Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lomba Review Buku Sempat Memanas, Akhirnya Perwakilan FST Jadi Juaranya

Lomba Review Buku Sempat Memanas, Akhirnya Perwakilan FST Jadi Juaranya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
(Peserta Lomba Review Buku sedang menyampaikan hasilnya)

(Peserta Lomba Review Buku sedang menyampaikan hasilnya)

lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) UIN Walisongo pertama kali mengadakan Cabang Lomba (cabor) Review Buku. Perlombaan terlaksana pada Kamis, (11/11/2021). Perlombaan tersebut diikuti oleh mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 dari setiap perwakilan fakultas dengan memanfaatkan media Google Meet. Suasana perlombaan memanas karena terjadi kesamaan poin sehingga diadakan penilaian kedua untuk peserta dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Penilaian dalam lomba ini ada empat (4) kriteria yaitu:  isi naskah review buku, bobot penyampaian atas buku yang dibaca, pemahaman terkait isi buku, dan korelasi penyampaian buku dengan realitas sosial hari ini.

Ahmad Khoirul Umam selaku Penanggung Jawab (PJ) cabor mengungkapkan perlombaan berjalan lancar walaupun waktu pelaksanaan terlambat.

 “Acaranya berjalan dengan lancar, walaupun perlombaan dimulai sedikit terlambat, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah menyukseskan acara ini. Selamat kepada para peserta yang berhasil meraih gelar juara, untuk peserta yang belum mendapat juara, tetap semangat,” ujarnya.

Dhiya Hasna Laila dari FST angkatan 2020 menjadi  juara pertama dalam lomba ini. Ketika diwawancara, dia berujar tidak menyangka akan menjadi juara.

“Di awal mau ikut lomba tidak berekspektasi apapun. Memang, sih, ada target ingin menang. Tapi ketika lihat teman-teman agak ragu, karena mereka juga bagus-bagus. Pas diumumkan menang perasaannya nggak percaya aja, seketika bertanya-tanya, seriusan ini aku?” terang Dhiya pada Tim Liputan LPM Invest.

Tidak lupa Dhiya memberikan kesan dan pesannya dalam orsenik kali ini.

“Lomba ini bermanfaat untuk mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakatnya. Pelaksanaan tahun ini lumayan banyak perubahan dan itu membuat peserta sempat bingung. Tapi Alhamdulillah semua bisa terlaksana dengan baik. Semoga kedepannya pelaksanaan Orsenik bisa ditingkatkan lagi,” pungkas Dhiya. [i]

Penulis: Lisda Sabrina, Malika Rahma Arifina, Mochamad Saik (Kru Magang LPM Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dakwah Via Desain Grafis

    Dakwah Via Desain Grafis

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 167
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pameran desain grafik muslim, jadi gaya dakwah baru di kota lumpia. Desain berwujud gambar berwarna-warni yang mengambarkan perintah-larangan bagi pemeluk agama islam ini, ditampilkan apik oleh Zaid dalam acara pameran Muslim Design community (MDC) (14/06/15) Acara yang digelar di sepanjang JL. Pahlawan Semarang ini, bermaksud menyampaikan dakwah lewat visual. Zaid sebagai desainer mengungkapkan, “cara […]

  • Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

    Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 319
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu (21/08/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Sidang Senat Terbuka untuk pelepasan Wisuda Doktor (S3) Ke-36, Magister (S2) Ke-60, dan Sarjana (S1) Ke-93 yang terbagi dalam dua sesi, bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Waliongo. Dalam sambutannya, M. Nizar Ali selaku Rektor UIN berpesan agar para wisudawan terus berkembang. “Ketika kalian […]

  • FEBI Bawa Pulang Lima Medali dari Cabang Karate

    FEBI Bawa Pulang Lima Medali dari Cabang Karate

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 187
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Karate merupakan salah-satu cabor  yang dilombakan di hari kedua Orientasi, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Bertempat di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Di perlombaan tersebut Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil membawa pulang lima medali dari 16 kelas karate yang dipertandingkan. Sabtu, (22/9/2018). Lima medali tersebut terdiri dari satu medali emas […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 145
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

  • Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    Seminar Enterpreneur, Mahasiswa FEBI Antusias

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan  Seminar Entrepreneurship.  Kamis, (20/11). Seminar bertajuk “Membangun Nalar Mahasiswa yang Kreatif, Inovatif, Profesional dalam Berwirausaha” tersebut diselenggarakan di Audit 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang.  Acara ini berlangsung ramai dihadiri sekitar 180 peserta, khususnya dari FEBI. Seminar kali […]

  • Etos Dagang Kaum Sarungan

    Etos Dagang Kaum Sarungan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Belakangan, telinga kita akrab dengan istilah santripreneur di tengah derasnya pewartaan tentang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tanah air. Pesantren sebagai entitas dari masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan problem sosial dan ekonomi yang tengah terjadi dalam kehidupan masyarakat. Barangkali, masyarakat tidak akan meragukan kapasitas pesantren dalam urusan pendalaman ilmu agama, sebagai bukti banyaknya lulusan pesantren […]

expand_less