Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » 4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
  • visibility 345
  • comment 0 komentar
(Designed from Canva)

(Ilustrasi Menonton. Designed from: Canva)

Pendidikan sangat luas jangkauannya, tidak terbatas pada pendidikan formal saja. Lebih dari itu, pendidikan informal juga menjadi bagian dari ranah pendidikan yang patut diajarkan dan disebarluaskan kepada masyarakat. Semuanya bertujuan satu yaitu mengedukasi serta memberi pencerahan kepada orang-orang agar tahu dan mengamalkan ajaran pendidikan yang baik dan luhur.

Tahun 2021 ini kita sedang berada dalam fase revolusi industri 4.0 dimana semua hal serba bisa diketahui dan diakses hanya dengan internet. Internet of things umum disebut oleh masyarakat dunia. Hanya bermodal jaringan dan kuota internet, maka semua hal dapat diketahui dengan mudah dan cepatnya. Kecanggihan telpon pintar dan kecepatan internet juga dimanfaatkan untuk media edukasi. Audiovisual menjadi salah satu sarana karena dianggap ‘ramah’ kepada segala kalangan. Selain itu, CC dan subtitle juga menjadi perhatian dalam rangka pemenuhan pengetahuan di penjuru dunia.

YouTube menjadi salah satu aplikasi media edukasi yang banyak diunduh oleh orang-orang sekitar kita. Bagi penikmatnya, selain pemenuhan kebutuhan hiburan juga bisa dijadikan sumber ilmu lewat tontonan dan kontennya. Bagi kreator, dapat menjadi ajang transfer kreativitas sekaligus kampanye edukasi. Tidak hanya YouTube, platform audiovisual lain seperti Netflix, Disney+ Hotstar, dan lainnya juga dimanfaatkan demikian oleh banyak orang sekarang ini. Maka dari itu, penulis menyajikan beberapa rekomendasi tontonan yang mengedukasi. Berbasis audiovisual tentunya, berikut keempatnya:

Pertama, Girl From Nowhere 2 (17+) atau dapat disingkat dengan GFN 2 merupakan sebuah series yang berasal dari Thailand. Sekuel dari GFN season pertama ini memiliki kesamaan yang ada pada tokoh utamanya, Nanno. Serial yang berjumlah 8 episode ini menceritakan hal yang berbeda pada tiap episodenya. Namun demikian, isu dan pesan yang diangkat berdekatan dengan masyarakat serta kekinian. Pembuat series ini telah berhasil membawa pesan edukasi kepada masyarakat terkait isu yang perlu ‘ditampar’ dengan tontonan yang edukatif nan satire.

(Cropted Poster Girl From Nowhere 2)

(Cropted Poster Girl From Nowhere 2)

GFN 2 mengajak para penikmatnya untuk sadar akan isu yang telah dinormalisasi selama ini agar diakhiri. Pesan atau amanat yang dapat diambil juga berlaku kepada segala kalangan dan usia, utamanya usia remaja – karena latar dari serial ini adalah sekolah menengah. Dapat diperhatikan bahwa serial ini akan mengandung konten darah, seks, dan hal-hal lain yang perlu menjadi kewaspadaan penontonnya. GFN 2 dapat ditonton dan dinikmati lewat platform Netflix.

Kedua, Law School (15+). Drama Korea atau sering disebut drakor sudah dekat sekali dengan kehidupan remaja masa kini, termasuk di Indonesia. Drakor banyak diminati karena alur cerita dan pesan yang ingin disampaikan pembuat sangat menarik dan complicated. Salah satu drakor yang mengantongi predikat tersebut adalah Law School.

(Para Pemain Drakor Law School sedang Foto Bersama)

(Para Pemain Drakor Law School sedang Foto Bersama)

Jurusan hukum merupakan salah satu jurusan yang banyak peminatnya dan tergolong bonafide di banyak perguruan tinggi. Di Korea Selatan juga demikian, profesi yang berkaitan erat dengan hukum seperti jaksa, hakim, dan pengacara sangat banyak peminatnya. Untuk mendapatkan posisi tersebut, tentu harus lulus dari fakultas hukum. Drakor Law School inilah yang menceritakan tentang mahasiswa fakultas hukum. Latar yang dominan dalam drakor tersebut adalah di dalam kelas dan ruang sidang. Penonton diedukasi untuk paham istilah-istilah hukum, kinerja para pekerja hukum, dan hukum itu sendiri. Banyak sekali ilmu yang didapatkan apabila menonton Law School ini meski berasal dari jurusan selain hukum. Law School dapat dinikmati secara resmi lewat platform Netflix.

Ketiga, Locker Room (16+). Film pendek ini merupakan karya penulis sekaligus director film Australia, Greta Nash. Film pendek yang menyoroti pemain utamanya, Carla ini mengangkat sebuah pesan edukasi yang dapat mencerahkan masyarakat. Pesan moral dan pendidikan yang diangkat adalah mengenai perilaku remaja yang berkaitan dengan seksualitas.

Bagaimana rasanya putus hubungan dalam sebuah pertemanan? Carla mengalaminya dalam film pendek Locker Room ini. Dirinya menemukan perilaku tidak terpuji teman-teman prianya yang tidak pantas dijadikan alasan sebagai ‘jokes’. Carla benar-benar sosok yang menggambarkan perempuan -kebanyakan- di masyarakat. Ia berani mengambil keputusan yaitu mengakhiri pertemanan demi memberikan sebuah pelajaran. Bagaimanapun juga tindak asusila tidak dibenarkan baik secara verbal maupun non verbal.

(Cropted Poster Film Pendek Locker Room)

(Cropted Poster Film Pendek Locker Room)

Film pendek yang telah mendapat banyak penghargaan salah satunya Flickerfest 2018 Mayoral Prize for Best Film ini dapat menjadi ajang edukasi bagi para orang tua, remaja, dan tingkatan usia lain. Greta Nash telah berhasil menyampaikan kampanye pelecehan seksual kepada para penontonnya. Dibuktikan dengan 100 ribu likes di kanal YouTube Omeleto. Kalian juga bisa menontonnya secara gratis sekaligus mode offline di sana.

Keempat, film Coco (13+) garapan Disney PIXAR. Film yang rilis tahun 2017 silam ini mendapat rating 8.4/10 oleh IMDb dan telah memperoleh banyak penghargaan termasuk sebagai Best Animated Feature Film dalam Oscar. Coco memperlihatkan keeratan hubungan sebuah keluarga dan kegigihan seorang anak dalam menggapai passionnya.

(Karakter Miguel Merupakan Sosok Anak yang Memegang Gitar Putih)

(Karakter Miguel Merupakan Sosok Anak yang Memegang Gitar Putih)

Pada tahun rilisnya, Coco amat populer di kalangan masyarakat dunia. Latar yang diambil adalah perayaan day of the dead dalam kepercayaan masyarakat Meksiko. Film tersebut menceritakan sosok Miguel yang ditentang keluarga karena minatnya pada musik. Dia berpetualang di dunia para mayat untuk mencari sosok buyutnya yang merupakan seorang musisi. Film ini mengedukasi penonton tentang arti penting keluarga dan dukungannya untuk sebuah mimpi atau cita-cita. Lebih lagi, pesan moral yang dapat diambil patut diterapkan dalam dunia nyata. Animasi dan musik yang apik merupakan daya tarik tersendiri dari film ini. Kalian bisa menontonnya lewat platform Disney+ Hotstar bersama dengan keluarga tercinta. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 330
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • FEBI dan Nafsul Mutmainnah Achievment Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Aktivis Mahasiswa

    FEBI dan Nafsul Mutmainnah Achievment Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Aktivis Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 325
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis (05/11/2020) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyongsong kreativitas terutama dalam bidang komunikasi. Acara yang digelar dengan nuansa Islami itu, dibantu oleh Grup Nafsul Mutmainnah Achievment (NMA) selaku pemandu acara. Pembekalan public speaking ini bertempat di Miniatur Kampung Surga, Kecamatan Bandungan, Kabupaten […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 404
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

  • HMJ Biologi: Kesehatan sangat penting, tanpa kesehatan kita sulit berfikir

    HMJ Biologi: Kesehatan sangat penting, tanpa kesehatan kita sulit berfikir

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang, menggelar stand kesehatan di Taman  Jati kampus II UIN Walisongo Semarang. Kamis, (11/06/2015). Agenda tersebut dalam rangka ulang tahun HMJ pendidikan Biologi yang ke-7. Pihak HMJ mendatangkan Sri sebagai salah satu dokter dari poliklinik kampus 1 dan Arif […]

  • PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 288
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) merupakan gerbang awal bagi para Kru Magang (Kruma) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2024 untuk lebih dalam mengenal dunia kejurnalistikan. PJTD ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LPM Invest dalam rangka menciptakan jurnalis yang kompeten dan meningkatkan critical thingking dengan penuh kreativitas. Dalam PJTD 2024 ini mengangkat […]

  • OJK dan LKS Beri CSR 1 Milyar Untuk Korban Johar

    OJK dan LKS Beri CSR 1 Milyar Untuk Korban Johar

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Lpminvest.com- Pasar rakyat syariah 2015 beri CSR sebesar Rp. 1.794.000.000 kepada penjual yang menjadi korban terbakarnya pasar Johar Semarang. Berangkat dari kampanye gerakan cinta keuangan syariah ini, pihak OJK dan seluruh Lembaga Keuangan Syariah (LKS) mendonasikan dana kepada korban Johar agar mampu menciptakan kembalinya kestabilan pasar Johar (14/06/15) Menurut Uun sebagai ketua panitia, dana diberikan […]

expand_less