Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 28 Agu 2016
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
Foto bersama Kru LPM Invest
Foto bersama Kru LPM Invest

Rasa-rasanya sudah lama saya vakum dari dunia tulis menulis dengan gaya tulisan ngepop, malam ini adalah malam minggu, yang sebagian orang (yang berpasangan) keluar memadu kasih (aku rak popo).

Dari kegelisahan malam minggu ini aku nyoba buka-buka medsos. Eh, ternyata rame mahasiswa maupun mahasiswi (belum bisa dipastikan jomblo apa nggak) membicarakan soal kebingungan mereka memilih organisasi yang cocok untuk mereka, dan kebingungan mereka dengan dinamika kampus yang jauh berbeda dengan dinamika di MA, SMA, atau SMK mereka dulu.

Hampir semua mahasiswa baru mengalami hal yang sama, tidak terkecuali saya. Dulu, empat tahun yang lalu saya masuk di IAIN Walisongo yang sekarang menjadi UIN Walisongo, kampus dengan segala hiruk-pikuknya. Terdapat seabrek organisasi mahasiswa di kampus ini, mulai dari organisasi Ekstra, Intra, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas maupun Fakultas. Tidak ketinggalan, Organisasi Daerah (Orda) berbejubel di kampus yang oleh kawan-kawan aktivis disebut sebagai ‘kampus rakyat’ ini.

Saat itu, di siang dengan matahari semarang yang cukup terik, tepatnya setelah mengikuti kegiatan OPAK (OPAK 2012), saya merasa seperti artis baru, menjadi rebutan senior organisasi ini-itu. Bak sales, mereka menawarkan brosur, pamflet dan janji-janji manis, walau terkadang dari beberapa senior perempuan itu memang benar-benar tampak manis.

Saya merupakan mahasiswa dari salah satu Desa di Kota Jepara, yang kalau dicari di peta Indonesia tidak akan ketemu dimana letaknya. Tapi jangan sedih, sekarang di google map sudah bisa melacak dimana Desaku. Bahkan gang masuk rumahku tampak jelas di google map.

Lha kok malah jadi cerita rumah, kembali ke cerita mahasiswa baru. Waktu itu saya hanya berfikir berangkat dari rumah menuju Semarang, Kuliah kemudian bisa lulus tepat waktu, bekerja dan kemudian menikah. Persoalan menikah dengan ‘siapa’ itu soal lain yang bisa kupikirkan belakangan. Se-sederhana itu, Waktu itu. Dan seiring proses hidup, sekarang ekspektasi hidup sudah semakin tinggi.

Ketika membaca pamflet, brosur dan tentu juga sembari mengingat manisnya senior perempuan pemberi pamflet dan brosur organisasi itu, membuat kebanyakan mahasiswa bingung, yang efeknya mahasiswa akan memilih (maksudku memilih organisasi, bukan memilih senior perempuan manis yang saya sebutkan tadi) tanpa berfikir jernih yang sesuai kebutuhannya.

Saat masa-masa itu, aku bertemu kawan-kawan di Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Justisia di Fakultas Syariah (sekarang menjadi Fakultas Syariah dan Hukum), mendaftarlah aku di organisasi yang menerbitkan jurnal dan majalah itu. Seluruh proses untuk menjadi kru lembaga pers mahasiswa ku-ikuti, mulai dari workshop materi sampai workshop lapangan.

Waktu terus berjalan dengan segala prosesnya, ku-putuskan untuk fokus di Justisia bersama kawan-kawan angkatan 2012 yang oleh Pemimpin Umum Justisia (waktu itu Nazar Nurdin, yang Sekarang menjadi wartawan di Kompas.com) kami-kami ini disebutnya sebagai ‘kecebong’, kenapa kecebong?, Karena kecebong merupakan evolusi katak setelah telur. Artinya, kami-kami ini baru proses tumbuh yang diharapkan akan terus tumbuh menjadi katak dewasa yang bisa loncat kesana kemari (tentu kata ‘katak’ tidak diartikan sebagaimana makna aslinya). sekaligus dari sinilah aku mendapatkan nama panggilan baru ‘emon’, entah apa filosofinya, Sampai sekarang pun aku gagal paham dengan sapaan itu.

Setelah berjalan kurang lebih tiga tahun, ada pemekaran Fakultas, jurusan yang berbau hukum akan berafiliasi di Fakultas Syariah dan Hukum dan jurusan yang berbau ekonomi akan berafiliasi ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Masa transisi ini-lah yang kemudian menuntut kami, Justisia angkatan 2012 yang kebetulan termasuk dalam prodi Ekonomi Islam dan D3 Perbankan Syariah harus rela hati berpisah dengan kawan-kawan di Justisia, kami harus mendirikan Lembaga Pers Mahasiswa baru di FEBI. Hiks.

Kami bersepakat mendirikan Lembaga Pers di FEBI yang kalau tidak salah waktu itu dengan dana satu juta lima ratus ribu rupiah. Sebagai dana persiapan UKM. Kami mulai mendiskusikan segala sesuatunya, selain internal 2012, kami juga mendiskusikannya dengan senior-senior, diantaranya; mas Tedi Kholiludin, Mas Ubbadul Adzkiya’, Mas Arif Mustofifin, Mas Sujiantoko, dan masih banyak senior yang sumbangsingnya besar untuk lembaga ini. Mereka-mereka inilah yang ikut merumuskan segala sesuatunya di Lembaga Pers Mahasiswa di FEBI yang kami beri nama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest.

Di LPM ini, kami menerima siapa saja yang kiranya mau dan ingin belajar bersama perihal jurnalistik, serta apapun yang perlu didiskusikan. Pada akhirnya kami bisa menerbitkan majalah yang kami beri nama “majalah Oikos”. Majalah ini adalah bentuk menifestasi dari diskusi-diskusi yang kami lakukan bersama, serta bentuk sumbangsih nyata untuk pergulatan terhadap diskursus-diskursus ekonomi Islam yang terus berkembang.

Lho kok malah promosi. hehe, hanya sekedar mengabarkan tidak bermaksud promosi (promosi ding). Nah, untuk itu, untuk kawan-kawan mahasiswa baru yang mengalami kebingungan memilih organisasi di kampus, tentukan mulai sekarang, karena itu akan menentukan jalanmu. (ini petuah dari mahasiswa tingkat akhir yang lebih berpengalaman)

Maka dari itu, Untuk mahasiswa baru FEBI, kami menunggu kalian untuk bergabung bersama kami, barangkali kalian mempunyai semangat yang lebih untuk berproses bersama kami di LPM Invest. Ehm.

(M. Maulana Ali_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala FEBI; Perbankan Syari’ah Rebut Juara Pertamanya di Cabor Badminton Putri

    Piala FEBI; Perbankan Syari’ah Rebut Juara Pertamanya di Cabor Badminton Putri

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 943
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Siang tadi, (15/11/2022) telah diadakan salah satu rangkaian perlombaan olahraga yang di selenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Gedung Serba Guna (GSG), yang direncanakan akan berlangsung dari tanggal 15-17 November 2022. Cabang yang diperlombakan meliputi badminton putri, badminton putra, futsal putri, futsal putra, dan Mobile Legends (ML). […]

  • Bcgame’s Variety of Payment Options"> Exploring <a href=Bcgame’s Variety of Payment Options">

    Bcgame’s Variety of Payment Options">Exploring Bcgame’s Variety of Payment Options

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit £10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Payment Methods Overview Bcgame Casino offers a multitude of payment options to cater to various player preferences. These methods include traditional banking options and cryptocurrencies, appealing to a diverse audience. Players can deposit and withdraw using various […]

  • DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Yth : 1. Menteri Agama RI 2. Dirjen Pendis 3. Forum Rektor PTKIN Se Indonesia     Assalamualaikum wr. wb   SURAT TERBUKA DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI SELURUH INDONESIA  A. DASAR Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 Tentang Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Terkait […]

  • Hari Pertama PBAK, Maba FEBI Mendapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

    Hari Pertama PBAK, Maba FEBI Mendapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 882
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Setelah rangkaian acara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat universitas selesai, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan pembukaan PBAK tingkat fakultas pada Rabu (3/8/2022). Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan FEBI yang ditandai dengan pelepasan balon kemudian dilanjutkan pengenalan Kepala Program Studi (kaprodi) beserta beberapa dosen FEBI. Sambutan […]

  • Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mar’atus Sholiha atau yang sering di panggil Rara dari Sidoarjo dengan tiga bersaudara merupakan wisudawati terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) jurusan Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Rara memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,86 ketika di umumkan saat sidang Senat Terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang […]

  • Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 868
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM). Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan […]

expand_less