Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

Ini Pemutus Mata Rantai Kemiskinan Menurut Nusron Wahid

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
  • visibility 496
  • comment 0 komentar
Nusron Wahid saat mengisi acara studium general FEBI di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jumat, (6/9/19)

Nusron Wahid saat mengisi acara studium general FEBI di Audit 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jumat, (6/9/19)

lpminvest.com-Financial Inclusion untuk Pekerja Migran dan Dampaknya terhadap Perekonomian” menjadi tema studium general Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kali ini. Ritus yang selalu ada tiap tahun ini berlangsung di Audit I Kampus I UIN Walisongo dan dibatasi hanya untuk 60 mahasiswa. Jumat, (6/9/2019).

Dihadiri Wakil Rektor I Mukhsin Jamil, Dekan FEBI Saefullah, dosen FEBI dan tamu undangan, serta mahasiswa FEBI, acara ini semakin menarik karena kedatangan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid untuk menjadi narasumber.

Dalam ceramahnya, Nusron Wahid menerangkan empat pilar yang menjadi parameter perekonomian suatu negara.

“Parameter perekonomian ada empat yang harus diperhatikan, yaitu pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja yang dihasilkan, berapa pengangguran yang berhasil dientaskan, dan yang terakhir yaitu pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Selain itu, menurut Nusron kemiskinan tidak bisa diatasi hanya dengan bantuan sosial. Kemiskinan bisa diatasi dengan suatu syarat dan akses legal, yaitu modal, sosial, dan kapital. Ia lalu memaparkan mata rantai untuk memerangi kemiskinan.

“Mata rantai untuk memerangi kemiskinan yaitu dengan financial planning, financial economic, financial investment, dan lainnya,” imbuhnya.

Baca juga: Nusron Wahid Sampaikan Pesan Penting untuk Mahasiswa

Saefullah yang merupakan Dekan baru FEBI berharap semoga ilmu dan informasi yang didapat mampu memberikan manfaat bagi semua kalangan.

“Saya berharap Pak Nusron akan memberikan ide-ide dan gagasan-gagasannya kepada para semua peserta, karena beliau ini sudah lama bergerak dalam lika-liku TKI,” tutur Saifullah kepada kru lpminvest.com. (Ari_ [i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda 2 Sesi UIN Walisongo 2023 Memicu kemacetan

    Wisuda 2 Sesi UIN Walisongo 2023 Memicu kemacetan

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 581
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Wisuda Akbar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memicu kemacetan di daerah Ngaliyan, Semarang Barat. Pada Rabu, (23/8/2023) UIN Walisongo telah resmi meluluskan 1.807 wisudawan dan wisudawati yang mana acaranya dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 dan sesi kedua dimulai pukul 13.00 di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Saat pergantian […]

  • Merayakan Setiap Perjuangan para Wisudawan UIN Walisongo Semarang

    Merayakan Setiap Perjuangan para Wisudawan UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 452
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (02/11/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan sidang senat terbuka Magister (S2) ke-61 dan Sarjana (S1) ke-94 yang  bertempat Auditorium 2 kampus 3. Dalam acara Sidang Senat terbuka, UIN Walisongo Semarang meluluskan sebanyak 558 wisudawan dan wisudawati. Diantaranya, 30 wisudawan  Magister (S2), dan 528 wisudawan Strata 1 (S1). Prosesi wisuda dilaksanakan dalam […]

  • Ia, yang Terpaksa Melacur

    Ia, yang Terpaksa Melacur

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 499
    • 0Komentar

    AKU tak benar-benar mengenalnya, hanya saja aku sempat tahu nama belakangnya, Syafa, kala itu, kira-kira dua tahun yang lalu, aku berjalan di sore yang riuh di Jalan Prof. Hamka Ngaliyan Semarang. Tak sengaja ia berada di halte bus depan Ngaliyan Square, karena dari jauh ia memandangku tajam, lalu ketika dekat, kuberanikan diri untuk menghentikan langkahku […]

  • Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 806
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (19/8/2020) tidak ada alasan untuk UIN Walisongo semarang libur Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Pengumuman calon peserta KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 dapat dilihat di  surat edaran Nomor B-0932/Un.10.0/L.1/PP.06/08/2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Total sementara peserta KKN yaitu 2.130 mahasiswa, dengan rincian 548 mahasiwa FITK, 379 FSH, […]

  • Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 464
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General merupakan proses awal yang harus ditempuh mahasiswa baru UIN Walisongo, acara yang dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru perihal perkuliahan, namun momen yang seharusnya memberi kesan menyenangkan bagi mahasiswa baru ini dirasa kurang mengenakan, sebab mahasiwa merasa jenuh dengan kondisi ruangan yang kurang kondusif dan membludaknya peserta. Seperti yang dikeluhkan beberapa mahasiswa […]

  • Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    Tim KKN UIN Walisongo Rancang Museum Dampak Abrasi

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 538
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-9 UIN Walisongo merancang pembuatan Museum Dampak Abrasi di Desa Bedono Dukuh Morosari RT 4 RW 5, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jumat (7/2/2020) masyarakat Desa Bedono yang bekerjasama dengan Proram Pembangunan dan Pemberdayaan Desa (P3MD) dibawah Kementrian Desa melakukan peninjauan area terlebih dahulu. […]

expand_less