Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
  • visibility 713
  • comment 0 komentar
Oleh Kru Magang LPM INVEST 2019

Oleh Kru Magang LPM INVEST 2019

Meminjam konsep Hilman Latief (2013) bahwa filantropi berhubungan erat dengan rasa kepedulian, solidaritas dan relasi sosial antara orang miskin dan orang kaya, antara yang “kuat‟ dan yang “lemah”, antara yang “beruntung” dan “tidak beruntung” serta antara yang “kuasa” dan “tuna-kuasa. Namun yang sering menjadi momok kesalahpahaman yakni filantropi dianggap kedermawanan untuk darah biru dan hanya sebatas sumber daya finansial. Padahal sebenarnya yang bisa disumbangkan bukan sebatas dana, melainkan berwujud waktu tenaga, pikiran atau ide.

Di tengah pandemi Covid-19 banyak hal yang bisa kita dermakan, salah satunya yaitu Menjadi volunteer (relawan), Mengkampanyekan hidup hemat, Membuka kotak donasi dan posko serta hal-hal lain yang berupa empati kepada sesame. Hal ini akan mengingatkan kita  akan pepatah, satu lidi kapanpun akan patah, namun bila  dikumpulkan akan membesar menjadi bermakna dan bermanfaat.

Kumpulan lidi tersebut sejalan dengan realita negara kita yang memiliki populasi muslim sangat tinggi. Umat Islam dapat memberikan peran terbaiknya melalui berbagai bentuk atau model filantropi dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah. Dengan ini dapat diharapkan sebagai peran penting dapat mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi di seluruh masyarakat, khususnya umat Islam dapat berkontribusi dan berpartisipasi dalam memulihkan guncangan ekonomi pada masa pandemi ini.

Menurut data dari cnbcindonesia.com, Indonesia mengalami kontraksi sebesar -5.32% pada kuartal II tahun 2020 ini. Angka tersebut cukup besar mengingat Indonesia diproyeksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada tahun 2020. Namun nyatanya malah hampir mengalami resesi atau disebut juga constraction (belum sah dikatakan resesi).

Resesi terjadi apabila Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara bernilai negatif sepanjang dua kuartal berturut-turut. Artinya, bahwa jika suatu negara mengalami resesi maka pendapatan rakyatnya juga sedang mengalami gangguan. Indonesia sendiri apabila pada kuartal III tahun ini kembali negatif maka secara resmi akan mengalami resesi menyusul Singapura dan Malaysia. Hal ini mengkhawatirkan karena pada pandemi Covid-19 banyak karyawan yang dirumahkan, pemasukan terhadap UMKM juga menurun, dan lain sebagainya.

Di antara solusi yang dapat ditawarkan dalam kerangka konsep dan sistem Ekonomi Islam adalah zakat, infaq shodaqoh dan wakaf. Produk lembaga filantropi Islam bisa disalurkan berupa tunai ataupun sembako atau sesuatu yang bernilai produktif. Ketika penyaluran langsung tunai mengikuti jejak pemerintah dalam menangani ekonomi Indonesia di tengah pandemi maka masyarakat dapat meningkatkan daya beli mereka. roda kehidupan ekonomi berupa supply and demand tetap bisa hidup dan menggeliat ketika daya beli terjaga.

Meskipun peran lembaga filantropi sangat menjawab keresahan di tengah pandemi, tapi kita tidak dapat memaksakan seseorang untuk mengeluarkan ZIS maupun wakaf. Sesungguhnya hal itu merupakan panggilan nurani, bahkan zakat yang wajib sekalipun.

Usaha yang dapat kita lakukan adalah memberi pemahaman dan dorongan lembut terhadap lingkup terkecil lebih dulu, seperti keluarga. Dan karena filantropi Islam berpotensi membantu ekonomi di tengah pandemi, bukan berarti menjadi solusi yang satu-satunya namun salah satu solusinya. Harus ada kerjasama antarumat untuk mewujudkan atau merealisasikan filantropi Islam agar benar-benar mengentaskan kekurangan ekonomi di Indonesia ini.

  • Penulis: admin1

Rekomendasi Untuk Anda

  • Filosofi dan Sejarah Ketupat sebagai Ikon Hidangan Lebaran

    Filosofi dan Sejarah Ketupat sebagai Ikon Hidangan Lebaran

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Fitri atau lebih akrab disebut dengan Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi seluruh umat Islam. Di Indonesia, Lebaran menjadi sebuah momen penting untuk semua keluarga yang merayakan karena sanak saudara akan berkumpul di kampung halaman. Kerabat yang merantau di kota akan balik kampung demi merayakan Lebaran bersama keluarga besar. Kegiatan itu disebut […]

  • Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    Mahasiswa MPI UIN Walisongo Didorong Untuk Berwirausaha

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 698
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kunjungan Studi UIN Raden Fatah Palembang ke UIN Walisongo Semarang, kunjungan studi ini mengusung tema “Achievement Motivation Training  Mahasiswa Prodi MPI”. Senin, (27/2/2017). Kunjungan ini tampak semarak dengan gradasi warna jas almmater hijau muda dan biru muda yang berderet rapi memenuhi Audit 1 lantai 2, kampus I UIN Walisongo Semarang. Acara ini dimulai pukul […]

  • KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 785
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan. Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

  • Nahidh Sabet Juara 1 Catur Kategori Cepat Putra

    Nahidh Sabet Juara 1 Catur Kategori Cepat Putra

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 793
    • 0Komentar

    lpminvest.com- KORELASI hari kedua pada Sabtu (8/10/2022) cabang olahraga Catur dilaksanakan di gedung Islamic Development Bank (IsDB) Sosial dan Humaniora (Soshum) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ruang 104. Nahidh Ahfas Mu’afa keluar sebagai juara pertama dalam cabang olahraga (cabor) tersebut kategori Cepat Putra mengalahkan perwakilan atlet dari berbagai fakultas lainnya. Mahasiswa baru (maba) asal Rembang ini […]

  • Hari Capucino Sedunia, Tora Bika Bagi-bagi Kopi Gratis

    Hari Capucino Sedunia, Tora Bika Bagi-bagi Kopi Gratis

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 809
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kopi Tora Bika Capucino dalam memperingati hari capucino sedunia bagikan kopi gratis kepada mahasiswa UIN Walisongo. (26/11/2015). Banyak mahasiswa yang berbondong-bondong menuju ke audit 2 kampus 3 untuk menikmati kopi gratis yang telah disediakan oleh kopi tora bika capucino. “Bagi-bagi kopi gratis di UIN Walisongo ini dilakukan untuk memperingati hari capucino sedunia yang jatuh […]

expand_less