Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bazar; Wujud Karya di Harlah FDK

Bazar; Wujud Karya di Harlah FDK

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 10 Apr 2018
  • visibility 665
  • comment 0 komentar
Nampaknya salah satu mahasiswi sedang melayani pelanggan. senin,(9/4/2018).Doc. Lpm Invest

Nampaknya salah satu mahasiswi sedang melayani pelanggan. senin,(9/4/2018).Doc. Lpm Invest

lpminvest.com –  Guna menunjukkan karya mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FDK menggelar bazar dalam acara semarak hari lahir (harlah) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ke 48, bertajuk “Bersatu Membangun Indonesia dengan Karya”. Senin, (9/4/2018).

Sesuai dengan tema tersebut, panitia pelaksana acara, Ainis menuturkan bahwa serangkaian acara dalam semarak harlah FDK bertujuan untuk memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki bakat dan mampu memiliki karya.

Dalam bazar yang baru pertama kali diadakan tersebut, terdapat 10 stand yang menjajakan berbagai produk, diantaranya tas, sepatu, jajanan, jilbab dan kaligrafi.

Siti Rondyatun, salah satu mahasiswi yang turut berjualan di bazar menanggapi positif acara tersebut. Ia menilai, dengan adanya bazar dapat menjadi wadah belajar berwirausaha bagi mahasiswa. Selain itu ia merasa dengan adanya acara semarak harlah FDK membuat rasa kekeluargaan antarjurusan di lingkup FDK bisa semakin erat terjalin.

“Bazar ini membantu aku dalam penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Pembimbing kami menyuruh kami untuk kreatif dalam membantu masyarakat. Salah satuya ini, aku berjualan cilok. Membantu banget acara ini. Temen-temen lain yang mau mulai usaha atau udah punya usaha pun bisa promo lewat bazar ini,” terang mahasiswi semester enam itu.

Senada dengan Rondyatun, Kurnia, mahasiswi asal Kudus menilai bahwa bazar tersebut baik bagi mahasiswa yang memiliki usaha atau yang baru memiliki usaha. Namun ia menyesalkan kurang maksimalnya persiapan panitia dalam menyiapkan lapak bagi stand bazar.

“Persiapannya kurang baik. Tempatnya kurang memadai banget. Aku ngiranya lapak jualannya luas. Sebenarnya dari undangan panitia bazar dimulai pukul 10.00 WIB, tapi pukul segitu tempat baru ditata. Jadi mulainya habis dzuhur,” tuturnya saat diwawancarai kru lpminvest.com.

Saat dikonfirmasi terkait fasilitas lapak, Ainis menjelaskan bahwa sebenarnya dari pihak panitia telah berusaha untuk menyediakan lapak yang memadai.

“Memang awalnya kita menyewa meja yang besar. Tapi ternyata yang besar hanya empat buah. Jadinya pakai meja yang lebih kecil. Sebenernya, awalnya panitia mau menempatkan stand memanjang  di deket lapangan volly. Tapi ndak boleh, soalnya dipake jalan motor,” pungkasnya. (Amimah-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demam Batu Akik, Penjual Kegirangan

    Demam Batu Akik, Penjual Kegirangan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 825
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Demam batu akik maupun batu mulia akhir-akhir ini membuat sebagian warga Ngaliyan-Semarang ikut menggandrungi batu-batuan tersebut. Salah satunya adalah kios penjual batu akik  yang berada di pojok belakang Pasar Ngaliyan. Kios batu akik yang ramai pengunjung itu adalah milik Abdurrahman. Pria berkulit sawo matang itu telah berbisnis batu akik selama dua tahun. Maman, sapaan […]

  • Sayap-Sayap Patah 2

    Sayap-Sayap Patah 2

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.577
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul              : Sayap-sayap patah 2 Sutradara       : Ferry Fei Irawan Produser        : Denny Siregar Production Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad […]

  • Ijazah SMA Berpenghasilan Ratusan Juta

    Ijazah SMA Berpenghasilan Ratusan Juta

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 782
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia saat ini menjadikan masyarakat berpeluang besar untuk mendirikan bisnis yang menjanjikan, terutama dalam bidang kuliner. ‘Warung Pojok’ di Jalan Wonodri Sendang  No.17 F Semarang  adalah salah satu contoh bisnis kuliner yang mampu bertahan selama 15 tahun. Dewi, si pemilik warung  pojok mengaku, nama “Pojok” dipilih karena letak warung yang […]

  • Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

    Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial. Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi […]

  • Kiat HMJ Manajemen dalam Membongkar Industri Halal di Era 5.0

    Kiat HMJ Manajemen dalam Membongkar Industri Halal di Era 5.0

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 801
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa, (14/5/2024) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara seminar nasional dengan tema “Membangun Enterpreneur Muda di Era Society 5.0 melalui Industri Produk Halal”. Acara seminar nasional bertempat di Gedung Teater Syaikh Nawawi al-Bantani UIN Walisongo Semarang. Seminar ini menyajikan berbagai pembahasan mengenai industri produk halal yang menghadirkan […]

  • Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

    Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 677
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (23/01/2021) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT-DR) angkatan XI UIN Walisongo, melakukan aksi derma di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Seperti yang diketahui, Jawa-Bali sejak 11 Janurai 2021, memberlakukan PKM. Kota Semarang juga ikut memberlakukannya dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang ditimbulkan oleh kerumunan dari kegiatan masyarakat. PKM […]

expand_less