Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
  • visibility 628
  • comment 0 komentar

Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti.

Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor yang paling dominan, yaitu faktor ideologi dan ekonomi. Banyak kemudian pelaku teror yang menganggap aksinya adalah bentuk dari semangat keagamaan, dan kemudian juga menganggap bahwa aksinya berdasarkan perintah agama. Untuk membela agama.

Padahal, Sigmun Freud sudah mengingatkan kita, bahwa sebagai manusia yang mempercayai agama, di mana dalam kepribadian manusia maupun keagamaan manusia dari sisi psikoanalisa ada tiga sistem yang harus disadari sebagai bagian dari kesadaran kita. Ketiga sistem tersebut adalah id, ego, dan superego, yaitu alam sadar, alam pra-sadar, dan alam tidak sadar.

Juga menurut Freud, yang mempunyai posisi paling dominan dalam jiwa manusia adalah ketidaksadaran. Bukan alam sadar. Perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawah sadar seperti; insting, hasrat, dan libido. Maka dari itu, Freud berkeyakinan bahwa manusia yang meyakini agama secara berlebihan semacam keyakinan terorisme bagian dari jihad yang diperintahkan agama adalah sebuah pemahaman yang tidak tepat-kegilaan-manusia terhadap agama.

Pemahaman semacam ini biasanya berdasarkan teks-teks agama yang dipahami tidak secara menyeluruh. Sepotong-sepotong. Serta, fanatisme yang berlebihan mengakibatkan manusia semakin jauh dari esensi  agama itu sendiri diciptakan. Sejatinya, agama merupakan nilai moral yang sudah melekat pada diri manusia itu sendiri, karena manusia merupakan mahkluk etis. Tidak bisa terbantahkan pula, bahwa agama erat hubungannya dengan nilai moral. Agama apapun. Nilai moral tersebut bisa kita telaah dengan kritis, metodis, dan sistematis dengan kita tetap tinggal dalam konteks agama tersebut.

Sosio-ekonomi

Faktor ekonomi jelas sering disebut-sebut sebagai faktor yang turut andil dalam menumbuhkan minat sesorang melakukan aksi terorisme. Pandangan semacam ini dapat kita jumpai dalam artikel-artikel yang fokus mengkaji terorisme. Dalam jurnal, media elektronik, media cetak dan media yang lain.

Kesenjangan sosial, kemiskinan, pengangguran atau generasi muda yang tidak mempunyai prospek ekonomi adalah faktor sosio-ekonomi yang merupakan arus utama penyebab terjadinya aksi-aksi terorisme di dunia. (Ehrlick, Liu; 2002). Tetapi faktor-faktor sosio-ekonomi ini masih dalam perdebatan banyak pengamat terorisme. Sehingga faktor ini kerap kali luput dari perhatian negara-negara maju, karena dipandang faktor ini tidak relevan dengan keadaan perekonomian negara maju yang seyogyanya perekonomiannya sudah mapan dan akan terus berkembang.

Dalam literatur empiris, terlihat bahwa kemiskinan serta kondisi ekonomi suatu negara tidak berkorelasi secara langsung dengan jumlah aksi terorisme yang sering terjadi di dunia. Namun, ada teori yang memprediksi bahwa kemiskinan dan kondisi ekonomi yang kurang baik berpengaruh pada kualitas teror (Benmelech, berrebi, klor; 2010).

Kemudian kemiskinan dan banyaknya pengangguran atau masa depan anak-anak muda yang tidak memiliki prospek ekonomi menjadi lahan basah bagi pelaku aksi teror untuk merekrut mereka dengan iming-iming sejumlah uang yang akan diberikan kepada keluarganya setelah ia sudah melakukan aksi teror di wilayah yang ditentukan oleh kelompok-kelompok teror tersebut. Sebagai pengantin-istilah yang biasa digunakan teroris-untuk pelaku aksi terornya.

(Lana_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilpres dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diselenggarakan oleh pemerintah beberapa waktu lalu, mempunyai pengaruh besar terhadap kelangsungan hidup masyarakat kedepan. Pilpres yang merupakan salah satu sistem demokrasi yang erat dengan perilaku politik ini, mengharuskan warga negara harus siap menerima konsekuensi atas pilihannya pada saat pemilihan, terutama pada sektor perekonomian kedepan. Mencuatnya isu-isu politik menjelang pergantian pemimpin, kinerja […]

  • Mahasiswa Bidikmisi, Agus Buktikan Kebolehannya Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 711
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keterbatasan ekonomi tak lantas membatasi Agus Sulistiyono sukses meraih gelar wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda periode ke-84 UIN Walisongo dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Penghargaan ia dapatkan di depan para wisudawan lain beserta keluarga masing-masing tepatnya di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Mahasiswa asal Pati ini mengungkapkan, […]

  • Tim KKN Reguler Kelompok 50 Turut Serta dalam Camp Fest Patemon 2022

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 657
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Karang Taruna “Karya Bhakti Patemon”  mengadakan kegiatan Camp Fest 2022 Karya Bhakti Patemon untuk pertama kalinya. KKN Reguler  Kelompok 50 UIN Walisongo Semarang ikut serta meramaikan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan diikuti pemuda-pemudi Karang Taruna Dusun Patemon yang bertempat  di lapangan Patemon selama dua hari Sabtu-Minggu ( 15-16/10/2022). Dalam acara malam pembukaan, dihadiri oleh Kepala […]

  • Sampaikan Rencana Blended Learning, Unit Pengelola Prodi AKS Gelar Ngobrol Gayeng Virtual dengan Orang Tua Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Pengelola Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah (AKS) UIN Walisongo Semarang menggelar acara bertajuk “NGOBROL GAYENG : Unit Pengelola Program Studi dengan Orang Tua/Wali Mahasiswa Akuntansi Syariah”. Acara diikuti 125 Wali Mahasiswa Akuntansi Syariah. Rabu, (11/11/2020). Ratno Agriyanto selaku Kepala Program Studi Akuntansi Syariah menyampaikan pentingnya dukungan Wali Mahasiswa dalam kegiatan belajar Mahasiswa. […]

  • Nur Syamsuddin Himbau Mahasiswa Jaga Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 588
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar seminar bertajuk “Politik Cerdas Menuju Indonesia Emas”. Senin, (18/02/19). Seminar yang diadakan di Auditorium I Lantai I Kampus I UIN Walisongo ini merupakan bagian dari acara pelantikan pengurus baru SEMA FEBI 2019. Adapun narasumber yang diundang dari pengamat politik, anggota Komisi […]

  • Parade Budaya Tetap Berjalan Meski Waktunya 2 Menit

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 671
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Parade Budaya merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) 2023 dimana organisasi daerah (ORDA) menampilkan pertunjukan yang berhubungan dengan daerahnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (6/8/2023) di lapangan utama kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo serta bersamaan dengan visit Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Salah satunya yaitu penampilan dari ORDA Keluarga Mahasiswa […]

expand_less
Exit mobile version