 : Nur […]

  • UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 671
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka mengembangkan skill mahasiswa, Project Implementation Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) menggelar Training Desain Grafis di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek bertajuk “The Support to Quality Improvement of Islamic Higher Education Project” (IND-0164-LOAN REGISTER 10863301). Digelar secara gratis, acara yang […]

expand_less