Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
Tim KKN MIT Ke-IX posko 1 bersama warga dalam pembuatan Taman Toga didi Desa Bumirejo Ngasem RT 04/RW 06 Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Tim KKN MIT Ke-IX posko 1 bersama warga dalam pembuatan Taman Toga didi Desa Bumirejo Ngasem RT 04/RW 06 Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

lpminvest.com- Kehadiran Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Intensif Terprogram (MIT) Ke-IX posko satu tengah menyesuaikan kegiatan masyarakat dalam bentuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga).  Kegiatan ini berlangsung di Desa Bumirejo Ngasem RT 04/RW 06 Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Senin, (10/2/2020).

“Penanaman toga seperti jahe, tomat, laos, dan sebagainya, yang harapannya bisa menunjang ekonomi keluarga,” Ujar Sri Handayani selaku Ibu RW 06 Bumirejo.

Diadakannya penanaman toga dan estetisasi kegiatan yang berubah menjadi taman toga ini didukung kuat oleh program dari pihak Kelurahan Pudak Payung sendiri.

Penanaman ini didukung oleh  pihak Kelurahan Pudak Payung yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dimana inti dari gerakan ini untuk     meningkatkan kualitas hidup sehat berdasarkan Kementrian Kesehatan, setidaknya dalam tingkat mikro sosial (tetangga, kerabat, dan paling utama keluarga),”tambahnya.

Disamping itu, Yani menuturkan terkait pembuatan taman toga juga menyongsong lomba PHBS salah satunya harus ada pemanfaatan tanah pekarangan dengan ditanami tanaman toga tersebut.

“Lomba yang datang bulan Maret itu kan tingkat Kelurahan, jadi lombanya itu antar RW se-Pudak Payung dan dipilih satu rumah (warga) untuk diwakilkan menjadi peserta lomba tingkat Kelurahan,” jelasnya.

Tidak berhenti di sini, Tim KKN turut aktif menyiapkan keperluan dalam pembuatan taman yaitu pagar bambu, cat, papan nama tanaman, beberapa tanaman toga, dan sebagainya.

“Untuk kegiatan seperti ini, saya sebagai wakil warga RT 04, mengucapkan terima kasih kepada anak-anak  mahasiswa dari UIN Walisongo. Yang berjasa dalam menyukseskan pembuatan taman toga, dengan penyiapkan kebutuhan taman. Hal ini sangat positif sekali untuk wilayah RT 04 ini,” kesan dari Bagio salah satu warga yang pekarangan rumahnya terpilih menjadi area taman toga. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SANG PEMBAHARU

    SANG PEMBAHARU

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Gibran Saksena Manakah derajat dapur masa dahulu Tika mimpi dara terjerat sel-sel adat Angan melayang layang tanpa tali pengikat Dan gerak gerik langkah haruslah penuh siasat Sampailah pada suatu masa Dimana sang pembaharu datang mengibarkan bendera kebebasan Dalam wadah emansipasi Dirangkulnya perempuan Indonesia sederajat lelaki Kenang! Kenanglah dia! Wahai perempuan Indonesia Teruskan mimpi suci dan […]

  • Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    Cabor Catur Beri Dua Medali Pertama untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Di hari pertama Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) 2018, cabang olahraga (cabor) catur memberi hadiah untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan berhasil mengantongi dua medali sekaligus. Jumat, (21/9/18). Ialah Tyas Cahya Paningrum, atlit cabor catur putri yang berhasil menggondol medali emas pertama untuk FEBI setelah menundukan lawan-lawannya dengan mudah. […]

  • Waktu Latihan Terbatas Tak Halangi Jadi Juara

    Waktu Latihan Terbatas Tak Halangi Jadi Juara

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 132
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Setelah melalui beberapa pertandingan sengit antarjurusan dan angkatan, tim futsal S1 Perbankan Syariah (PBAS) 2017 berhasil meraih gelar juara pertama Piala FEBI 2019. Selasa, (16/4/2019). Piala FEBI 2019 merupakan turnamen futsal yang diadakan UKM Ebi Sport bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah (AKS). Fahrizal, kapten tim futsal S1 PBAS 2017 mengaku tidak […]

  • Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 233
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) UIN Walisongo Semarang membawa pulang predikat juara aransemen terbaik pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara. Perlombaan yang diadakan dalam rangka haflah Khotmil Quran, Maulid Nabi Muhammad, Rojabiyyah, dan Haul (KMRH) Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang dan guna memperingati hari lahir Nahdhatul Ulama ke 93 ini […]

  • Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    Semnas KOBI; Kembangkan Jiwa Kepemimpinan Berbisnis dan Berwirausaha

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 169
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pengetahuan dan kemampuan seseorang dalam berwirausaha yang dimulai sejak perkuliahan merupakan salah satu modal bagi seseorang yang ingin berwirausaha atau menjadi pebisnis. Kemampuan berwirausaha bisa dipengaruhi oleh bakat. Namun, bisa juga melalui pengalaman atau pelatihan terkait kewirausahaan.   Untuk itu, Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) mengadakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 1

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 1

    • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Hari yang buruk. Mobil mogok, hujan lebat dan kehilangan pekerjaan. Semua hal yang aku benci datang secara berturut-turut mengakibatkan tubuh yang lelah luar biasa. Hati, pikiran, dan tubuh. Saking lelahnya, aku hanya bisa terdiam memperhatikan langit dari balik jendela bus tanpa ekspresi. Semuanya terasa begitu datar, bahkan hasrat untuk menangis tak ada. Selain menggenggam tiket […]

expand_less