Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 2 Des 2018
  • visibility 859
  • comment 0 komentar

 

 

Oleh: Iswatun Ulia (Alumnus Mahasiswi UIN Walisongo Semarang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)

Oleh: Iswatun Ulia
(Alumnus Mahasiswi UIN Walisongo Semarang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)

Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka memutus akar permasalahan kemiskinan yakni melalui pemanfaatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan sosial.

Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut yakni melalui pemanfaatan pesantren. Hal ini dikarenakan selain memiliki fungsi sebagai sumber pengetahuan keislaman dan sumber spritualitas Islam, pesantren juga memiliki fungsi tambahan, yakni pengembangan ekonomi kerakyatan. Pengembangan ekonomi kerakyatan tersebut diantaranya dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat maupun koperasi pondok pesantren (kopontren). Penguatan ekonomi pesantren perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup, baik santri maupun masyarakat yang ada di sekitar lingkungan pesantren. Selain melalui pemberdayaan masyarakat dan kopontren, penguatan ekonomi pesantren baru-baru ini dapat dilakukan dengan pendirian Bank Wakaf Mikro (BWM).

Bank Wakaf Mikro (BWM) merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang didirikan atas izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BWM bertujuan menyediakan akses permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal (lembaga perbankan). Hingga saat ini, Otoritas Jasa Keuangan mencatat telah memberikan izin sekitar 20 Bank Wakaf Mikro.

Latar belakang pendirian Bank Wakaf Mikro, yakni; pertama, kemiskinan dan ketimpangan masyarakat (poverty and inequality society). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2018 sebanyak 25,95 juta orang. Jumlah tersebut lebih kecil dari total penduduk miskin pada September 2017 yang mencapai 26,58 juta orang. Hal ini menandakan adanya penurunan tingkat penduduk miskin Indonesia sebesar 633,2 ribu orang.

Kedua, jumlah pesantren yang semakin meningkat (increasing of islamic boarding school). Salah satu elemen masyarakat yang memiliki fungsi strategis dalam pendampingan untuk mendorong perekonomian masyarakat adalah pesantren. Berdasarkan data Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) jumlah pesantren di Indonesia sebanyak 28.194. Jumlah pesantren yang selalu meningkat setiap tahun tersebut merupakan potensi untuk memberdayakan umat sekaligus berperan dalam mengikis kesenjangan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.

Pada Desember 2017, BWM memiliki 827 nasabah dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 658 juta. Data tersebut mengalami peningkatan pada 2018 dengan jumlah nasabah 3.876 (naik 368,7%) dan penyaluran pembiayaan Rp 3,63 miliar (naik 452,3%). Jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan terus meningkat setiap tahunnya. Pengembangan BWM di seluruh Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mampu mengurangi ketimpangan kemiskinan.

Karakteristik Bank Wakaf Mikro adalah adanya pendampingan. Terdapat tiga karakteristik masyarakat yang dapat menjadi nasabah BWM, yaitu; masyarakat yang telah mampu memenuhi kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidupnya, masyarakat miskin yang memiliki komitmen untuk mengikuti program pemberdayaan, dan masyarakat miskin yang memiliki usaha produktif atau memiliki kemauan dan semangat untuk bekerja.

Model bisnis Bank Wakaf Mikro dengan platform Lembaga Keuangan Mikro Syariah bertujuan mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana untuk didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan pembiayaan usaha dengan imbal hasil sangat rendah. Kehadiran BWM diharapkan dapat membantu masyarakat kecil dalam mengakses keuangan dan peminjaman pembiayaan dengan skala kecil. Sehingga masyarakat terhindar dari peminjaman uang kepada rentenir yang sesungguhnya akan menyulitkan masyarakat itu sendiri. Diperlukan peran aktif seluruh elemen masyrakat, agar fungsi dan peran pesantren dalam upaya penguatan ekonomi dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren.

Wallahu’alambisshowab

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Suasana pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan UIN Walisongo Semarang untuk menggelar wisuda secara virtual. Dihadapkan dengan keterbatasan tatap muka membuat wisuda kali ini menggunakan model Face Tracking Animation yang ditayangkan di kanal youtube UIN Walisongo Semarang. Kamis (06/8/2020). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menyebutkan adanya kategori skripsi terbaik tingkat universitas. Kali ini prestasi tersebut […]

  • Panduan Diet Sehat Untuk Kulit Bersinar

    Panduan Diet Sehat Untuk Kulit Bersinar

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 837
    • 0Komentar

      Oleh : Aisyah Hakimatunisa Kulit yang sehat dan bersinar adalah impian banyak orang, untuk mencapai kulit yang sehat perlu berbagai usaha merawatnya. Di masa masifnya informasi sekarang, berbagai tips mencapai kulit impian dapat mudah ditemukan. Produk perawatan terus berkembang, termasuk mengatur pola makan. Nutrisi yang tepat dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi tanda penuaan, […]

  • Audiensi Anggaran Dana Penerbitan oleh LPM Se-UIN Walisongo

    Audiensi Anggaran Dana Penerbitan oleh LPM Se-UIN Walisongo

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 774
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Audiensi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada hari Senin (26/06/23) membuahkan hasil, meskipun beberapa tuntutan yang di bawa oleh aliansi LPM UIN Walisongo ini ada yang tidak disetujui. Audiensi ini dilaksanakan di Ruang Sidang Senat, gedung K.H. Shaleh Darat Kampus 3 UIN Walisongo. Audiensi terbuka ini dihadiri oleh Wakil […]

  • PBAK Hari Kedua, Panitia Kenalkan Budaya Organisasi di Kampus

    PBAK Hari Kedua, Panitia Kenalkan Budaya Organisasi di Kampus

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 925
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Hari ke-II pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dilaksanakan    di Auditorium I lantai 1kampus 1 UIN Walisongo. Selasa, (22/8/17). PBAK hari ke-II  ini,  menekankan pada pengenalan budaya organisasi di dalam kampus, agar budaya organisasi kampus tetap lestari. Chusni Mubarok selaku Ketua Panitia PBAK  menyatakan, […]

  • Walikota Bersama PCNU Semarang Nobatkan Habib Syech Penggerak Shalawat dan Nasionalisme

    Walikota Bersama PCNU Semarang Nobatkan Habib Syech Penggerak Shalawat dan Nasionalisme

    • calendar_month Jum, 13 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 688
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Hari lahir kota Semarang ke-471 dimeriahkan dengan Semarang Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir di Halaman Balaikota, Kamis malam (12/4/2018). “Kehadiran Habib Syech dengan ribuan Syechermania di kota Semarang layak menjadi destinasi wisata religi,” kata Sekda Semarang, Ir. Agus Riyanto. Walikota Semarang, lanjutnya,  merupakan Syechermania atau penggemar Habib Syech karena cinta salawat […]

  • Prodi EI  Studi Religi; Siti Khadijah Wali ke Tujuh di Bali

    Prodi EI Studi Religi; Siti Khadijah Wali ke Tujuh di Bali

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sama halnya di Jawa yang identik dengan walisongo, Bali juga memiliki walipitu yang memiliki peranan penting dalam penyebaran agama Islam. Tujuh di antaranya yaitu sebagai berikut,

expand_less