Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. menjadi inspirasi Bagi UMKM di Indonesia

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. menjadi inspirasi Bagi UMKM di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2024
  • visibility 2.547
  • comment 0 komentar

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi bagian penting dari sektor pertanian Indonesia. Sebagai bagian dari Penanaman Modal Asing (PMA), CPIN didirikan pada 7 Januari 1972 dan memulai operasinya secara komersial pada tahun yang sama. Perusahaan ini bergerak dalam pemeliharaan ayam ras, melakukan pemotongan dan pengepakan daging di rumah, mengolah dan mengawetkan daging-daging dan daging unggas, dan melakukan perdagangan besar binatang hidup dan produk terkait. Pakan ternak seperti HI – Pro-Vite, HI – Pro, Bintang, Bonnavite, Royal Feed, Turbo Feed, dan Tiji adalah merek yang dimiliki CPIN. Selain itu, terdapat pula produk hasil olahan daging ayam, seperti Golden Fiesta, Fiesta, Champ, Okey, Akumo, dan Asimo juga ada.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) adalah bagian dari Charoen Pokphand Group, yang didirikan pada tahun 1921 oleh dua bersaudara asal Cina bernama Chia Seow Nooy dan Shia Exchor. Pada awalnya, grup ini adalah toko benih kecil yang dikenal sebagai Chia Tai, tetapi sekarang menjadi salah satu konglomerat terbesar di dunia. Pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari CPIN adalah Keluarga Jiaravanon.

Alamat Perusahaan CPIN terletak di Jalan Ancol VIII No. 1, Jakarta 14430, Indonesia dengan nomor Telepon : (62-21) 691-9999 (Hunting) Fax : (62-21) 690-7324 dan email perusahaan : investor.relations@cp.co.id3. Selain itu, perusahaan ini memiliki jaringan distribusi dan fasilitas produksi yang tersebar di seluruh Indonesia. Fasilitas-fasilitas ini termasuk pabrik pakan ternak, tempat pengeringan dan penyimpanan jagung, peternakan ayam, tempat penetasan telur, pabrik pengolahan makanan, dan toko ritel. Dengan sejarah yang panjang dan pengaruh besar di industri agribisnis, CPIN terus membantu perekonomian Indonesia dan memberikan konsumennya produk berkualitas tinggi.

Kisah sukses PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) adalah bukti nyata dari potensi dan kualitas yang dimiliki oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Bermula sebagai UMKM di bidang peternakan, CPIN telah berkembang menjadi salah satu konglomerat agribisnis terbesar di negeri ini. PT Charoen Pokphand Indonesia Animal Feedmill Co. Limited adalah nama awal CPIN, yang didirikan pada tahun 1972.

Produksi pakan ternak adalah fokus utama perusahaan sebagai UMKM, yang berkontribusi pada pertumbuhan industri peternakan di Indonesia. CPIN telah memperluas jaringan ke berbagai wilayah di Indonesia berkat visi yang kuat dan manajemen yang efektif. Wilayah ini mencakup Cirebon, Sidoarjo, Medan, Tangerang, Serang, Lampung, Denpasar, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar, Salatiga, Gorontalo, dan Demak. Seiring berjalannya waktu, CPIN memperkuat posisinya di pasar pakan ternak dan memulai diversifikasi ke industri lain seperti pengolahan produk dan pengawetan produk daging, pembibitan ayam ras, serta pengepakan dan rumah potong. Melalui strategi diversifikasi ini, CPIN berhasil memperluas portofolio produknya dan meningkatkan ketahanan bisnisnya terhadap perubahan pasar.

Perjalanan CPIN sebagai UMKM berakhir pada tahun 1991 ketika perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Pada tanggal 18 Maret 1991, sahamnya mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan langkah ini, kapitalisasi pasar CPIN meningkat dan investor dapat berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan. Dengan produk-produknya yang dikenal luas seperti pakan ternak (HI-Pro, HI-Pro-Vite, Bintang, Bonavite, Royal Feed, Turbo Feed, dan Tiji) dan produk pengolahan daging ayam seperti (Fiesta, Golden Fiesta, Champ, Okey, Akumo, dan Asimo), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) telah menjadi pemain utama di industri pertanian Indonesia hari ini.

Dengan aset yang terus meningkat dan penjualan yang mencapai triliunan rupiah, CPIN telah menunjukkan bahwa UMKM di Indonesia memiliki potensi untuk berkembang menjadi perusahaan besar yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional dengan strategi yang tepat.

Kisah CPIN menginspirasi UMKM lain di Indonesia untuk terus berinovasi dan mencapai mimpi mereka. Dengan dukungan pemerintah dan ekosistem bisnis yang baik, tidak mustahil bagi UMKM lain untuk mengikuti jejak CPIN dan menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia.

produk dari PT. Pockphand

Kekayaan atau nilai keuangan dari PT ini, dapat diukur dari beberapa indikator keuangan utama. Berdasarkan laporan terbaru:

  • Pada tahun 2023, CPIN mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 61.615.850 juta.
  • Laba Bersih : Laba bersih CPIN pada kuartal III/2022 naik sebesar Rp 3,18 Triliun, dari Rp 2,67 triliun pada kuartal III/2021.
  • Total Aset : Jumlah aset CPIN dari 11,69% meningkat menjadi Rp 39,59 Triliun pada September 2022, dari Rp 35,44 triliun pada 31 Desember 2021.

CPIN memiliki beberapa fokus kinerja utama untuk tahun 2024, yang mencerminkan strategi pertumbuhan dan adaptasi perusahaan di tengah kondisi pasar yang dinamis :

  • Peningkatan Laba : CPIN membukukan keuntungan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar Rp 711,03 M. pada kuartal I 2024, meningkat signifikan hingga 195,1% dibandingkan periode tahun 2023.
  • Pertumbuhan Penjualan : Pada kuartal pertama tahun 2024, CPIN mencatat penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 15,9 triliun, meningkat 9,6% dibandingkan periode sebelumnya.
  • Manajemen Beban Pokok : Meskipun beban pokok perusahaan juga mengalami peningkatan, CPIN berhasil mencatatkan laba bruto sebesar Rp 587,8 miliar pada kuartal I 2024, meningkat 3,8% dari periode sebelumnya.
  • Target Pertumbuhan Pendapatan : Untuk tahun 2024, CPIN menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 5% -10%. Direktur CPIN menyatakan bahwa hasil dari target ini masih tergantung pada kondisi pasar, khususnya harga ayam.
  • Pemulihan Margin : Peningkatan pendapatan dan pemulihan margin diharapkan mendukung lonjakan laba bersih, didorong oleh harga ayam yang lebih tinggi selama bulan Ramadan.
  • Ekspansi Bisnis : CPIN juga mendapat kucuran dana kredit sindikasi dari Citibank N.A Indonesia senilai US$ 200 juta dan Rp 7,5 triliun, yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan ekspansi bisnis.

Di tahun 2024, CPIN berharap untuk mempertahankan pertumbuhan yang positif dan memperkuat posisinya di sektor pertanian Indonesia dengan fokus kinerja ini.

Referensi

Sejarah dan Profil Singkat CPIN (Charoen Pokphand Indonesia Tbk). https://britama.com/index.php/2012/10/sejarah-dan-profil-singkat-cpin/.

PT Charoen Pokphand Indonesia adalah Perusahaan di Bidang Agrobisnis …. https://www.liputan6.com/hot/read/5141544/pt-charoen-pokphand-indonesia-adalah-perusahaan-di-bidang-agrobisnis-ini-profilnya.

Sejarah dan Profil Singkat CPIN (Charoen Pokphand Indonesia Tbk). https://britama.com/index.php/2012/10/sejarah-dan-profil-singkat-cpin/. https://bing.com/search?q=sejarah+PT+Charoen+Pokphand+Indonesia+Tbk.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Profil dan Sejarah. https://syariahsaham.id/pt-charoen-pokphand-indonesia-tbk-cpin/.

Sejarah dan Profil CPIN, Produsen Telur dan Unggas di Indonesia. https://www.idxchannel.com/market-news/sejarah-dan-profil-cpin-produsen-telur-dan-unggas-di-indonesia.

2023 Annual Report. https://cp.co.id/wp-content/uploads/2024/04/Annual-Report-CPIN-2023.pdf.

Laba Bersih Charoen Pokphand (CPIN) Naik Jadi Rp3,18 Triliun. https://market.bisnis.com/read/20221101/192/1593523/laba-bersih-charoen-pokphand-cpin-naik-jadi-rp318-triliun.

Charoen Pokphand (CPIN) Raih Laba Bersih Rp3,8 Triliun pada 2020. https://market.bisnis.com/read/20210528/192/1398911/charoen-pokphand-cpin-raih-laba-bersih-rp38-triliun-pada-2020.

Profil Charoen Pokphand Indonesia, Emiten Produsen Pakan Ternak dan …. https://www.liputan6.com/saham/read/5201064/profil-charoen-pokphand-indonesia-emiten-produsen-pakan-ternak-dan-makanan-olahan-terbesar-di-ri.

Kinerja Charoen Pokphand (CPIN) Dinilai Masih Prospektif, Simak …. https://investasi.kontan.co.id/news/kinerja-charoen-pokphand-cpin-dinilai-masih-prospektif-simak-rekomendasi-sahamnya.

2023 Annual Report. https://cp.co.id/wp-content/uploads/2024/04/Annual-Report-CPIN-2023.pdf.

Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas kewirausahaan Prodi Perbankan Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang.

Nama               : Sipto Abdul Aziz

NIM                  : 2105036043

Editor               : Celine Irfanty

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 284
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Jurnalis Jawa Tengah bersama masyarakat sipil dan Aksi Kamisan menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah pada Kamis (30/05/2024). Aksi ini merupakan bentuk reaksi jurnalis terhadap adanya pembahasan revisi undang-undang penyiaran yang kini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam aksi ini […]

  • Gantikan Atlet Cedera, Anisa Berhasil Sabet Juara

    Gantikan Atlet Cedera, Anisa Berhasil Sabet Juara

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 403
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Atlet Lari Sprint Putra dan Putri Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali mengantongi dua medali perunggu dalam perhelatan Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Dua atlet yang berhasil menaklukkan jarak 200 meter tersebut ialah Muhamad Hilmi Setiawan dan Anisa Setiana. Sabtu, (22/9/18). Penanggung Jawab (PJ) atlet Lari Sprint, Abdi Ma’rifin Sugeha […]

  • Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sudah seyogyanya media berfungsi untuk membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera manusia. Media sendiri merupakan bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televise, film, poster dan spanduk […]

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

    Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 308
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo menjadikan Flash MOB Color Fun sebagai salah satu rangkaian acara penutupan Pengenalan Budaya dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 kali ini. Acara tersebut diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan tarian pompom serentak diiringi musik jingle PBAK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengimplementasikan jargon PBAK 2018 yaitu “Cerdas dan Berkarya”. […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

expand_less