Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
  • visibility 638
  • comment 0 komentar
sumber : google Oleh : Dwi Ari Apriliani

sumber : google
Oleh : Dwi Ari Apriliani

Sudah seyogyanya media berfungsi untuk membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera manusia. Media sendiri merupakan bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televise, film, poster dan spanduk yang terletak di antara dua pihak atau golongan, dan sebagainya. Dalam konteks kali ini, media sebagai perantara informasi virus covid-19.

Sejauh ini media menginformasikan segala macam pengertian, proses, penyebab, dampak, pengendalian, pencegahan, tanda-tanda, bahkan mortalitas diberbagai penjuru dunia. Hal tersebut adalah wujud peran media terkhusus pers. Namun perlu digaris bawahi, tidak semua yang dibaca, dilihat, dan didengar masyarakat dapat mencerdaskan. Ada beberapa hal yang justru menjadi baku hantam untuk kejiwaan pembaca salah satunya yaitu informasi mortalitas.

Kenapa pewartaan di Indonesia lebih condong ke paradigma negatif? Misal saja informasi-informasi mortalitas selalu dimunculkan. Padahal justru ini dapat memicu gangguan kejiwaan yang membuat masyarakat selalu was-was dan tertekan. Sedikit menilik dari laman bbc.com, media di Cina justru memegang paradigma positif guna memberi semangat kepada sesama dan menanamkan pemikiran bahwa virus ini dapat dikendalikan, hanya informasi kesehatan yang disampaikan bukan moralitas. Tidak hanya itu, pemaparan kronologi hilangnya dua jurnalis Cina yaitu Fang Bin dan Chen Qiushi usai mengunggah video keadaan realitas di Wuhan juga sedikit dibahas.

Media di Indonesia relatif bebas? Hak asasi pers untuk menyampaikan kebenaran dan kritik sudah menjadi hal yang patut disebut kemerdekaan. Namun hal ini tidak berlaku di Cina, detik.com menyampaikan informasi dari Reporters Without Borders (bahasa Inggris)/ Reporteros Sin Fronteras (bahasa Spanyol) atau kita biasa menyebutnya Organisasi Reporter Tanpa Batas Negara, dimana tertulis bahwa dibanding negara lain Jurnalis Cina pada tahun 2019 memiliki angka tertingi yang ditahan di jeruji besi yaitu 120 pekerja media, dan lebih dari 40 persen dari mereka adalah citizen journalist. Namun tidak menyoal kebebasan jurnalis, di sini hilangnya kebebasan jurnalis di Cina dalam pandemi justru memiliki dampak positif yaitu untuk tetap menjaga kesehatan mental masyarakatnya. Bisa dibayangkan dalam kondisi yang berbahaya ditambah bermunculan tulisan, gambar atau video mortalitas dampak virus ini yang bisa diakses di media mana saja tentu berpengaruh dalam setiap aktivitas kita. Singkatnya, kita sedikit bisa meniru bagaimana media di Cina bisa memengaruhi kesehatan mental masyarakatnya yaitu dengan menyuguhkan hal-hal yang positif untuk dirangsang saraf.

Melihat data di atas, apakah media di Indonesia hanya mencari eksistensi dan meningkatkan viewers dibanding ketepatan informasi sesuai kebutuhan masyarakat? Berangkat dari pertanyaan tersebut, yang ditekankan pemerintah hanyalah penanggulangan berita hoax. Per senin lalu, (23/3/2020) dilangsir dari kompas.com ada 44 kasus yang ditangani Mebes Polri terkait berita hoax virus korona. Padahal jurnalis wajib memiliki disiplin ilmu verifikasi yang harus menjadi pegangan dalam setiap karya.

Dalam kondisi pandemi, peran media khususnya jurnalis sudah seharusnya memberi informasi yang tepat dalam memahami situasi. Pandemi adalah istilah yang menggambarkan sebuah wabah pathogen baru yang menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain di beberapa negara atau benua, serta bersifat menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan.

Lalu apa sebenarnya peran media dalam kondisi pandemik seperti ini? Salah satunya yaitu sebagai panduan. Dalam chanel youtube Remotivi diungkapkan bahwa dalam Journal of Theoretical Biology (2016) yang berjudul Media Coverage and Hospital Notifications: Correlations Analysis and Optimal Media Impact Duration to Manage a Pandemic menghasilkan sebuah penelitian dimana ada korelasi antara peliputan media dengan penurunan penularan. Menurut peneliti, media dalam hal ini memiliki potensi dalam memengaruhi masyarakat dalam bertindak. Setiap informasi dan panduan di media baik itu cara hidup sehat, himbauan menghindari tempat berisiko menularkan. Tentu, dalam hal ini media lebih memiliki peranan untuk memberikan rasa aman ke masyarakat daripada harus menyampaikan informasi atau isu sensasional yang jusru mengganggu kejiwaan seseorang.

Selain itu, peran media juga mampu menekan pemerintah untuk segera mengambil tindakan yang berkaitan dengan pandemik. Salah satu yang sudah dilakukan pemerintah di ranah pendidikan yaitu sistem pembelajaran daring. Ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk menekan dan meminimalisasi dampak lanjutan adanya virus covid-19, lain cerita ketika sistem ini membuat pelajar ataupun mahasiswa yang mengeluhkan jaringan internet ataupun tugas yang menumpuk.

Ketika berbicara panjang lebar terkait media, mari kita sama-sama mengambil peran untuk mencerdaskan diri sendiri dan masyarakat. Bisa dimulai dari menghidupkan notifikasi media sosial yang sumbernya jelas, kita bisa merujuk pada laman idntimes.com yang menegaskan bahwa ada 43 ribu media online dan hanya 168 yang professional. Salam Pers.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    Sukses Muda, Harapan Setiap Pemuda

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 688
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul Buku      : Kaya Sejak Mahasiswa Penulis             : Yanuar Arifin Penerbit           : Buku Biru Cetakan           : Pertama Tahun              : 2010 Kota Terbit      : Jogjakarta Tebal               : 169 Halaman Resensor          : Iswatun Ulia, semester I Mahasiswa UIN Walisongo Semarang “Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan. Apabila kamu menyukai sesuatu […]

  • Selenggarakan Webinar, Tibra Bahas Tips And Trick Get LoA From Group of 8  Universities in Australia

    Selenggarakan Webinar, Tibra Bahas Tips And Trick Get LoA From Group of 8 Universities in Australia

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 857
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tibra Overseas Edu mengadakan sebuah webinar online yang bertemakan “How to get LoA from group of 8 universities” pada hari Sabtu, (23/11/2024). Webinar ini bertujuan membantu calon Mahasiswa Internasional yang ingin melanjutkan studi di salah satu dari delapan Universitas bergengsi di Australia. Terlebih karena adanya kerjasama pihak Tibra dengan Universitas bergengsi tersebut. Patner yang […]

  • MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 826
    • 0Komentar

     lpminvest.com- Di tengah pandemi COVID-19, mau tidak mau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetap harus dilaksanakan oleh berbagai institusi pendidikan. Salah satunya, UIN Walisongo. Sesuai dengan peraturan, kegiatan KKN menitikberatkan pada pengabdian masyarakat yang dilakukan secara individu dan berlokasi di daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa. Dari program tersebut, Jamilatul Udmah, mahasiswi program studi Pendidikan […]

  • Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 886
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Launching Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-53 pada Selasa (14/02/2023) di Gedung Kyai Saleh Darat Lantai 4 Kampus 3 berlangsung lancar. Dies Natalis tahun ini masih berkorelasi dengan tahun sebelumnya terkait tema. Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Berdaya Membangun Karya”. Menurut yang disampaikan Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, tema […]

  • Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    Meskipun Molor, Inagurasi PBAK FEBI 2023 Tetap Disambut Antusias Oleh Genwa FEBI 2023

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 744
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan inagurasi PBAK 2023 dilingkup UIN Walisongo diawali oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) FEBI 2023 diakhiri dengan penyelenggaraan inagurasi. Inagurasi dilaksanakan dengan tujuan untuk sebagai simbolis perayaan kepada mahasiswa baru dan perpindahan dari siswa ke mahasiswa. Muhammad Reza selaku ketua panitia menyebutkan konsep dari pelaksanaan inagurasi FEBI […]

  • Easy Steps to Sign Up for Vavada in Croatia

    Easy Steps to Sign Up for Vavada in Croatia

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 308
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Simple Guide to Register for Vavada in Croatia To access the exciting world of online gaming, consider utilizing the platform available at vavada. The process to get started is straightforward and user-friendly. First, visit the official website and locate the sign-up section. You’ll […]

expand_less