Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
  • visibility 603
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Journalist Camp merupakan revolusi baru sekaligus angin segar untuk calon Kru Magang (Kruma)-23 dimana memberi wadah para writer, fotografer, desainer, serta videografer muda untuk unjuk gigi di bawah naungan LPM Invest.

Acara ini merupakan rangkaian pelatihan bagi Kruma-23. Setelah pada September sebelumnya diberikan materi pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD), serta hunting berita pada minggu lalu. Langkah berikutnya, para Kruma-23 mengaplikasikan seluruh materi yang telah didapat dalam pembuatan majalah bayangan. Diikuti oleh kurang lebih 20 calon Kruma-23 yang sudah dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok akan didampingi oleh satu penanggung jawab dari kru Invest selama pembuatan majalah bayangan.

Hari pertama Journalist Camp, diawali dengan mobilisasi peserta yang mana, penanggung jawab memastikan presensi anak-anaknya pada pagi hari. Meski waktu keberangkatan terlambat dan mengulur waktu, semua peserta acara termasuk panitia dapat sampai dengan selamat. Para peserta pun antusias mengikuti acara yang bertempat di Villa Kayu tepatnya Jalan Candi Gedong Songo, Desa Kaliwinong, Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pembukaan acara dilakukan dengan tertib dipandu oleh dua pembawa acara. Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan hangat oleh Pimpinan Umum LPM Invest, Rifky Naufal Abi dan Ketua Panitia, Refi Agustina.
Journalist Camp ini bekal Kru Magang-23 buat ke depannya,” ujar Rifky Naufal Abi dan Refi Agustina secara kompak. Menurut Refi, persiapan Journalist Camp 2023 berlangsung lama dimulai dari 22 Juni 2023 sampai 25 Oktober 2023.

Keseruan Journalist Camp 2023

Setelah pembukaan, seluruh peserta rehat sejenak dan makan siang bersama dengan nasi dan lauk rica-rica ayam dan sayur bayam untuk menambah stamina panitia dan Kruma dan dilanjutkan dengan pembuatan majalah bayangan sampai 40 halaman. Majalah bayangan ini merupakan majalah Oikos versi demo untuk latihan bagi Kruma.

Mereka belajar dan terjun langsung dalam penyusunan majalah. Berbekal fasilitas Alat Tulis Kantor (ATK) yang telah disediakan panitia. Waktu pengerjaan diberikan jeda saat petang untuk dilaksanakan istirahat. Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan pentas seni oleh para Kruma yang mana sebelumnya telat diberikan nomor undian.

Beberapa pentas seni yang ditampilkan antara lain: puisi berantai, musik akustik, drama nusantara, dan drama modern. Selesai pentas seni dilanjutkan pembuatan majalah. Beberapa Kruma memilih tidur larut karena minggu paginya majalah harus sudah selesai dan siap dipresentasikan.

Hari kedua acara, pada Minggu pagi diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan beberapa permainan seru seperti estafet tepung dan balon ular. Kemudian untuk menambah keseruan acara, panitia telah menyiapkan smoke bom tepung warna dan di mana nantinya dilempar ke udara dengan formasi peserta berupa lingkaran. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan jenuh bagi Kruma telah bekerja keras membuat majalah bayangan.

Selepas itu ditemani canda tawa seluruh peserta sarapan bersama dan melakukan pembersihan badan. Beberapa Kruma ada yang masih berkutat pada majalah yang belum tuntas, beberapa lagi sudah istirahat karena malamnya bergadang demi menyelesaikan majalah.

Setelah seluruh majalah bayangan usai dibuat dan dikumpulkan, dilakukan penilaian secara tertutup oleh panitia. Kemudian tiap kelompok diberikan kesempatan menjelaskan isi dari majalah bayangan mereka, terutama laporan utama dan laporan khususnya. Urutan maju dipilih acak dengan cara menyebutkan judul majalah bayangan mereka. Panitia penilai pun memberikan respon mengenai teknik menulis, susunan berita, layout majalah, dan lain halnya yang menyangkut kelebihan dan kekurangan majalah. Hal ini dilakukan agar cakruma mendapat bekal lebih dalam mengenai teknik kepenulisan terutama kepenulisan majalah.

Majalah terbaik dipilih oleh beberapa Pengurus LPM Invest yang kompeten pada bidang ini. Kelompok dengan majalah terbaik adalah kelompok 2 dengan penanggung jawab wadyabala Vina Arnika. Pemenang mendapatkan award dari panitia.

Sebelum acara berakhir, ada agenda pemilihan ketua angkatan atau di dalam LPM Invest disebut Kepala Suku untuk angkatan 2023. Masing-masing kelompok mengajukan satu kandidat dari kelompok mereka. Pemilihan dilakukan secara adil, dan kandidat yang terpilih adalah Dian Harfiah dari kelompok 4.

Dwi Astuti, salah satu Krumagang-23 yang mengikuti acara sepanjang waktu dari awal sampai Journalist Camp berakhir, mengungkapkan kesannya selama mengikuti acara.

“Menurut saya, di antara kegiatan makrab yang saya ikuti, yang paling seru dan menyenangkan hanya dari Invest,” ucap Dwi. Tanaya&Mahda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 552
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam ranah perekonomian masa kini, manusia dituntut untuk menjadi seorang ekonom yang cerdas dan kreatif, ekonom yang bukan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Sebagai usaha untuk mewujudkan harapan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo menggagas dua lembaga baru yaitu Lembaga Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (LPK2) dan Lembaga Riset Ekonomi Islam (LREI). […]

  • Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 589
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul Buku      : Kaya Sejak Mahasiswa Penulis             : Yanuar Arifin Penerbit           : Buku Biru Cetakan           : Pertama Tahun              : 2010 Kota Terbit      : Jogjakarta Tebal               : 169 Halaman Resensor          : Iswatun Ulia, semester I Mahasiswa UIN Walisongo Semarang “Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Apabila kamu menyukai sesuatu […]

  • Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 595
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi” –Harvard University.  Slogan tersebut nampaknya sudah tidak asing lagi didengar, khususnya bagi mahasiswa. Sebagaimana saat ini yang akan dicanangkan UIN Walisongo. Ketidakefektifan dalam sosialiasi mengenai keperpustakaan menjadi latar belakang dicetuskannya rencana kelas keperpustakaan, yang akan bertempat di American Corner. Rancangan program tersebut dilakukan melalui pembentukan kelas yang beranggotakan 30 […]

  • Beda dari Sebelumnya, Wisuda Fakultas Diselenggarakan di Joglo FEBI

    Beda dari Sebelumnya, Wisuda Fakultas Diselenggarakan di Joglo FEBI

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 602
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelapasan atau pamitan mahasiswa calon wisudawan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) tidak seperti sebelumnya termasuk pelaksanaan kegiatannya. Seperti yang diketahui, wisuda fakultas yang dijadikan sebagai moment pamitan mahasiswa biasanya diadakan di hotel namun kali ini dilaksanakan di Joglo FEBI pada Senin, (22/5/2023) Acara pamitan mahasiswa FEBI dihadiri oleh 64 mahasiswa dari 106 mahasiswa calon […]

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 598
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • Kalau Saja

    Kalau Saja

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Oleh: Selvina Idha Alifiani Awan bersama angin mengiringi rintik airMembawa setiap hembusan dingin hingga menusuk kulitKala itu, aku duduk bersandarkan dindingMerasakan tiap tarikan napas, yang keluar dari diriku Aku merenung dalam keheninganMembiarkan ingatan itu kembali mengalirMeratapi setiap detik yang telah berlalu Pikiranku berkelana dalam labirin waktuBerpikir, “Kalau saja kala itu aku diam”Apakah tidak akan jadi […]

expand_less