Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
  • visibility 433
  • comment 0 komentar
Muhammad Ridlwan, mahasiswa semester 6 FEBI UIN Walisongo

Muhammad Ridlwan, mahasiswa semester 6 FEBI UIN Walisongo

lpminvest.com Ketatnya persaingan ekonomi global pada saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengusaha, terlebih mahasiswa. Apalagi pada tahun 2015 ini akan diberlakukan adanya pasar bebas ASEAN. Berkat ketekunan dan kreatifnya, Muhammad Ridlwan salah seorang mahasiswa UIN Walisongo Semarang saat ini sedang menekuni usaha propertinya.

Meskipun saat ini Ridwan sedang menjalankan usaha, dia tidak melupakan tanggungjawabnya sebagai mahasiswa. Pria asli Semarang ini mengaku, pengalaman bisnisnya diperoleh ketika membantu bisnis kedua orang tuanya hingga akhirnya dia menjalankan usahanya sendiri.

”Saat ini saya sudah menjalankan usaha sendiri selama satu tahun. Sebelumnya saya ikut orang tua berbisnis selama empat tahun. Jadi bisa dibilang saya melanjutkan bisnis kedua orang tua saya. Namun saya punya prinsip sendiri, enggak semuanya tergantung pada orang tua. Saya mencoba menjalankan bisnis ini sendiri. Ya itung-itung sebagai latihan,” tutur mahasiswa semester enam tersebut. Rabu, (4/3/2015).

Pria yang akrab dipanggil “Hab-hab” itu adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Sebelumnya ia juga pernah berbisnis rental mobil. Namun usaha tersebut tidak ia lanjutkan karena mengganggu aktifitas akademiknya.

”Sebelum usaha properti, dulu saya pernah punya usaha rental mobil. Saat itu nilai akademik saya turun karena banyak melayani pelanggan rental saya. Akhirnya usaha rental mobil terpaksa saya sudahi,” ungkapnya.

Menurut Ridlwan, bisnis properti jauh lebih menguntungkan. Keuntungan penjualan rumah yang diperoleh bisa mencapai dua kali lipat dari modal awal.

”Untuk membuat satu rumah butuh uang lima puluh lima juta. Mulai dari beli tanah, membangun rumah, dan pemasaran, jika semuanya dilakukan sendiri maka untungnya akan lebih besar.” terang pria berbadan gemuk itu.

”Saya sudah menjual empat buah rumah. Dua rumah rencananya mau saya jual lagi. Luas tanahnya 84 meter persegi, tipe 65. Untuk menjual satu rumah tipe 86 dengan modal lima puluh lima juta tadi, saya bisa jual seharga seratus delapan puluh juta. Itu sudah termasuk laba. Kalau ikut pengembang PT. sih sudah lebih dari lima puluh rumah yang terjual.” terang Ridlwan.

Sebagai mahasiswa FEBI, Ridwan mengharapkan agar teman-temannya tidak takut berwirausaha sejak menjadi mahasiswa.

”Saat ini kebanyakan orang takut gagal, belum apa-apa orang sudah menyerah dengan satu kegagalan saja. Karena takut gagal akhirnya usahanya berhenti. Coba kalau kita optimis, pasti ada jalan. Sukses itu milik kita semua, bukan hanya milik orang kaya saja,” Imbuh Ridlwan untuk menutup percakapan. (Tatang/Ulya_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

    Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 632
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan. Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 531
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

  • Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 454
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aldhania Uswatun Hasanah yang kerap dipanggil Aldha. Merupakan wisudawati asal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang jurusan Manajemen Haji & Umroh (MHU) berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebesar 3,91. Ia merupakan angkatan pertama yang lulus menggunakan artikel jurnal. Penelitiannya berjudul “Kolonialisasi Gelar Haji Inisiasi Belanda Waspadai Perlawanan […]

  • Barrier Gate Menuai Kemacetan

    Barrier Gate Menuai Kemacetan

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penggunaan barrier gate di setiap pintu masuk utama UIN Walisongo akhirnya diberlakukan pada awal perkuliahan pascalibur lebaran. Siapapun yang keluar-masuk kampus menggunakan kendaraan wajib mengambil karcis untuk dapat melewati palang pintu otomatis. Selasa (26/7/18). Pemberlakuan sistem barrier gate ini menuai kontroversi. Pasalnya, hal tersebut mengakibatkan antrean mengular hingga ke jalan raya di hari pertama […]

  • WR III Beberkan Cara Asah Soft Skill di Ormawa

    WR III Beberkan Cara Asah Soft Skill di Ormawa

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 394
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Memasuki hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Online, mahasiswa baru (maba) dibekali materi Tata Kelola Organisasi Mahasiswa Walisongo (Ormawa) dan Kebijakan Mahasiswa yang dibawakan langsung oleh Achmad Arief Budiman selaku Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang. Rabu (9/9/2020). Melalui laman Youtube DEMA UIN Walisongo Semarang, Arief menyampaikan harapannya kepada mahasiswa untuk memiliki […]

expand_less