Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

(Salah Satu Wisudawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Bergaya dengan Kru Magang LPM Invest)

lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan.

Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya antara mahasiswa laki-laki dan perempuan berbeda. Ditambah pihak kampus membebaskan perihal dresscode dan keperluan pribadi yang lain. Ada beberapa mahasiswa yang menyewa toga dan ada pula yang meminjam ke kerabatnya.

Nadia Maulida salah satu mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), menjelaskan beberapa rangkaian biaya yang dikeluarkan untuk keperluan wisudanya.

“Saya mengeluarkan biaya kurang lebih untuk baju; biaya jahit Rp 200.000, kain batik Rp 25.000, brokat Rp 200.000, tali Rp 10.000, make up Rp 160.000, foto studio Rp 250.000 dan hotel orang tua karena perjalanan jauh Rp 800.000,” ungkapnya, pada Selasa (24/5/2022) kepada Kru Magang LPM Invest.

Nadia juga menganggap biaya wisuda kali ini tidak memberatkan sama sekali, bahkan dengan diadakannya wisuda secara offline membuat ia merasa lebih semangat dan antusias.

Muhammad Ilham Sofyan salah satu wisudawan dari Fakultas Ushuluddin, mengungkapkan biaya wisuda kali ini tidak memberatkan karena mereka hanya mengeluarkan biaya kebutuhan pribadi.

“Biaya tidak ada masalah karena ini momen langka, bahkan orang tua menganggap jika wisuda diadakan secara online berjalan kurang efektif,” terangnya.

Mahasiswa sangat antusias dengan momen wisuda kali ini. Bahkan tak jarang ada beberapa mahasiswa yang membiayai wisuda ini dengan hasil kerja kerasnya. Mereka hanya mengeluarkan Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) untuk biaya alumni. Selebihnya hanya mengeluarkan biaya untuk keperluan pribadinya. Haidar&Ikfina_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara Investor Gathering dengan tema “Economic Growth in 2023 Amid Increasing Global Risk” pada Senin (13/3/2023) yang dilaksanakan di Auditorium 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Peserta Acara Investor Gathering ini dari KSPM se-Kota Semarang. Topik yang diangkat ini merupakan topik […]

  • Pelantikan Lembaga Kemahasiswaan FEBI 2023 dan Stadium General, Bahas Tentang Ekonomi Lingkungan

    Pelantikan Lembaga Kemahasiswaan FEBI 2023 dan Stadium General, Bahas Tentang Ekonomi Lingkungan

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) periode 2023, seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) melaksanakan reorganisasi. Reorganisasi  diawali dengan pelantikan pengurus Ormawa FEBI UIN Walisongo Semarang sekaligus dilanjutkan dengan Simposium Ekonomi Lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (15/2/2023) di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang dengan  mengusung […]

  • Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Muhamad Chatib Basri memulai opininya dengan mengamati gelombang protes yang melanda berbagai negara pada tahun 2019, dari Hong Kong hingga Lebanon. Meskipun pemicu spesifiknya beragam, ia menegaskan bahwa semua kejadian tersebut berakar pada masalah yang sama: ketimpangan ekonomi yang kian parah. Ia menyoroti penelitian Lakner dan Milanovic yang menunjukkan pola distribusi pendapatan dunia menyerupai “belalai […]

  • Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    Adiwarman Karim, Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 179
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Seminar dengan Keynote Speaker Adiwarman Azwar Karim pakar ekonomi Islam dihadiri oleh peserta kurang lebih 110. Dua narasumber handal juga turut mewarnai seminar ini, yaitu Hendro Wibowo selaku Akademisi dan Praktisi Ekonomi Islam dan Muyassarah Akademisi/Dosen FEBI UIN Walisongo Semarang berlangsung secara virtual di Google Meet. Senin, (22/06/2020) Rangkaian acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa […]

  • Panduan Diet Sehat Untuk Kulit Bersinar

    Panduan Diet Sehat Untuk Kulit Bersinar

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 239
    • 0Komentar

      Oleh : Aisyah Hakimatunisa Kulit yang sehat dan bersinar adalah impian banyak orang, untuk mencapai kulit yang sehat perlu berbagai usaha merawatnya. Di masa masifnya informasi sekarang, berbagai tips mencapai kulit impian dapat mudah ditemukan. Produk perawatan terus berkembang, termasuk mengatur pola makan. Nutrisi yang tepat dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi tanda penuaan, […]

  • Anak Muda Lebih Siap Menghadapi AI Dibanding Sistemnya

    Anak Muda Lebih Siap Menghadapi AI Dibanding Sistemnya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Oleh : Jahfal Bachist Saya tidak langsung sampai pada kesimpulan ini. Bahkan pada awalnya saya termasuk orang yang cukup skeptis terhadap kecerdasan buatan. Saya khawatir AI akan membuat manusia malas berpikir, menggerus proses belajar, dan perlahan mengambil alih peran yang seharusnya dijalani manusia. Kekhawatiran itu terdengar masuk akal, dan mungkin juga wajar. Namun semakin saya […]

expand_less