Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
  • visibility 625
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2019-10-18 at 7.09.56 PM

Walisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (17/10/2019).

lpminvest.comWalisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Diskusi yang bertajuk “Apa Kabar Revisi UU KPK” ini menghadirkan narasumber dari praktisi hukum advokat Jawa Tengah dan akademisi hukum yaitu Eman Suleman dan Ganda Olivianus Sagala. Kamis, (17/10/2019).

Ketua DEMA UIN Walisongo, Priyo Ihsan Aji menuturkan tujuan diskusi ini untuk membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan revisi UU KPK saat ini.

“Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan bagaimana perkembangan revisi UU KPK yang notabenya telah cacat sehingga banyak mahasiswa menolaknya,” tutur Priyo.

Ganda Olivianus Sagala mengungkapkan tentang revisi UU KPK yang sepatutnya tidak hanya dipandang dari satu sisi.

“Pada dasarnya kita semua sepakat untuk membumihanguskan koruptor dari muka bumi ibu pertiwi ini. Terkait revisi UU KPK sebaiknya jangan hanya menilai dari satu sisi, tapi lihatlah juga sisi yang lain,” tutur Sagala saat diskusi.

Sagala juga mewanti-wanti agar tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang ada.

“Sebelum melakukan kritik ataupun aksi, pastikan  informasi ataupun data yang  dimiliki benar-benar akurat. Jangan mudah terprovokasi,” imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut Priyo menegaskan perlunya yudicial review terkait revisi UU KPK.

“Pemerintah tergesa-gesa melakukan pengesahan. Kami menuntut untuk segera lakukan yudicial review karena publik masih banyak kontra terkait revisi UU tersebut,” terang mahasiswa Ekonomi Islam tersebut.

Menurutnya, legistalif review juga perlu dilakukan karena ada beberapa kesalahan.

“Kami juga mendorong legislatif review karena proses perbaikan kesalahan pengetikan UU KPK belum selesai,” ungkap Priyo.

Terakhir Priyo menyampaikan perlunya langkah hukum yang tegas untuk memperkuat KPK.

“Saya mewakili teman-teman menyampaikan bahwa perlunya mempertimbangkan langkah hukum untuk diterbitkan selain perpu yang diakomodir konstitusi dengan tujuan memperkuat KPK,” pungkasnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEIS Kembali Digelar FEBI UIN Walisongo

    FEIS Kembali Digelar FEBI UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 449
    • 0Komentar

    lpminvest – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo kembali mengadakan Festival Ekonomi Islam (FEIs). Acara yang kedua kalinya diadakan ini bertema “Filantropi Islam (Zakat & Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development  di Era Revolusi Industri 4.0″. Serangkaian FEIs 2019 diantaranya National Competition Islamic Accounting, Islamic Economic, Sharia Banking yang berlangsung di Auditorium I lantai […]

  • Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 486
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penyambutan tamu Ngaji Budaya pada acara Nusantara Culture Festival. Disambut dengan penampilan tarian-tarian. Acara ini digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang berkolaborasi dengan Organisasi-organisasi daerah (Orda). Salah satu penampilan yang turut memeriahkan acara ini adalah tarian Ratu Jareh dari Provinsi Aceh dan tarian Pasambahan yang berasal dari Minangkabau. […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 568
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

  • Kepala Staf Kepresidenan RI Harapkan Mahasiswa Peka terhadap Persoalan Indonesia

    Kepala Staf Kepresidenan RI Harapkan Mahasiswa Peka terhadap Persoalan Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 553
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko secara resmi membuka acara Musyawarah Nasional (munas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) senusantara di Aula Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan. Selasa, (12/03/2019). Dalam pertemuan tersebut, Fajar berharap agar generasi muda khususnya mahasiswa mampu membawa Indonesia lebih maju. “Melalui pertemuan semacam ini, saya berharap generasi muda mahasiswa senusantara bisa memajukan bangsa dan […]

  • Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

    Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 641
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Webinar Kesetaraan Gender dengan tema “Peran Penting Wanita Karier dalam Pekerjaan dan Keluarga” digelar pada Kamis, (4/11/2021). Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN RdR Angkatan 77 Kelompok 21 UIN Walisongo Semarang lewat platform virtual Zoom Meeting. Tema ini diangkat untuk menegaskan bahwa perempuan diputari oleh dilema atas keadaan karena ke-serba bisaan-nya atau multitasking. Webinar […]

  • Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

    Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua diharuskan untuk di rumah saja. Bekerja, ibadah, sekolah ataupun kuliah juga di rumah saja. Hal tersebut bukannya tanpa alasan, tetapi bisa membantu mengurangi persebaran covid-19 yang belum ada obatnya itu. Keuntungannya adalah tenaga kesehatan menjadi tidak terlalu terbebani dengan melonjaknya jumlah pasien dan bisa fokus terhadap pasien-pasien yang […]

expand_less