Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 1.097
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                : Kang Mak from Pee Mak

Sutradara         : Herwin Novianto

Tanggal Rilis   : 15 Agustus 2024 (Indonesia)

19 September 2024 (Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam)

7 Oktober 2024 (Kamboja)

Pemeran          : Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna,                              Aming, Andre Taulany, TJ, Tarzan, Ananta Rispo, Jurayut

Negara             : Indonesia

Bahasa             : Indonesia

Durasi              : 122 menit

Genre              : Horor Komedi

Presensi           : Ardi Sunny Muhammad

Kang Mak from Pee Mak diadaptasi dari film Thailand populer Pee Mak yang dibuat sedikit berbeda dari film aslinya dengan sentuhan horor lokal Indonesia yang lebih segar. Film ini merupakan film yang menawarkan pengalaman cinematic ciamik dengan menggabungkan genre komedi dan horror dengan sedikit bumbu-bumbu romance dalam alur cerita yang kocak, namun penuh ketegangan.

Film Kang Mak from Pee Mak menceritakan seorang tentara bernama Makmur (Vino G. Bastian) saat itu  harus pergi berperang demi membela  negara kesatuan NKRI. Ia terpaksa meninggalkan istrinya, Sari (Marsha Timothy) yang saat itu kondisinya sedang hamil.Mak pergi bertugas bersama keempat kawannya yakni Supra (Indro Warkop), Jaka (Tora Sudi), Fajrul (Indra Jegel) dan Solah (Rigen Rakelna).

Selama bertugas Mak bertekad untuk pulang dengan selamat agar dapat berkumpul Kembali dengan istri dan buah hatinya. Setelah perang berakhir, Mak merasa gembira dan mengajak teman-temannya untuk berkunjung ke rumahnya. Sesampainya dirumah Mak disambut istri dan anak pertamanya yang sudah lahir.

Namun, tak lama setelah itu  teman-teman Mak mendengar kabar bahwa istri Mak, Sari, sebenarnya telah meninggal. Dengan kata lain, sosok Sari yang mereka temui sebelumnya adalah arwah gentayangan. Mereka awalnya tak percaya dengan kabar tersebut, sampai akhirnya salah satu dari mereka menemukan bukti yang tak terelakkan bahwa Sari memang sudah meninggal dunia.

Dengan segala upaya, mereka mencoba memberitahu Mak akan fakta yang sebenarnya. Akan tetapi, mereka juga harus menghadapi ancaman dari Sari yang tidak ingin suaminya mengetahui bahwa dirinya adalah hantu.

Film ini sukses mengadaptasi cerita Pee Mak dengan baik dengan menyesuaikan budaya Indonesia. Dan menghadirkan unsur lokal yang kental sehingga membuat penonton lebih mudah terhubung dengan cerita.Chemistry yang baik dari Vino G. bastian dan Marsha Timothy pun menjadikan penonton merasakan emosi yang mereka alami.

Kelebihan lain dari film ini yaitu visual efek yang menarik dan cukup meyakinkan. Meskipun tidak terlalu berlebihan, efek visual yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana yang mencekam.

Kekurangan dari film Kang Mak yaitu adanya beberapa detail yang kurang diperhatikan. Beberapa dialog dan scene kurang cocok, seperti penggunaan kata toxic dan adegan kurir mengirim paket yang rasanya tidak sesuai dengan film berlatar tahun 70-an.

Selain itu, film ini juga memiliki latar tempat di sebuah desa di Kabupaten Garut, tetapi hanya Kang Mak yang berbicara dengan logat Sunda. Sementara warga lainnya tidak berbicara menggunakan logat sunda. Bahkan, tidak ada yang menggunakan bahasa Sunda dalam film ini.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 138
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senin malam (19/7/2021) kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo menggelar acara takbir virtual via Google Meet. Takbir virtual dilakukan karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali hingga 25 Juli nanti. Pemerintah memberlakukan PPKM darurat sejak 3 Juli lalu dan berakhir pada 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul […]

  • Ngaji Budaya Sebagai Bentuk Ekspresi Keberagaman Indonesia

    Ngaji Budaya Sebagai Bentuk Ekspresi Keberagaman Indonesia

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 266
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN)  dan  Organisasi Daerah (Orda) UIN Walisongo saling berkolaborasi untuk menyukseskan acara Nusantara Culture Festival pada Kamis, (25/05/2023) yang dilaksanakan di Lapangan Kampus 3. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengajak elemen-elemen kedaerahan. “Adanya kegiatan Nusantara Culture Festival, teman-teman DEMA Universitas  ingin mengajak elemen-elemen kedaerahan yang ada di lingkungan […]

  • Tingkatkan Toleransi, Srawung Kaum Muda Lintas Agama adakan  Pagelaran Budaya

    Tingkatkan Toleransi, Srawung Kaum Muda Lintas Agama adakan Pagelaran Budaya

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Toleransi antar umat beragama nampaknya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat, khususnya Indonesia. Namun dewasa ini marak terjadi konflik yang mengatasnamakan agama. Adanya hal ini, menginisiasi kaum muda kota Semarang yang tergabung dalam Srawung Kaum Muda Lintas Iman untuk melaksanakan kegiatan Selebrasi Pagelaran Budaya, dengan tujuan merekatkan tali persaudaraan dan menjalin toleransi antar […]

  • KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Bisnis (KOBI) dari FEBI UIN Walisongo menyelenggarakan Seminar Nasional pada Kamis, (24/11/2022) yang dilaksanakan di Audit 1 Kampus 1. Mengangkat tema “Membangun Jiwa Bisnis Inovatif dan Kreatif di Era Society 5.0”, Seminar Nasional ini membahas tentang Society 5.0 serta tentang bagaimana memulai sebuah bisnis. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • EIphoria; Program Baru HMJ EI

    EIphoria; Program Baru HMJ EI

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 182
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, Nana Wira Wirdana, memaparkan program kerjanya dalam Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di Audittorium I kampus I UIN Walisongo Semarang. Rabu, (28/3/18). Dalam pemaparannya, Nana menuturkan ada program baru HMJ Ekonomi Islam yaitu EIphoria. Terinspirasi dari kata euphoria, EIphoria ini semacam […]

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. menjadi inspirasi Bagi UMKM di Indonesia

    PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. menjadi inspirasi Bagi UMKM di Indonesia

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.757
    • 0Komentar

    PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi bagian penting dari sektor pertanian Indonesia. Sebagai bagian dari Penanaman Modal Asing (PMA), CPIN didirikan pada 7 Januari 1972 dan memulai operasinya secara komersial pada tahun yang sama. Perusahaan ini bergerak dalam pemeliharaan ayam ras, melakukan pemotongan dan pengepakan daging di rumah, mengolah dan mengawetkan daging-daging dan daging […]

expand_less