Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
  • visibility 163
  • comment 0 komentar

WhatsApp Image 2018-07-17 at 17.05.40

lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang membuka jurusan baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ali Murtadho, Wakil Dekan I FEBI saat ditemui kru lpminvest.com. Rabu, (17/7/2018).

“Atas dasar berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN, kami merasa perlu mengupayakan pengajuan permohonan adanya jurusan baru. Jurusan baru tersebut adalah Jurusan Manajemen. Sekarang kami sudah mendapatkan izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi. Maka jurusan itu sudah dibuka pada penerimaan mahasiswa baru angkatan 2018 ini,” ungkap pria berkacamata itu.

Penambahan jurusan baru menyebabkan kelas malam akan diberlakukan kembali. Pasalnya, penambahan jurusan baru ini tidak diimbangi dengan penambahan ruang kelas baru. Ditambah lagi jatah ruang kelas untuk FEBI di Gedung B Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) berkurang akibat bertambahnya volume mahasiswa baru di FPK (FPK).

“Keterbatasan ruang kelas FEBI akan membuat penggunaannya semakin padat. Ditambah lagi jatah ruang kelas untuk FEBI di Gedung B akan berkurang, mengingat jumlah mahasiswa FPK semakin bertambah. Untuk mengatasi hal itu penerapan kelas malam untuk tahun ini akan diterapkan kembali. Bedanya, pemberlakuan kelas malam di tahun ini adalah kelas malam dipusatkan di Gedung A Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan B FPK. Kelas malam akan berlaku untuk semua fakultas yang ada,” pungkasnya.

Mengingat gedung perkuliahan masih minim, di tahun 2018 ini UIN Walisongo akan membangun beberapa gedung baru. Namun rencana pembangunan gedung tersebut baru akan dilaksanakan pada sepertiga tahun 2018. Untuk itu, menunggu gedung baru selesai dibangun maka terlebih dahulu diberlakukan kelas malam untuk memenuhi kelas perkuliahan mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Nur Ishobatul Ilma, mahasiswi Jurusan Ekonomi Islam mengharapkan pembangunan gedung baru dapat segera diselesaikan agar kuliah malam dapat segera ditiadakan kembali.

“Tidak apa-apa selama kuliah malamnya tidak terlalu larut. Tapi kalau bisa dengan adanya penambahan jurusan baru diimbangi dengan penambahan gedung baru. Kalau kuliah di jam malam mahasiswanya sudah capek, lelah, ngantuk. Semoga gedung barunya bisa segera selesai pembangunannya, jadi kuliah malamnya gak lama-lama,” ujar mahasiswi asal Kendal. (Rizky-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

  • Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    Satu-satunya delegasi FPK, Muna Mampu Raih Juara

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 196
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lana Yusriatul Muna, gadis bersuara emas asal Semarang berhasil meraih juara satu cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) di hari terakhir Orsenik 2019. Jum’at, (20/9/2019). Dengan nilai 98 ia berhasil mengalahkan 14 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Uniknya, delegasi dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) ini menjelaskan bahwa ia adalah delegasi […]

  • Gerobak Dilahap Api, Mahasiswa UIN Walisongo Gagal Jualan

    Gerobak Dilahap Api, Mahasiswa UIN Walisongo Gagal Jualan

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 228
    • 0Komentar

    lpminvest.c­om– kebakaran melahap lahan kosong samping perumahan BPI Blok Q Ngaliyan-Semarang. Tujuh gerobak milik pedagang terbakar habis atas insiden tersebut. Jumat, (25/8/17). Menurut saksi mata, Api berasal bagian atas perumahan BPI blok Q sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sekitar baru menyadari ketika api mulai membesar dan menyebar hingga trotoar tempat pedagang kaki lima berjualan. “Saya […]

  • Dorong Potensi UMKM Dusun Watulawang, Mahasiswa KKN MP Nawasena Gandeng WHC Lakukan Pendampingan Sertifikasi Halal

    Dorong Potensi UMKM Dusun Watulawang, Mahasiswa KKN MP Nawasena Gandeng WHC Lakukan Pendampingan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    KKN MP (Kuliah Kerja Nyata Mandiri Pengakuan) Nawasena UIN Walisongo Semarang kembali menggelar kegiatan Pendampingan Sertifikasi Halal  pada Minggu, 21 Juli 2024 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Watulawang tepatnya di Posko KKN MP Nawasena. Kegiatan pendampingan sertifikasi halal yang dilakukan kedua kalinya ini bertujuan untuk membantu UMKM yang ada di Dusun Watulawang […]

  • Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

    Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 324
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kehadiran Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Intensif Terprogram (MIT) Ke-IX posko satu tengah menyesuaikan kegiatan masyarakat dalam bentuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga).  Kegiatan ini berlangsung di Desa Bumirejo Ngasem RT 04/RW 06 Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Senin, (10/2/2020). “Penanaman toga seperti jahe, tomat, laos, dan sebagainya, yang harapannya bisa […]

  • Etos Dagang Kaum Sarungan

    Etos Dagang Kaum Sarungan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Belakangan, telinga kita akrab dengan istilah santripreneur di tengah derasnya pewartaan tentang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tanah air. Pesantren sebagai entitas dari masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan problem sosial dan ekonomi yang tengah terjadi dalam kehidupan masyarakat. Barangkali, masyarakat tidak akan meragukan kapasitas pesantren dalam urusan pendalaman ilmu agama, sebagai bukti banyaknya lulusan pesantren […]

expand_less