Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
  • visibility 718
  • comment 0 komentar

Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti.

Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor yang paling dominan, yaitu faktor ideologi dan ekonomi. Banyak kemudian pelaku teror yang menganggap aksinya adalah bentuk dari semangat keagamaan, dan kemudian juga menganggap bahwa aksinya berdasarkan perintah agama. Untuk membela agama.

Padahal, Sigmun Freud sudah mengingatkan kita, bahwa sebagai manusia yang mempercayai agama, di mana dalam kepribadian manusia maupun keagamaan manusia dari sisi psikoanalisa ada tiga sistem yang harus disadari sebagai bagian dari kesadaran kita. Ketiga sistem tersebut adalah id, ego, dan superego, yaitu alam sadar, alam pra-sadar, dan alam tidak sadar.

Juga menurut Freud, yang mempunyai posisi paling dominan dalam jiwa manusia adalah ketidaksadaran. Bukan alam sadar. Perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawah sadar seperti; insting, hasrat, dan libido. Maka dari itu, Freud berkeyakinan bahwa manusia yang meyakini agama secara berlebihan semacam keyakinan terorisme bagian dari jihad yang diperintahkan agama adalah sebuah pemahaman yang tidak tepat-kegilaan-manusia terhadap agama.

Pemahaman semacam ini biasanya berdasarkan teks-teks agama yang dipahami tidak secara menyeluruh. Sepotong-sepotong. Serta, fanatisme yang berlebihan mengakibatkan manusia semakin jauh dari esensi  agama itu sendiri diciptakan. Sejatinya, agama merupakan nilai moral yang sudah melekat pada diri manusia itu sendiri, karena manusia merupakan mahkluk etis. Tidak bisa terbantahkan pula, bahwa agama erat hubungannya dengan nilai moral. Agama apapun. Nilai moral tersebut bisa kita telaah dengan kritis, metodis, dan sistematis dengan kita tetap tinggal dalam konteks agama tersebut.

Sosio-ekonomi

Faktor ekonomi jelas sering disebut-sebut sebagai faktor yang turut andil dalam menumbuhkan minat sesorang melakukan aksi terorisme. Pandangan semacam ini dapat kita jumpai dalam artikel-artikel yang fokus mengkaji terorisme. Dalam jurnal, media elektronik, media cetak dan media yang lain.

Kesenjangan sosial, kemiskinan, pengangguran atau generasi muda yang tidak mempunyai prospek ekonomi adalah faktor sosio-ekonomi yang merupakan arus utama penyebab terjadinya aksi-aksi terorisme di dunia. (Ehrlick, Liu; 2002). Tetapi faktor-faktor sosio-ekonomi ini masih dalam perdebatan banyak pengamat terorisme. Sehingga faktor ini kerap kali luput dari perhatian negara-negara maju, karena dipandang faktor ini tidak relevan dengan keadaan perekonomian negara maju yang seyogyanya perekonomiannya sudah mapan dan akan terus berkembang.

Dalam literatur empiris, terlihat bahwa kemiskinan serta kondisi ekonomi suatu negara tidak berkorelasi secara langsung dengan jumlah aksi terorisme yang sering terjadi di dunia. Namun, ada teori yang memprediksi bahwa kemiskinan dan kondisi ekonomi yang kurang baik berpengaruh pada kualitas teror (Benmelech, berrebi, klor; 2010).

Kemudian kemiskinan dan banyaknya pengangguran atau masa depan anak-anak muda yang tidak memiliki prospek ekonomi menjadi lahan basah bagi pelaku aksi teror untuk merekrut mereka dengan iming-iming sejumlah uang yang akan diberikan kepada keluarganya setelah ia sudah melakukan aksi teror di wilayah yang ditentukan oleh kelompok-kelompok teror tersebut. Sebagai pengantin-istilah yang biasa digunakan teroris-untuk pelaku aksi terornya.

(Lana_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema Kepesertaan JKN dan Yudisium Nilai

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Baru-baru ini mahasiswa UIN Walisongo Semarang digegerkan dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kepala Biro AUPK Nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 389 Tahun 2017 tanggal 4 Oktober 2017 tentang kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sekilas tidak ada yang aneh dari pengumuman tersebut. […]

  • Langkah kecil Menuju Mimpi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 2.045
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya […]

  • Pemilwa Kali Pertama Diselenggarakan Di Fakultas FEBI

    • calendar_month Sen, 22 Des 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 937
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo menyelenggrakan pemilihan mahasiswa (Pemilwa) di lima wilayah fakultas. Dalam pemilihan ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kali pertamanya baru menyelenggarakan pemilhan mahasiswa . Ketua Panitia Pemilwa FEBI, Taufik sapaan akrabnya, mahasiswa jurusan Ekonomi Islam menyampaikan, untuk penyelenggaraan pemilwa yang pertama kalinya sangat menantang, karena tidak mengira banyaknya mahasiswa […]

  • Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 876
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang lomba tulis sastra pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 berlangsung di Pusat Pengembangan Bahasa lantai 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (18/9/2019). Cabang lomba tulis sastra dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori cerpen, puisi, dan naskah sastra. Adapun total peserta yang mengikuti lomba tersebut secara keseluruhan berjumlah 24 orang […]

  • PKK dan Kader Desa Kecila Bersama Mahasiswa KKN Beri Bantuan ke Korban Bencana Alam

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 777
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 kelompok 122 dirangkul oleh Kader dan PKK Desa Kecila. Mereka bersama-sama memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di wilayah RW 2 desa tersebut. Kegiatan berlangsung pada Rabu (04/11/2020). Bencana banjir dan tanah longsor melanda sebagian wilayah di Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 845
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

expand_less
Exit mobile version