Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
  • visibility 558
  • comment 0 komentar
(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak)

(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak kepada UIN Walisongo)

lpminvest.com- UIN Walisongo Semarang kembali pecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada Kamis (5/8/2021). Penghargaan tersebut diberikan kepada kampus dan DEMA-U atas sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak dengan 6.052 unggahan. Piagam penghargaan diterima Rektor saat penutupan PBAK yang sekaligus menjadi hari terkahir kegiatan pengenalan budaya kampus bagi mahasiswa baru itu.

UIN Walisongo telah memecahkan empat (4) rekor dari MURI sebelumnya. Hingga tulisan ini dibuat, total penghargaan yang diterima dari MURI sudah mencapai lima. Pertama, ketika masih bernama IAIN membuat kuardan terbesar. Kedua, konfigurasi MOB dengan tampilan kreasi terbanyak. Ketiga, konferensi secara virtual lintas negara terbanyak. Keempatnya, unggahan video moderasi beragama oleh mahasiswa terbanyak.

Ucapan apresiasi dan dorongan terlontar dari Ketua DEMA-U kepada seluruh Generasi Walisongo (GenWa) 2021 yang sudah antusias mengikuti pelaksanaan PBAK sampai selesai  hingga bisa meraih Rekor MURI.

“Hari ini kita mendapatkan Rekor MURI yaitu poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak. Ini menunjukkan kita sebagai mahasiswa benar-benar menjadi social of control dalam mendukung Pemerintah untuk menyelesaikan pandemi. Harapan masih ada, tetap lanjutkan perjuangan, bersama kita bangkit dan perkuat persatuan untuk menuju Indonesia aman,” kata Azmi.

Rektor UIN menjelaskan dan memuji kemampuan mahasiswa terkait pencapaian Rekor MURI yang telah diraih.

“Hari ini Rekor MURI melalui poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa tidak hanya sebagai tambahan capaian prestasi UIN Walisongo Semarang. Tetapi lebih daripada itu adalah menunjukkan mahasiswa baru UIN Walisongo cakap dan terampil menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan di tengah pandemi ini dalam mengerjakan tugas poster dan video melalui virtual dengan ringan, sederhana, sukses, dan tidak gagap. Itulah kehebatan mahasiswa UIN Walisongo Semarang,” terang Imam Taufiq.

Rektor juga menambahkan bahwa hal Ini adalah bukti kontribusi para mahasiswa dalam pengatasan pandemi secara langsung lewat media sosial.

“Ini adalah bukti kontribusi nyata para mahasiswa bahwa hari ini semua komponen bangsa dituntut untuk ikut serta andil bersama-sama menyelesaikan pandemi covid 19 dalam bentuk apapun. Melalui kampanye maupun sosialisasi dalam bentuk poster dan video protokol kesehatan,” tuturnya pada hari terakhir PBAK.

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

Pencetakan rekor tersebut tidak terlepas dari peran mahasiswa baru UIN Walisongo dari delapan fakultas. Salah satu maba mengaku senang atas prestasi yang diraih dan puas karena ikut andil mengedukasi orang lain.

Ikut andil dalam apresiasi rekor dari MURI tidak hanya sebagai prestasi yang telah menangkan untuk UIN Walisongo,tetapi lebih ke penyampaian edukasi terhadap elemen masyarakat.

“Kesan yang kami dapatkan atas penghargaan Rekor MURI tentunya sangat bahagia karena angkatan kami memberikan sejarah besar yaitu ikut andil menyukseskan poster sosialisasi protokol kesehatan. Hal itu juga bagian dari cara memberikan edukasi terhadap masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan merasa bahagia edukasi melalui virtual ini diapresiasi oleh MURI,” tutur Nissa Dhilla Zagista, mahasiswa baru jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam. Refi_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 394
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mengadakan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Senin, (12/10/2020). Heru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KSPN, mengaku akan terus mengawal Rancangan Undang-undang Omnibus Law yang telah disahkan DPR agar tidak ada poin yang merugikan buruh. “Dari Januari sampai Oktober KSPN […]

  • Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 692
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Senin (13/5/2024), Tim KKN Reg-82 Posko 2 mengadakan pembuatan molen pisang bersama ibu-ibu warga Dusun Plandaan, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Mbah Kamsiyah pada pukul 13.00 – 16.30 WIB. Tidak hanya ibu-ibu saja yang turut memeriahkan […]

  • Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 570
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan inagurasi PBAK 2023 dilingkup UIN Walisongo diawali oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) FEBI 2023 diakhiri dengan penyelenggaraan inagurasi. Inagurasi dilaksanakan dengan tujuan untuk sebagai simbolis perayaan kepada mahasiswa baru dan perpindahan dari siswa ke mahasiswa. Muhammad Reza selaku ketua panitia menyebutkan konsep dari pelaksanaan inagurasi FEBI […]

  • Bicara Itu Ada Seninya

    Bicara Itu Ada Seninya

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul Buku: Bicara Itu Ada Seninya: Rahasia Komunikasi yang Efektif Penulis: Oh Su Hyang Penerjemah: Hyun Ah-li Penyunting: Siska Penerbit: Bhuana Ilmu Populer (BIP), Kelompok Gramedia Tahun Terbit: 2018 (Cetakan pertama versi terjemahan Indonesia) Jumlah Halaman: 238 halaman Genre: Pengembangan Diri / Self-Improvement (Komunikasi) Peresensi: Muhammad Fatih Buku Bicara Itu Ada Seninya menjelaskan […]

  • LPM Invest Terima Kunjungan dari LPM Niche Undip

    LPM Invest Terima Kunjungan dari LPM Niche Undip

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam LPM Niche Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang berkunjung ke Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Hasna Aulia, Pimpinan Umum (PU) LPM Invest menyambut baik visitasi dari LPM Niche Undip. Sebagai LPM yang baru berdiri lima […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 430
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

expand_less