Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Kejadian penembakan yang dilakukan polisi Semarang kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Semarang berujung pada kesimpulan buntu. Kejanggalan yang ada membawa seluruh warga Semarang menyuarakan aksi kamisan pada Kamis, (28/11/2024). Membentangkan spanduk-spanduk berisikan tuntutan tepat di depan gerbang Polda Jateng, semata-mata menuntut pengusutan tuntas kasus ini.

Gerakan dikoordinir melalui poster yang tersebar melalui platform media sosial. Menyuarakan beberapa tuntutan, sebagaimana dalam pers rilis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yakni: reformasi kepolisian secara serius untuk melindungi hak-hak masyarakat, menuntut pengusutan kasus yang transparan dan berkeadilan bagi korban dengan menghukum pelaku yang seberat-beratnya, menuntut agar kapolrestabes Semarang dicopot dari jabatannya karena menyebarkan berita yang membingungkan masyarakat, serta meminta kepada Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Ombudsman, dan (komisi kepolisian nasional) Kompolnas untuk terlibat dan melindungi keluarga, teman, pihak sekolah, dan saksi-saksi lainnya.

Farhan, seorang mahasiswa Ilmu Falak dari UIN Walisongo Semarang, menyebutkan bahwa korban penembakan adalah siswa berprestasi, bukan anggota gangster seperti yang diduga polisi.

Ya setahu saya itu, salah tembak karena diduga anggota gangster, padahal kan (dia) anak berprestasi, saya heran kok bisa gitu lho, secara logikanya ga mungkin tho ada siswa berprestasi kok ikut gangster,” ujarnya.Peserta aksi ini juga merasa adanya tindakan tidak wajar yang dilakukan pihak tersangka mengenai penggunaan peluru tajam.
“Seharusnya kan ada SOP, ada aturannya sendiri, pas demo yang chaos-chaos itu aja pake peluru karet, lah kok penembakan siswa sekolah pakai peluru tajam.” ungkap Farhan. 

Pengakuan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah (Kabid Humas Polda) Jawa Tengah Komisaris Besar (Kombes) Artanto, ia mengakui bahwa Ipda R bertindak eksesif.

“Jadi yang bersangkutan melakukan tindakan eksesif atau berlebihan, saat menggunakan alat kepolisian harus sesuai standar yang ada. Jadi tidak perlu melakukan tembakan terhadap orang tawuran tersebut.” Jelas Arianto.

Arianto juga menyebut jika penyalahgunaan senjata api ini, akan menjadi fokus dari bidpropam terhadap tersangka. Ia menjelaskan bahwa saat ini Ipda R akan segera menjalani  pemeriksaan kasus kode etik serta tindak pidana hukum, dan yang bersangkutan dalam proses penahanan. Terkait dari proses hukum tersebut, kasus ini akan ditangani secara paralel, mencakup pemeriksaan kode etik profesinya.

Disisi lain, teman SMP korban yang tak mau disebutkan namanya menginginkan keadilan dan berharap tersangka diadili sebagaimana mestinya, atas peristiwa yang menimpa temannya.

“Ya meminta keadilan to mas, jangan seolah-olah dia yang tersakiti kayak playing victim gitu,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa polisi harus mengetahui ceritanya terlebih dahulu sebelum bertindak.

“Harapan saya, ya, kedepannya polisi lebih mengetahui alur ceritanya dulu mas, jangan dibuat-buat kan kasian keluarga si korban mas,” tambahnya. Agrivan&Aldi&Indri_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan UIN Walisongo Gratiskan Denda Keterlambatan

    Peringati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan UIN Walisongo Gratiskan Denda Keterlambatan

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 340
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perpustakaan UIN Walisongo Semarang dalam memperingati Hari Buku Sedunia (World Book Day) mebebaskan denda bagi mahasiswa yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam. (23/4/2015). Banyak mahasiswa yang terlambat mengembalikan buku perpustakaan. Jika mereka mengembalikan pada hari ini, akan dibebaskan dari tanggungan denda telat pengembalian buku,  berapapun nominal dendanya. “Ada mahasiwa semester akhir yang mengembalikan buku […]

  • PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Nahkoda Kehidupan Oleh: Ikfina Kamalia Ini peranku sebagai nahkoda Menyisir riuh di atas semesta Mengiring manusia tanpa suara Terbungkam karena ulahnya Nahkoda penentu jalan Untuk mereka yang tak paham Tanggung jawab yang ku emban Dengan harapan tanpa tuntutan Imajinasiku berulah Sebagai nahkoda yang hilang arah Melewati cacian hanya karena tak searah Memenuhi keinginan yang tak […]

  • PBAK 2022 UIN Walisongo; Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Rekognisi

    PBAK 2022 UIN Walisongo; Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Rekognisi

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 291
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Rabu (3/8/2022), Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo resmi dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Rektor. PBAK 2022 merupakan kegiatan luring pertama bagi mahasiswa baru (maba) setelah dua tahun pandemi. Tema besar PBAK tahun ini “Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Rekognisi” diwujudkan dengan berbagai macam maba dari berbeda-beda wilayah. PBAK tahun ini dilaksanakan […]

  • Beban Ekonomi Yang Tersembunyi

    Beban Ekonomi Yang Tersembunyi

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Aniqotussolehah   Sandwich adalah sebutan untuk roti yang disusun bertumpuk dengan isian di tengahnya. Tapi akhir-akhir ini seseorang yang memiliki beban finansial ganda akrab disebut sadnwich, generasi sandwich lebih tepatnya. Hal ini lantaran seseorang menanggung biaya kehidupan dirinya sendiri sembari menanggung kehidupan orang lain, seperti keluarga, seolah posisinya di tengah dua kebutuhan yang […]

  • Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 300
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tujuh mahasiswa UIN Walisongo berkesempatan memperoleh modal usaha dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), masing-masing sebesar Rp15 juta rupiah. Modal itu diberikan pada kegiatan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda yang diadakan UIN Walisongo bekerjasama dengan Kemenpora RI, bertempat di Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo. Pemilihan penerima bantuan modal […]

  • Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 323
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kordinator aksi dari Aliansi Semarang Raya Cornelius Gea ancam pemerintah daerah akan membawa massa aksi lima kali lipat jika tidak penuhi hasil kesepakatan unjuk rasa hari ini di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Selasa (24/09/2019). “Kalau sampai nanti dilantiknya presiden bulan depan aspirasi-aspirasi rakyat tidak dipenuhi, maka kami berkomitmen akan membawa masa […]

expand_less