Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 3.213
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                : Kang Mak from Pee Mak

Sutradara         : Herwin Novianto

Tanggal Rilis   : 15 Agustus 2024 (Indonesia)

19 September 2024 (Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam)

7 Oktober 2024 (Kamboja)

Pemeran          : Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna,                              Aming, Andre Taulany, TJ, Tarzan, Ananta Rispo, Jurayut

Negara             : Indonesia

Bahasa             : Indonesia

Durasi              : 122 menit

Genre              : Horor Komedi

Presensi           : Ardi Sunny Muhammad

Kang Mak from Pee Mak diadaptasi dari film Thailand populer Pee Mak yang dibuat sedikit berbeda dari film aslinya dengan sentuhan horor lokal Indonesia yang lebih segar. Film ini merupakan film yang menawarkan pengalaman cinematic ciamik dengan menggabungkan genre komedi dan horror dengan sedikit bumbu-bumbu romance dalam alur cerita yang kocak, namun penuh ketegangan.

Film Kang Mak from Pee Mak menceritakan seorang tentara bernama Makmur (Vino G. Bastian) saat itu  harus pergi berperang demi membela  negara kesatuan NKRI. Ia terpaksa meninggalkan istrinya, Sari (Marsha Timothy) yang saat itu kondisinya sedang hamil.Mak pergi bertugas bersama keempat kawannya yakni Supra (Indro Warkop), Jaka (Tora Sudi), Fajrul (Indra Jegel) dan Solah (Rigen Rakelna).

Selama bertugas Mak bertekad untuk pulang dengan selamat agar dapat berkumpul Kembali dengan istri dan buah hatinya. Setelah perang berakhir, Mak merasa gembira dan mengajak teman-temannya untuk berkunjung ke rumahnya. Sesampainya dirumah Mak disambut istri dan anak pertamanya yang sudah lahir.

Namun, tak lama setelah itu  teman-teman Mak mendengar kabar bahwa istri Mak, Sari, sebenarnya telah meninggal. Dengan kata lain, sosok Sari yang mereka temui sebelumnya adalah arwah gentayangan. Mereka awalnya tak percaya dengan kabar tersebut, sampai akhirnya salah satu dari mereka menemukan bukti yang tak terelakkan bahwa Sari memang sudah meninggal dunia.

Dengan segala upaya, mereka mencoba memberitahu Mak akan fakta yang sebenarnya. Akan tetapi, mereka juga harus menghadapi ancaman dari Sari yang tidak ingin suaminya mengetahui bahwa dirinya adalah hantu.

Film ini sukses mengadaptasi cerita Pee Mak dengan baik dengan menyesuaikan budaya Indonesia. Dan menghadirkan unsur lokal yang kental sehingga membuat penonton lebih mudah terhubung dengan cerita.Chemistry yang baik dari Vino G. bastian dan Marsha Timothy pun menjadikan penonton merasakan emosi yang mereka alami.

Kelebihan lain dari film ini yaitu visual efek yang menarik dan cukup meyakinkan. Meskipun tidak terlalu berlebihan, efek visual yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana yang mencekam.

Kekurangan dari film Kang Mak yaitu adanya beberapa detail yang kurang diperhatikan. Beberapa dialog dan scene kurang cocok, seperti penggunaan kata toxic dan adegan kurir mengirim paket yang rasanya tidak sesuai dengan film berlatar tahun 70-an.

Selain itu, film ini juga memiliki latar tempat di sebuah desa di Kabupaten Garut, tetapi hanya Kang Mak yang berbicara dengan logat Sunda. Sementara warga lainnya tidak berbicara menggunakan logat sunda. Bahkan, tidak ada yang menggunakan bahasa Sunda dalam film ini.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Oleh: Dziyaul L. Tamrin Alumni Lembaga Pers Mahasiswa Invest “Black represents the gloom of this country in terms of human rights. The umbrella carries the message that our right to stage this rally is protected by the Constitution,” Said Commission for Missing Persons and Victims of Violence member Yati Andriani. Banyak negara yang mempunyai rekam […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 832
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 718
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • Piala FEBI; Perbankan Syari’ah Rebut Juara Pertamanya di Cabor Badminton Putri

    Piala FEBI; Perbankan Syari’ah Rebut Juara Pertamanya di Cabor Badminton Putri

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 857
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Siang tadi, (15/11/2022) telah diadakan salah satu rangkaian perlombaan olahraga yang di selenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Gedung Serba Guna (GSG), yang direncanakan akan berlangsung dari tanggal 15-17 November 2022. Cabang yang diperlombakan meliputi badminton putri, badminton putra, futsal putri, futsal putra, dan Mobile Legends (ML). […]

  • Webinar Pra PBAK, Gerakan Mahasiswa terhadap Kebijakan Ekonomi

    Webinar Pra PBAK, Gerakan Mahasiswa terhadap Kebijakan Ekonomi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 677
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pra Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang berhasil dikemas oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dalam sebuah webinar. Dipersembahkan untuk 440 mahasiswa baru FEBI, webinar ini mengusung tema Gerakan Mahasiswa terhadap Kebijakan Ekonomi. Berlangsung ramai melalui Zoom Meeting dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Nasrul Fahmi Zaki Fuadi dan Ahmad Lutfi. Minggu, (6/9/2020). “Gerakan […]

  • 5 Tips Ramadhan Produktif ala Gen Z: Dari Konten Sosial hingga Donasi Online

    5 Tips Ramadhan Produktif ala Gen Z: Dari Konten Sosial hingga Donasi Online

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinanti umat Islam. Bagi sebagian orang, bulan puasa mungkin identik dengan lemas, mengantuk , bahkan bisa sampai tidur seharian. Namun bagi Generasi Z, bulan suci ini bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang bagaimana mereka bisa tetap produktif, kreatif, dan peduli sosial. Dengan gaya hidup digital yang […]

expand_less