Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 459
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                : Kang Mak from Pee Mak

Sutradara         : Herwin Novianto

Tanggal Rilis   : 15 Agustus 2024 (Indonesia)

19 September 2024 (Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam)

7 Oktober 2024 (Kamboja)

Pemeran          : Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna,                              Aming, Andre Taulany, TJ, Tarzan, Ananta Rispo, Jurayut

Negara             : Indonesia

Bahasa             : Indonesia

Durasi              : 122 menit

Genre              : Horor Komedi

Presensi           : Ardi Sunny Muhammad

Kang Mak from Pee Mak diadaptasi dari film Thailand populer Pee Mak yang dibuat sedikit berbeda dari film aslinya dengan sentuhan horor lokal Indonesia yang lebih segar. Film ini merupakan film yang menawarkan pengalaman cinematic ciamik dengan menggabungkan genre komedi dan horror dengan sedikit bumbu-bumbu romance dalam alur cerita yang kocak, namun penuh ketegangan.

Film Kang Mak from Pee Mak menceritakan seorang tentara bernama Makmur (Vino G. Bastian) saat itu  harus pergi berperang demi membela  negara kesatuan NKRI. Ia terpaksa meninggalkan istrinya, Sari (Marsha Timothy) yang saat itu kondisinya sedang hamil.Mak pergi bertugas bersama keempat kawannya yakni Supra (Indro Warkop), Jaka (Tora Sudi), Fajrul (Indra Jegel) dan Solah (Rigen Rakelna).

Selama bertugas Mak bertekad untuk pulang dengan selamat agar dapat berkumpul Kembali dengan istri dan buah hatinya. Setelah perang berakhir, Mak merasa gembira dan mengajak teman-temannya untuk berkunjung ke rumahnya. Sesampainya dirumah Mak disambut istri dan anak pertamanya yang sudah lahir.

Namun, tak lama setelah itu  teman-teman Mak mendengar kabar bahwa istri Mak, Sari, sebenarnya telah meninggal. Dengan kata lain, sosok Sari yang mereka temui sebelumnya adalah arwah gentayangan. Mereka awalnya tak percaya dengan kabar tersebut, sampai akhirnya salah satu dari mereka menemukan bukti yang tak terelakkan bahwa Sari memang sudah meninggal dunia.

Dengan segala upaya, mereka mencoba memberitahu Mak akan fakta yang sebenarnya. Akan tetapi, mereka juga harus menghadapi ancaman dari Sari yang tidak ingin suaminya mengetahui bahwa dirinya adalah hantu.

Film ini sukses mengadaptasi cerita Pee Mak dengan baik dengan menyesuaikan budaya Indonesia. Dan menghadirkan unsur lokal yang kental sehingga membuat penonton lebih mudah terhubung dengan cerita.Chemistry yang baik dari Vino G. bastian dan Marsha Timothy pun menjadikan penonton merasakan emosi yang mereka alami.

Kelebihan lain dari film ini yaitu visual efek yang menarik dan cukup meyakinkan. Meskipun tidak terlalu berlebihan, efek visual yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana yang mencekam.

Kekurangan dari film Kang Mak yaitu adanya beberapa detail yang kurang diperhatikan. Beberapa dialog dan scene kurang cocok, seperti penggunaan kata toxic dan adegan kurir mengirim paket yang rasanya tidak sesuai dengan film berlatar tahun 70-an.

Selain itu, film ini juga memiliki latar tempat di sebuah desa di Kabupaten Garut, tetapi hanya Kang Mak yang berbicara dengan logat Sunda. Sementara warga lainnya tidak berbicara menggunakan logat sunda. Bahkan, tidak ada yang menggunakan bahasa Sunda dalam film ini.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembeli Cerdas Utamakan Produk Lokal*

    Pembeli Cerdas Utamakan Produk Lokal*

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Indonesia mempunyai potensi dan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah sektor pertanian yang mendominasi dan tersebar seantero pelosok negeri. Kondisi geologi yang cukup baik untuk cocok tanam menjadi faktor pendukung dalam sistem pertanian.  Pertanian menjadi sandaran hidup dari para petani indonesia. Sektor pertanian memang sudah seyogyanya dipertahankan dan dikembangkan dalam hal kualitas maupun teknis […]

  • Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 62
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul Buku      : Kaya Sejak Mahasiswa Penulis             : Yanuar Arifin Penerbit           : Buku Biru Cetakan           : Pertama Tahun              : 2010 Kota Terbit      : Jogjakarta Tebal               : 169 Halaman Resensor          : Iswatun Ulia, semester I Mahasiswa UIN Walisongo Semarang “Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Apabila kamu menyukai sesuatu […]

  • Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    Pulang Kuliah, Mahasiswa IAIN Walisongo ditodong orang tak dikenal

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 61
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Tindakan kejahatan menimpa mahasiswa IAIN Walisongo Semarang, selasa (2/9). Ketika itu Umam (21) baru saja pulang kuliah bersama kawannya Kholilah. Tanpa mereka duga tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam hampiri mereka. Kejadian tersebut terjadi di depan gerbang kampus 1 IAIN Walisongo pukul 18.30 Wib. Pada saat kejadian, situasi dilokasi  gelap dan sepi. Umam mahasiswa Fakultas […]

  • Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

    Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 70
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Adanya keberagaman di Indonesia, menjadikan beberapa kaum muda lintas iman berkumpul dan saling bertukar fikiran mengenai agama dan kepercayaan yang ada. “PONDOK DAMAI” lebih tepatnya nama sebuah perkumpulan yang memberikan wadah untuk kaum muda yang haus akan rasa penasaran dengan keberagaman. Pondok damai pertama kali diadakan pada tahun 2005, bertempat di Vihara Syailendra Kopeng. Kegiatan […]

  • Perlahan Kurayakan

    Perlahan Kurayakan

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Oleh: Nazalatun Najwa Tentang gelisah Selalu berkecamuk di pikiran Apa benar kisah kita telah usai? Atau istirahat kedua kalinya lalu kembali memulai? Apa benar kita menjadi asing? Atau hanya kembali menunggu semesta yang menyunting? Naasnya, yang kau sampaikan ternyata sebuah ultimatum terakhir Menuntut jawaban atas pertanyaan bodoh itu Sayang… masikan kau ingat Insiden yang kita […]

  • UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    UIN Walisongo Kembangkan Skill Mahasiswa Lewat Pelatihan Gratis

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 78
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka mengembangkan skill mahasiswa, Project Implementation Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) menggelar Training Desain Grafis di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek bertajuk “The Support to Quality Improvement of Islamic Higher Education Project” (IND-0164-LOAN REGISTER 10863301). Digelar secara gratis, acara yang […]

expand_less