Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ESAI BUDAYA » Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 748
  • comment 0 komentar
Oleh: Aulia Wirda Nengsih *Kru Magang Lpm Invest 2018

Oleh: Aulia Wirda Nengsih
*Kru Magang Lpm Invest 2018

Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, yaitu Rendang, Nasi Goreng, dan Sate. Malah Rendang berada di tingkat pertama makanan terenak di dunia.

Tidak hanya lezat dan bergizi, lebih dari itu, makanan khas Indonesia memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang melekat pada masakan tersebut, diantaranya nilai silaturahmi, nilai pendidikan, dan nilai gotong royong.

Misalnya saja Lemang, salah satu makanan khas Indonesia dari Sumatra. Agak sedikit berbeda dengan Lemang di daerah Sumatra lainnya, Lemang di desa Talang Bungo yang terletak di Kabupaten Solok Provinsi Sumatra Barat memiliki keunikan tersendiri. Dimana beras hitam yang menjadi bahan baku utama untuk membuat Lemang. Itulah mengapa Lemang ini dinamakan Lemang Siarang (beras hitam). Biasanya disuguhkan ketika hari lebaran dan menjadi kue utama saat lebaran.

Selain bahan bakunya yang unik, yakni campuran tepung siarang (beras hitam), tepung beras putih, vanilla, garam, pisang, pengembang kue, air kelapa, gula merah dan air. Lemang yang ada di Desa Talang Bungo ini memiliki bentuk dan rasa yang sedikit berbeda dengan Lemang pada umumnya. Lemang Siarang berbentuk bulat, berwarna hitam serta memiliki rasa yang manis.

Sumber: google.com

Sumber: google.com

Belum selesai, proses pembuatannya pun cukup unik. Mula-mula semua bahan dicampurkan dan diaduk sampai rata. Setelah itu, adonan akan didiamkan selama satu malam. Setelah didiamkan, adonan dicampur dengan larutan gula merah serta ditambahkan dengan air panas. Lalu adonan tersebut dimasukkan ke dalam bambu yang telah dilubangi pada bagian tengahnya. Lemangpun siap dipanggang menggunakan bara api yang panas. Tunggu beberapa jam hingga bambu berwarna kecoklatan, maka Lemang Siarang siap diangkat dan dihidangkan.

Pembuatan Lemang Siarang membutuhkan waktu yang cukup lama serta tenaga yang banyak. Sebab itu, pembuatan Lemang Siarang biasanya dikerjakan secara bersama-sama oleh satu keluarga, bahkan tak jarang tetangga turut membantu. Di sinilah muncul nilai gotong royong antarwarga. Maka wajar, jika proses pembuatan Lemang bisa mempererat kerukunan dan persatuan warga.

Sumber: Google.com

Sumber: google.com

Selain memupuk rasa gotong-royong, keberadaan Lemang Siarang juga menjadi simbol jalinan silahturahmi masyarakat setempat. Sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat, ketika berkunjung ke rumah sanak saudara maupun tetangga terdekat mereka membawa sebatang Lemang sebagai bentuk penghormatan terhadap tuan rumah. Bagusnya, tradisi ini terus berlanjut sampai sekarang dan mulai tersebar luas ke beberapa daerah di Provinsi Sumatra Barat.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

    Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 481
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Walisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Diskusi yang bertajuk “Apa Kabar Revisi UU KPK” ini menghadirkan narasumber dari praktisi hukum advokat Jawa Tengah dan akademisi hukum yaitu Eman Suleman dan Ganda Olivianus Sagala. Kamis, (17/10/2019). Ketua DEMA UIN Walisongo, Priyo Ihsan Aji menuturkan tujuan diskusi […]

  • Menjadi Penulis Membutuhkan Tekad

    Menjadi Penulis Membutuhkan Tekad

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 346
    • 0Komentar

    lpminvest.com– 25 Mahasiswa UIN Walisongo mengikuti Training Indonesia Menulis Angkatan ke 80 di Hotel Aziza, Solo. Rabu, (09/11/2016). Training menulis ini diadakan oleh UIN Walisongo, bekerjasama dengan Indonesia Menulis (IM). Acara ini dibuka oleh Maria Harjani, Manajer Training Indonesia Menulis, pada pukul 08.00 Wib di Mina Ballroom. Selepas pembukaan selesai, Budi Sutedjo Dharma Oetomo, berbagi […]

  • Rupiah Kembali Melemah; Sederhanakan Aturan Ekspor-Impor   

    Rupiah Kembali Melemah; Sederhanakan Aturan Ekspor-Impor  

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 463
    • 0Komentar

      Kedatangan pandemi Covid-19 yang berasal dari China ini berhasil meluas dan memporak-porandakan perekonomian dunia. Adanya pandemi ini menjadi pemicu krisis baru di berbagai negara termasuk Indonesia. Salah satu yang paling bisa kita lihat dari laman cnbcindonesia.com yaitu nilai tukar dolar terhadap rupiah kembali tergelincir di angka Rp 14.880 (updated: 09:09:38 WIB; 14/09/2020). Berlakunya Work […]

  • Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 398
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) kembali digelar di UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Muhibbin di Gedung Serba Guna Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 mengusung tema “Show Your Sportifity, Make a Creation”. Jumat, (21/09/2018). Prof. Muhibbin dalam sambutannya menerangkan bahwa Orsenik 2018 […]

  • Observasi Mahasiswa EI di Industri Kreatif Joger

    Observasi Mahasiswa EI di Industri Kreatif Joger

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 645
    • 0Komentar

    lpminvest.com– FEBI UIN Walisongo Semarang mengunjungi Wisata Joger Bali di hari ke dua Kuliah Kerja Nyata (KKL) pada pukul 12.00 WITA. Sebanyak 140 mahasiswa menikmati keunikan joger. Selasa, (3/3/2020) Joger yang telah berdiri sejak 1987 menawarkan keanekaragaman produk seperti sandal, tas, kaos, cinderamata, kerajinan tangan, dan masih banyak lagi yang tidak bisa didapat di tempat […]

  • Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

    Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 445
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) menginisiasi program belajar bahasa Inggris kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Minggu, (18/10/2020) Kegiatan ini di lakukan sebagai upaya mematahkan stigma anak, bahwa belajar bahasa Inggris itu […]

expand_less