Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
  • visibility 908
  • comment 0 komentar

(Salah Satu Wisudawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Bergaya dengan Kru Magang LPM Invest)

lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan.

Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya antara mahasiswa laki-laki dan perempuan berbeda. Ditambah pihak kampus membebaskan perihal dresscode dan keperluan pribadi yang lain. Ada beberapa mahasiswa yang menyewa toga dan ada pula yang meminjam ke kerabatnya.

Nadia Maulida salah satu mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), menjelaskan beberapa rangkaian biaya yang dikeluarkan untuk keperluan wisudanya.

“Saya mengeluarkan biaya kurang lebih untuk baju; biaya jahit Rp 200.000, kain batik Rp 25.000, brokat Rp 200.000, tali Rp 10.000, make up Rp 160.000, foto studio Rp 250.000 dan hotel orang tua karena perjalanan jauh Rp 800.000,” ungkapnya, pada Selasa (24/5/2022) kepada Kru Magang LPM Invest.

Nadia juga menganggap biaya wisuda kali ini tidak memberatkan sama sekali, bahkan dengan diadakannya wisuda secara offline membuat ia merasa lebih semangat dan antusias.

Muhammad Ilham Sofyan salah satu wisudawan dari Fakultas Ushuluddin, mengungkapkan biaya wisuda kali ini tidak memberatkan karena mereka hanya mengeluarkan biaya kebutuhan pribadi.

“Biaya tidak ada masalah karena ini momen langka, bahkan orang tua menganggap jika wisuda diadakan secara online berjalan kurang efektif,” terangnya.

Mahasiswa sangat antusias dengan momen wisuda kali ini. Bahkan tak jarang ada beberapa mahasiswa yang membiayai wisuda ini dengan hasil kerja kerasnya. Mereka hanya mengeluarkan Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) untuk biaya alumni. Selebihnya hanya mengeluarkan biaya untuk keperluan pribadinya. Haidar&Ikfina_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Furqon; Mahasiswa Harus Lulus Tepat Waktu

    Ahmad Furqon; Mahasiswa Harus Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 766
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Ekonomi Islam tahun angkatan 2014 mengikuti sarasehan yang bertempat di auditorium I Lt. 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jumat, (7/04). Ahmad Furqon, menjelaskan bahwa pelaksanaan sarasehan bertujuan agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu, yaitu maksimal pada semester delapan. “Sosialisasi ini dilaksanakan agar mahasiswa memiliki target, salah satunya adalah mahasiswa Ekonomi Islam dapat […]

  • Polish ISPs impose block on Vavada access 2026

    Polish ISPs impose block on Vavada access 2026

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 209
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Poland ISPs Block Access to Vavada in 2026 To continue engaging with top online gaming platforms, consider using reliable VPN services. Many players are encountering limitations imposed by internet providers that affect their ability to connect with certain gaming sites. A VPN can […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

  • 4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

    4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Pendidikan sangat luas jangkauannya, tidak terbatas pada pendidikan formal saja. Lebih dari itu, pendidikan informal juga menjadi bagian dari ranah pendidikan yang patut diajarkan dan disebarluaskan kepada masyarakat. Semuanya bertujuan satu yaitu mengedukasi serta memberi pencerahan kepada orang-orang agar tahu dan mengamalkan ajaran pendidikan yang baik dan luhur. Tahun 2021 ini kita sedang berada dalam […]

  • Sekarang, Mahasiswa Bisa Lebih Sering Makan Di Restoran.

    Sekarang, Mahasiswa Bisa Lebih Sering Makan Di Restoran.

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 764
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sekarang, dengan jumlah uang sedikit di dompet, anda boleh makan enak di Restoran. Share Foods sebagai media berbagi makan, peluang dan keuntungan hadir di UIN Walisongo Semarang (01/03/2016). Program ini menawarkan suasana makan ala resto untuk mahasiswa dengan harga khusus dari mitra Share Foods. Anda dapat menikmati fasilitas seperti, Wifi, tempat makan representatif dan […]

  • Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 620
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General merupakan proses awal yang harus ditempuh mahasiswa baru UIN Walisongo, acara yang dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru perihal perkuliahan, namun momen yang seharusnya memberi kesan menyenangkan bagi mahasiswa baru ini dirasa kurang mengenakan, sebab mahasiwa merasa jenuh dengan kondisi ruangan yang kurang kondusif dan membludaknya peserta. Seperti yang dikeluhkan beberapa mahasiswa […]

expand_less