Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi.

“Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya.

Setelah itu, ia lanjut membayar pesanannya menggunakan QRIS yang sudah terhubung dalam smartphonenya, dengan melakukan scan pada QR Code yang sudah disediakan oleh penjual tahu gejrot.

“Tinggal scan aja, praktis,” ungkap Dela.

Menurut Dela, ia merasa terbantu dan mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi dengan alat pembayaran yang praktis seperti QRIS karena ia tidak terlalu suka memegang uang cash.

“Menurutku kebantu, soalnya aku juga males pegang dompet, kalo pake QRIS tinggal scan selesai deh,” tambahnya.

Sebagai bagian dari teknologi keuangan, QRIS memang seharusnya terus mengalami perkembangan. Bank Indonesia (BI) demi melaksanakan tugasnya sebagai Bank sentral negara Indonesia, BI berkomitmen untuk melakukan berbagai perkembangan fitur QRIS. Salah satunya melalui sistem transaksi yang terbaru yaitu QRIS Cross-Border. Dela menuturkan bahwa belum mengetahui sama sekali mengenai QRIS Cross-Border.

“Belum tau apa itu QRIS Cross-Border,” tuturnya.

Inklusi Keuangan Digital Melalui QRIS Cross-Border

QRIS alias Quick Response Code Indonesian Standar merupakan penyatuan dari QR Code berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) di Indonesia. Maka dari itu, tujuan QRIS diciptakan yaitu untuk memudahkan proses transaksi di seluruh wilayah Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi keuangan semakin masif sehingga alat pembayaran seperti QRIS pun ikut berkembang menjadi QRIS Cross-Border yang dinilai lebih luas jangkauannya.

Sumber: freepik.com

Perkembangan-perkembangan sistem QRIS sejalan dengan tujuan yang dibeberkan Perry Wijayanto selaku gubernur Bank Indonesia melalui situs resmi BI. Ia mengungkapkan bahwa tujuan dari berbagai pengembangan sistem QRIS merupakan langkah untuk mendorong inklusi digital, pemberian kemudahan akses keuangan yang dapat mencakup seluruh Indonesia, khususnya masyarakat kecil dan masyarakat dari daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

QRIS Cross-Border merupakan pembayaran digital dengan basis QR Code yang dapat dilaksanakan antar negara. Saat ini Indonesia telah melakukan kerja sama antar bank sentral di beberapa negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam rangka percepatan pembayaran yang mudah dan inklusif. Faktor yang mempengaruhi adanya QRIS Cross-Border adalah kerjasama konektivitas pembayaran kawasan yang disepakati oleh bank sentral di beberapa negara ASEAN. Adapun negara ASEAN yang sudah mengimplementasikan QRIS Cross-Border meliputi negara Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Selain negara yang telah disebutkan diatas, Bank Indonesia juga akan meluaskan kerja sama dengan negara-negara lain.

Ketika seseorang penduduk Indonesia berkunjung ke negara yang sudah terhubung dengan sistem ini, maka ia tidak perlu repot menangani segala permasalahan mengenai uang. Dalam sistem QRIS Cross-Border sudah terdapat fitur-fitur yang memudahkan pengguna melancong tanpa perlu menukar uang. Mengapa demikian? Karena penggunaan fitur ini cukup mudah, sama seperti menggunakan QRIS pada umumnya di Indonesia, wisatawan cukup berbekal ponsel. Untuk menggunakan QRIS Cross-Border, pertama wisatawan pergi ke suatu tempat perbelanjaan atau tempat makan yang terkoneksi dengan sistem ini, setelah itu buka aplikasi scan QRIS, nantinya akan muncul halaman untuk memasukkan nominal yang perlu dibayar. Uniknya nominal dalam mata uang negara lain itu akan langsung terkonversi ke rupiah. Setelah memastikan nominal yang tertera benar, cukup konfirmasi maka pembayaran melalui QRIS Cross-Border sudah selesai.

UMKM Siaga Membidik

Dari penjelasan mengenai ragam fitur QRIS Cross-Border tersebut, dapat dinilai jika sistem ini mampu mendukung inklusi ekonomi dan keuangan digital, terlebih pada sistem pembayaran. Menurut data per Juni 2023 bahwa merchant QRIS sudah mencapai angka 26,7 juta, dan secara menakjubkan UMKM mengambil peran sangat besar dalam jumlah total itu, yakni sebesar 91,4% pengguna. Masih dalam rangka inklusi ekonomi, transaksi QRIS yang tercatat selama periode 2022 mencapai jumlah 1.03 miliar transaksi, dengan pertumbuhan 86% tahun per tahunnya. Besarnya pengguna dari UMKM ini sejalan dengan tujuan Bank Indonesia, karena dengan terhubungnya pembayaran antar negara melalui QRIS Cross-Border merupakan penguatan Regional Payment Connectivity untuk mendorong pembayaran lintas negara yang cepat, murah, dan inklusif terutama bagi sektor UMKM.

Sumber: pexels.com

Sistem QRIS Cross-Border ini selain memberikan kemudahan bagi warga negara Indonesia yang hendak melakukan transaksi ketika berada di luar negeri, juga berlaku sebaliknya, yakni para wisatawan luar negeri yang berkunjung ke Indonesia dapat dengan mudah melakukan pembayaran melalui kode QR. Dengan catatan mereka berasal dari negara-negara yang sudah melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia dalam fitur QRIS Cross-Border ini. Dengan kemudahan-kemudahan dalam proses transaksi melalui QRIS Cross-Border ini, tentu sangat menguntungkan para UMKM lokal pengguna QRIS, sebab turis dari negara tetangga yang berlibur di Indonesia mempunyai potensi tinggi dalam penggunaan QRIS Cross-Border, sehingga keinginan turis untuk melakukan transaksi dengan alat pembayaran QRIS Cross-Border juga semakin tinggi karena praktis.

Azza (21), seorang pegiat UMKM berstatus mahasiswa ini sering mengikuti event tertentu untuk menjual dagangannya, ia mengaku sudah berpindah-pindah lokasi menyesuaikan di mana event digelar, dan saat ini sedang mengikuti event yang berlokasi di Lawang Sewu Semarang.

“Tergantung event, sekarang di Lawang Sewu,” ucap Azza yang sambil melayani pembeli.

Azza bercerita bahwa ia pernah melayani beberapa pembeli yang berasal dari luar negeri yang saat itu sedang liburan di Lawang Sewu.

“Ada beberapa turis yang beli ketika kita lagi jualan di tempat-tempat wisata, contohnya di Lawang Sewu ini,” bebernya dengan serius.

Namun, para turis itu terlihat masih jarang menggunakan QRIS dan kebanyakan memakai uang tunai untuk membayar.

“Selama aku jualan, untuk turis itu jarang menggunakan QRIS, dan lebih sering menggunakan cash,” tambah Azza.

Di lain sisi, ia menuturkan bahwa sistem pembayaran menggunakan QRIS ini memang memudahkan dan praktis, karena yang termudahkan bukan hanya pembeli namun juga penjual.

“Lebih memudahkan dan praktis memang, jadi kita nggak perlu ngasih kembalian ke pembeli,” pungkasnya.

“QRISnya satu, menangnya banyak!”

kami adalah salah satu peserta dari sekian banyak peserta lainnya “participant of BI Digital Content Competition 2023“. For your information, berikut adalah akses informasi mengenai Bank Indonesia Digital Content Competition (BIDCC) https://bi-digitalcompetition.com/competition

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 293
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang sebelumnya berada di naungan fakultas kini resmi dilebur ke tingkat universitas. Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) No. 3814, tertulis bagaimana struktur organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). UIN Walisongo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 2212 sebagai arahan pelaksanaan kegiatan ormawa.  Tertulis […]

  • FEBI CUP Kembali Digelar Setelah Lama Vakum

    FEBI CUP Kembali Digelar Setelah Lama Vakum

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 215
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Event Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Cup 2023 kembali lagi digelar setelah kurang lebih 3 tahun vakum. Acara ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ekonomi dan Bisnis Islam (EBI) Sport selama 4 hari berturut-turut dihitung sejak hari Senin-Kamis, (30/10-02/11/2023). Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. FEBI […]

  • Menjadi Mahasiswa Bidikmisi, Memotivasi Jamalul Lail untuk Lulus Tepat Waktu

    Menjadi Mahasiswa Bidikmisi, Memotivasi Jamalul Lail untuk Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 246
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Sidang Senat Terbuka Wisuda Doktor (S-3) ke-32, Magister (S-2) ke-56, Sarjana (S-1) ke-89, dan Diploma (D-3) ke-34 telah diselenggarakan di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Rabu (23/8/2023). Wisuda kali ini, meluluskan sebanyak 1.807 wisudawan yang terbagi menjadi 2 sesi. Moh. Jamalul Lail, Seorang mahasiswa jurusan Ilmu Al […]

  • Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

    Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 318
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu (21/08/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Sidang Senat Terbuka untuk pelepasan Wisuda Doktor (S3) Ke-36, Magister (S2) Ke-60, dan Sarjana (S1) Ke-93 yang terbagi dalam dua sesi, bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Waliongo. Dalam sambutannya, M. Nizar Ali selaku Rektor UIN berpesan agar para wisudawan terus berkembang. “Ketika kalian […]

  • Motivasi dan Dukungan Orang Tua Antarkan Zeva dan Ahmad Jadi Wisudawan Terbaik

    Motivasi dan Dukungan Orang Tua Antarkan Zeva dan Ahmad Jadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 345
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Acara wisuda periode November Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi diselenggarakan pada Sabtu (1/11/2025). Dua nama wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam jurusan Ekonomi Syariah terpilih sebagai wisudawan terbaik pada periode ini. Mereka adalah Zeva Ega Sekarrisma, lulusan S1 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89, dan Ahmad Senja Saputra, lulusan S2 dengan IPK […]

  • Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    Ternyata Begini Ribetnya Mendaftar Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 164
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Selasa, (24/5/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan sebanyak 544 wisudawan. Hal ini merupakan momen yang banyak ditunggu-tunggu karena acara wisuda kali ini digelar secara offline, setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun yang hanya digelar secara online. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, banyak wisudawan yang antusias dan senang dalam mengikuti acara wisuda […]

expand_less