Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
  • visibility 351
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Kejadian penembakan yang dilakukan polisi Semarang kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Semarang berujung pada kesimpulan buntu. Kejanggalan yang ada membawa seluruh warga Semarang menyuarakan aksi kamisan pada Kamis, (28/11/2024). Membentangkan spanduk-spanduk berisikan tuntutan tepat di depan gerbang Polda Jateng, semata-mata menuntut pengusutan tuntas kasus ini.

Gerakan dikoordinir melalui poster yang tersebar melalui platform media sosial. Menyuarakan beberapa tuntutan, sebagaimana dalam pers rilis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yakni: reformasi kepolisian secara serius untuk melindungi hak-hak masyarakat, menuntut pengusutan kasus yang transparan dan berkeadilan bagi korban dengan menghukum pelaku yang seberat-beratnya, menuntut agar kapolrestabes Semarang dicopot dari jabatannya karena menyebarkan berita yang membingungkan masyarakat, serta meminta kepada Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Ombudsman, dan (komisi kepolisian nasional) Kompolnas untuk terlibat dan melindungi keluarga, teman, pihak sekolah, dan saksi-saksi lainnya.

Farhan, seorang mahasiswa Ilmu Falak dari UIN Walisongo Semarang, menyebutkan bahwa korban penembakan adalah siswa berprestasi, bukan anggota gangster seperti yang diduga polisi.

Ya setahu saya itu, salah tembak karena diduga anggota gangster, padahal kan (dia) anak berprestasi, saya heran kok bisa gitu lho, secara logikanya ga mungkin tho ada siswa berprestasi kok ikut gangster,” ujarnya.Peserta aksi ini juga merasa adanya tindakan tidak wajar yang dilakukan pihak tersangka mengenai penggunaan peluru tajam.
“Seharusnya kan ada SOP, ada aturannya sendiri, pas demo yang chaos-chaos itu aja pake peluru karet, lah kok penembakan siswa sekolah pakai peluru tajam.” ungkap Farhan. 

Pengakuan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah (Kabid Humas Polda) Jawa Tengah Komisaris Besar (Kombes) Artanto, ia mengakui bahwa Ipda R bertindak eksesif.

“Jadi yang bersangkutan melakukan tindakan eksesif atau berlebihan, saat menggunakan alat kepolisian harus sesuai standar yang ada. Jadi tidak perlu melakukan tembakan terhadap orang tawuran tersebut.” Jelas Arianto.

Arianto juga menyebut jika penyalahgunaan senjata api ini, akan menjadi fokus dari bidpropam terhadap tersangka. Ia menjelaskan bahwa saat ini Ipda R akan segera menjalani  pemeriksaan kasus kode etik serta tindak pidana hukum, dan yang bersangkutan dalam proses penahanan. Terkait dari proses hukum tersebut, kasus ini akan ditangani secara paralel, mencakup pemeriksaan kode etik profesinya.

Disisi lain, teman SMP korban yang tak mau disebutkan namanya menginginkan keadilan dan berharap tersangka diadili sebagaimana mestinya, atas peristiwa yang menimpa temannya.

“Ya meminta keadilan to mas, jangan seolah-olah dia yang tersakiti kayak playing victim gitu,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa polisi harus mengetahui ceritanya terlebih dahulu sebelum bertindak.

“Harapan saya, ya, kedepannya polisi lebih mengetahui alur ceritanya dulu mas, jangan dibuat-buat kan kasian keluarga si korban mas,” tambahnya. Agrivan&Aldi&Indri_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

    Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 212
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (4/9/2021) Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Tidar (Untidar) Magelang bersama P3D Himepa FE Untidar gelar sosialisasi QR Code Indonesian Standard (QRIS). Diselenggarakan via Zoom Meeting, webinar ini bertajuk ‘UMKM Balesari Go Digital.’ Acara tersebut bertujuan untuk sosialisasi digitalisasi dan standardisasi transaksi untuk UMKM. Diikuti oleh masyarakat umum, warga Desa Balesari, dan para mahasiswa, […]

  • Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    Ekofeminisme; Menyoal Keintiman Perempuan dan Alam

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Permasalahan lingkungan nampaknya saat ini masih menjadi masalah yang sangat krusial. Konflik lingkungan acap kali terjadi di Indonesia. Berbagai bentuk perlawananpun tak luput disuguhkan sebagai ajang perlawanan demi menuntut keadilan. Namun, tak jarang pula tuntutan keadilan yang diinginkan harus melalui proses yang amat panjang hingga nyawa yang menjadi taruhannya. Banyak sekali contoh gerakan perlawanan perempuan […]

  • FEBI UIN Walisongo Juarai Kompetisi ‘WeGreen Faculty Award’

    FEBI UIN Walisongo Juarai Kompetisi ‘WeGreen Faculty Award’

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 291
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menduduki peringkat pertama dalam lomba WeGreen Faculty Award yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang. Acara penerimaan penghargaan itu dilaksanakan pada Kamis (22/10/2020). Gedung Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang menjadi saksi kehijauanan FEBI di antara tujuh fakultas lainnya. WeGreen Faculty Award sendiri merupakan instrumen yang digunakan […]

  • Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 267
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-9 UIN Walisongo merancang pembuatan Museum Dampak Abrasi di Desa Bedono Dukuh Morosari RT 4 RW 5, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jumat (7/2/2020) masyarakat Desa Bedono yang bekerjasama dengan Proram Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (P3MD) dibawah Kementrian Desa melakukan peninjauan area terlebih dahulu. […]

  • Hikayat Para Pemeluk Luka

    Hikayat Para Pemeluk Luka

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 79
    • 0Komentar

    ​Di hamparan aspal yang membentang tanpa ujung, sebuah jalur tunggal yang kita sebut takdir. Semua orang adalah pengelana. Tidak ada bangku untuk beristirahat, tidak ada persimpangan untuk berbalik arah. Ribuan langkah berderap serempak, menciptakan irama monoton yang memenuhi udara. ​Jika dilihat dari ketinggian kerumunan itu tampak seperti sungai yang mengalir dalam remang. Namun, jika kau […]

  • Mengaku Ingin Murtad,  Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    Mengaku Ingin Murtad, Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak ada kesempatan bertatap muka, antusias mahasiswa baru (maba) tetap terjaga sampai hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Hal ini bisa disaksikan di kanal youtube DEMA UIN Walisongo maupun DEMA Fakultas masing-masing. Rabu, (9/9/2020). Tidak ada tata tertib perihal keaslian akun yang harus digunakan dalam mengikuti PBAK. “Terkait keharusan tidak ada, karena […]

expand_less