Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Bersama di Lereng Kelir

Bersama di Lereng Kelir

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 18 Okt 2015
  • visibility 359
  • comment 0 komentar

Setelah melewati tanjakan yang hampir vertikal itu, akhirnya sampai di Dusun Sirep Desa Kelurahan kecamatan Jambu. Udaranya sejuk, masyarakatnya ramah, burung-burung berkicau bersautan, entah burung apa, mungkin burung Emprit dan Kutilang yang sedang menyambut kedatangan pengurus dan kru baru Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM-red) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang.

Tanggal 17 Oktober 2015 telah ditentukan sebagai tanggal untuk mengadakan ‘workshop lapangan’ bagi kru baru oleh senior-pengurus-lembaga pers mahasiswa termuda di lingkungan UIN Walisongo ini.

Beberapa jam kemudian setelah kedatangan kami, dengan diselimuti hawa dingin, acara pertama kami mulai-pembukaan-oleh kepala dusun setempat, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Bapak Rofik, Ia seorang tokoh masyarakat yang sangat ramah menyambut kedatangan kami,  sembari menikmati sebatang rokok yang diapit kedua jarinya “seduuuutttt…. ”, dilanjut pemutaran film dokumenter tentang kopi khas Dusun sirep.

O iya, Dusun Sirep ini kami pilih bukan hanya karena udara sejuk yang membawa kesan romantisnya saja, namun juga karena Dusun ini menjadikan kopi sebagai komoditas utama masyarakat setempat untuk mengangkat perekonomian mereka. Kami-pengurus-mempunyai tujuan agar kru baru dapat memberitakan perekonomian Dusun tersebut sebagai ajang pembelajaran bagi mereka dalam mewartakan sesuatu hal.

Siang Itu, kru baru mulai dibagi ke-dalam empat kelompok, kemudian setelah selesai membagi kelompok, mereka harus memenuhi hak cacing untuk santap siang, sekitar pukul 13.00 Wib, mereka harus membuat satu majalah lengkap dengan rubrikasi yang telah pengurus tentukan, pengerjaan tersebut harus selesai pagi harinya tanggal 18 Oktober, yaitu ke-esokan harinya. Dengan cara manual-tulis tangan-.

Sesekali sembari foto selfie (narsis-red). Pengurus mengawasi kru baru yang sedang wawancara ke warga setempat. Dengan cara Foto narsis inilah, kami mendekatkan diri dengan teman-teman wadyabala Invest-sebutan untuk kru LPM Invest-agar terasa lebih dekat dan hangat. Atau lebih tepatnya; menciptakan kehangatan dalam kedinginan.

Tidak terasa hari mulai gelap, namun tidak sampai pekat. Itu artinya, kru baru harus sudah sampai di tempat pembuatan majalah. Satu persatu datang namun tidak sedikit pula yang datang dengan bergerombol, wajah lecek, bibir manyun, sembari menenteng buku saku di tangan kiri dan pulpen di tangan kanan, sesekali menyapa pengurus “mbak…. Mas….. kesel meni….” (mbak.. mas…. Lelah sekali). Beberapa kru baru juga menimpal “ah…. Capek banget og…. Katanya kita kesini refresing, lha kok malah dikasih tugas…. Alamat nggak tidur semaleman nih…”, sontak saja saya balas keluh mereka dengan tertawa lepas. Bukan menertawakan karena ingin menyiksa batin, hanya saja saat itu, wajah mereka benar-benar lucu.

Adzan berkumandang terdengar dari kejauhan, pengurus maupun peserta melaksanakan sholat dan kemudian peserta melanjutkan kembali tugas mereka. Sementara peserta melaksanakan tugas mereka, pengurus melaksanakan evaluasi, kira-kira sampai jam 03.00 Wib. Ngantuk, lelah dan dingin menambah berat evaluasi malam itu. Di tambah lagi itu malam minggu, malam yang biasa disakralkan oleh sebagian orang yang ber-pacar. O iya, di LPM Invest banyak yang ber-pacar namun merasa jomblo.

***

Alarm Handpone jadulku berdering, itu artinya sudah menunjukkan pukul 07.00 Wib. Baiklah, saatnya menyambut pagi. Dengan udara yang dingin, kantuk yang masih menghantui, perut yang minta diisi, akhirnya kuraih segelas teh hangat di atas meja, saya coba nikmati teh itu dengan cara mencium bibir gelas yang sudah kuraih, sampai pada akhirnya ku-sruput teh itu “srupuuuuttt”.

Agak samar-samar terdengar ada orang memanggil memberi perintah “Mon…. itu anak-anak diajak outbound)”, “Iya” sahutku dengan masih tetap dalam pisisi kedinginan dan kaki diatas meja. Akhirnya saya putuskan untuk mengajak kru baru bermain sejenak sembari menunggu makan pagi mereka siap untuk disantap.

Beberapa menit setelah bermain, akhirnya panggilan yang ditunggu-tunggu pun datang, “mon (panggilan akrabku)… makan pagi udah siap…..”, “iya” aku menimpal pemberitahuan yang ditunggu-tunggu itu, dibarengi dengan tepuk tangan riuh kru baru yang mulai kelaparan. Dengan wajah beringas, mereka langsung ke-ruang makan, seperti halnya serigala bertemu mangsanya. Siap terkam.

Sewaktu kru baru makan, keadaan hening sejenak-sampai sepi tidak ada suara sedikitpun-mungkin mereka sedang menikmati makan paginya, maklum, biasanya mereka makan makanan anak kos (nasi kucing), dan kali ini, mereka menemu makanan yang agak bergizi. Jadi, mereka tidak ingin melewatkan kenikmatan dari makanannya itu. sedikitpun.

Setelah makanan habis, bersih, tidak tersisa, akhirnya acara ditutup oleh kepala Dusun. Ia Berpesan; Semoga dua hari di Dusun Sirep dapat bermanfaat bagi adik-adik, belajar yang tekun mumpung masih muda. Begitulah sedikit catatan perjalanan ini, semoga menjadi kenangan yang indah. Heheu.

(Lana_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    Menelisik Peluang di Dalam Tantangan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Gotong-royong, begitulah makna yang tersirat ketika mendengar peribahasa tersebut. Peribahasa yang amat populer dan tentu sudah tidak asing lagi ditelinga. Alih-alih gotong-royong sudah dikenalkan sejak masih dini bagi masyarakat Indonesia. Bahkan sejarahpun banyak mencatat kekuatan dari gotong-royong tersebut. Di masa pandemi yang masih saja menetap ini telah merisaukan dunia […]

  • Fasilitas Keamanan Kampus Minim, Aksi Curanmor Kembali Terjadi.

    Fasilitas Keamanan Kampus Minim, Aksi Curanmor Kembali Terjadi.

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 340
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Setelah beberapa waktu lalu berita mengenai pencurian sepeda motor di kampus UIN Walisongo mulai memudar, kini peristiwa tersebut kembali terjadi. Naasnya, kejadian kali ini di alami oleh Rahul, Mahasiswa semester dua S1 Perbankan Syariah. Kamis, (8/3/2018). Kejadian itu terjadi di parkiran gedung L sekitar pukul 10.20-12.00. disaat korban masih kuliah. “Saat itu saya ada […]

  • Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 331
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Nia Riska Rahmawati, gadis tangguh asli Semarang berhasil menyabet gelar juara pertama lomba cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori lead pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik) 2019. Dengan perolehan poin 30 dengan durasi waktu 04.41, ia berhasil mengalahkan 17 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Meskipun menjadi juara satu, ia […]

  • Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    Maya Sofiah, PU LPM Invest Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 285
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang mewisuda 966 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister dan doktor. Bertempat di Auditorium II Kampus 3. Kamis, (27/07/17). Berdasarkan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor 297 tahun 2017, disebutkan 10 wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Salah satu diantaranya adalah Maya Sofiah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam program […]

  • Beberkan Tips Produk Laku di Pasaran untuk UMKM

    Beberkan Tips Produk Laku di Pasaran untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 501
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Menjadi pelaku UMKM harus banyak belajar ilmu dalam memasarkan suatu produk. Bagaimana cara marketing yang baik agar pasar dari produk kita semakin luas. Termasuk dalam packaging produk dimana yang diutamakan adalah keamanannya, agar produk bisa tahan lama dan menarik jika dilihat,” paparan Khairul Anwar narasumber dalam seminar yang diadakan oleh Tim  KKN Mandiri Inisiatif […]

  • Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aldhania Uswatun Hasanah yang kerap dipanggil Aldha. Merupakan wisudawati asal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang jurusan Manajemen Haji & Umroh (MHU) berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebesar 3,91. Ia merupakan angkatan pertama yang lulus menggunakan artikel jurnal. Penelitiannya berjudul “Kolonialisasi Gelar Haji Inisiasi Belanda Waspadai Perlawanan […]

expand_less