Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti.

Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor yang paling dominan, yaitu faktor ideologi dan ekonomi. Banyak kemudian pelaku teror yang menganggap aksinya adalah bentuk dari semangat keagamaan, dan kemudian juga menganggap bahwa aksinya berdasarkan perintah agama. Untuk membela agama.

Padahal, Sigmun Freud sudah mengingatkan kita, bahwa sebagai manusia yang mempercayai agama, di mana dalam kepribadian manusia maupun keagamaan manusia dari sisi psikoanalisa ada tiga sistem yang harus disadari sebagai bagian dari kesadaran kita. Ketiga sistem tersebut adalah id, ego, dan superego, yaitu alam sadar, alam pra-sadar, dan alam tidak sadar.

Juga menurut Freud, yang mempunyai posisi paling dominan dalam jiwa manusia adalah ketidaksadaran. Bukan alam sadar. Perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawah sadar seperti; insting, hasrat, dan libido. Maka dari itu, Freud berkeyakinan bahwa manusia yang meyakini agama secara berlebihan semacam keyakinan terorisme bagian dari jihad yang diperintahkan agama adalah sebuah pemahaman yang tidak tepat-kegilaan-manusia terhadap agama.

Pemahaman semacam ini biasanya berdasarkan teks-teks agama yang dipahami tidak secara menyeluruh. Sepotong-sepotong. Serta, fanatisme yang berlebihan mengakibatkan manusia semakin jauh dari esensi  agama itu sendiri diciptakan. Sejatinya, agama merupakan nilai moral yang sudah melekat pada diri manusia itu sendiri, karena manusia merupakan mahkluk etis. Tidak bisa terbantahkan pula, bahwa agama erat hubungannya dengan nilai moral. Agama apapun. Nilai moral tersebut bisa kita telaah dengan kritis, metodis, dan sistematis dengan kita tetap tinggal dalam konteks agama tersebut.

Sosio-ekonomi

Faktor ekonomi jelas sering disebut-sebut sebagai faktor yang turut andil dalam menumbuhkan minat sesorang melakukan aksi terorisme. Pandangan semacam ini dapat kita jumpai dalam artikel-artikel yang fokus mengkaji terorisme. Dalam jurnal, media elektronik, media cetak dan media yang lain.

Kesenjangan sosial, kemiskinan, pengangguran atau generasi muda yang tidak mempunyai prospek ekonomi adalah faktor sosio-ekonomi yang merupakan arus utama penyebab terjadinya aksi-aksi terorisme di dunia. (Ehrlick, Liu; 2002). Tetapi faktor-faktor sosio-ekonomi ini masih dalam perdebatan banyak pengamat terorisme. Sehingga faktor ini kerap kali luput dari perhatian negara-negara maju, karena dipandang faktor ini tidak relevan dengan keadaan perekonomian negara maju yang seyogyanya perekonomiannya sudah mapan dan akan terus berkembang.

Dalam literatur empiris, terlihat bahwa kemiskinan serta kondisi ekonomi suatu negara tidak berkorelasi secara langsung dengan jumlah aksi terorisme yang sering terjadi di dunia. Namun, ada teori yang memprediksi bahwa kemiskinan dan kondisi ekonomi yang kurang baik berpengaruh pada kualitas teror (Benmelech, berrebi, klor; 2010).

Kemudian kemiskinan dan banyaknya pengangguran atau masa depan anak-anak muda yang tidak memiliki prospek ekonomi menjadi lahan basah bagi pelaku aksi teror untuk merekrut mereka dengan iming-iming sejumlah uang yang akan diberikan kepada keluarganya setelah ia sudah melakukan aksi teror di wilayah yang ditentukan oleh kelompok-kelompok teror tersebut. Sebagai pengantin-istilah yang biasa digunakan teroris-untuk pelaku aksi terornya.

(Lana_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala FEBI 2022 Dipenuhi Dukungan Suporter Berbagai Jurusan

    Piala FEBI 2022 Dipenuhi Dukungan Suporter Berbagai Jurusan

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 201
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Selasa (15/11/2022), Piala FEBI kembali diselenggarakan tepatnya di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo setelah dua (2) tahun ditiadakan. Agenda tahunan tersebut diinisiasi oleh UKM EBI Sport Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebagai ajang mempererat hubungan antar jurusan. Suporter masing-masing jurusan memenuhi tribun guna mendukung para atletnya yang sedang bertanding. Danu Prasetyo, […]

  • Virus Covid-19 Kembali Jadi Momok Penundaan KKL FEBI Dalam Negeri

    Virus Covid-19 Kembali Jadi Momok Penundaan KKL FEBI Dalam Negeri

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 185
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sampai detik berita ini dirilis, ada 96 orang pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid-19. Dilangsir dari liputan6.com, Yurianto menyatakan bahwa virus ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Tangerang, Bali, Manado, dan Pontianak. Sabtu, (14/3/2020). Menindaklanjuti informasi tersebut Ketua Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas […]

  • Sayap-Sayap Patah 2

    Sayap-Sayap Patah 2

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul              : Sayap-sayap patah 2 Sutradara       : Ferry Fei Irawan Produser        : Denny Siregar Production Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad […]

  • Indonesia Impor Beras, Keuntungan atau Kerugian?

    Indonesia Impor Beras, Keuntungan atau Kerugian?

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Maraknya kabar impor beras yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada awal tahun 2018, tentu banyak menimbulkan berbagai perspektif. Pemerintah menilai akhir-akhir ini terjadi lonjakan harga beras di pasaran. Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi detik.com per tanggal 4 Desember 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis harga beras bulan November 2017. Harga beras […]

  • Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 220
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Suasana pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan UIN Walisongo Semarang untuk menggelar wisuda secara virtual. Dihadapkan dengan keterbatasan tatap muka membuat wisuda kali ini menggunakan model Face Tracking Animation yang ditayangkan di kanal youtube UIN Walisongo Semarang. Kamis (06/8/2020). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menyebutkan adanya kategori skripsi terbaik tingkat universitas. Kali ini prestasi tersebut […]

  • Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Identitas Film  Judul               : Orang Kaya Baru Penulis            : Joko Anwar Sutradara         : Ody C. Harahap Produser          : Sukhdev Singh. Wicky V. Olindo Di Produksi     : Screenplay Film, Legacy Pictures Durasi             : 99 menit Rilis                : 24 Januari 2019 Negara            : Indonesia Bahasa            : Indonesia Sinopsis Film Orang Kaya Baru adalah film drama komedi Indonesia […]

expand_less