Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 22 Des 2016
  • visibility 756
  • comment 0 komentar

gambar umkm

Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual tinggi, pengusaha muda kreatif, dan maksimalnya pemberdayaan masyarakat Indonesia. Sehingga Indonesia mampu bersaing dalam gempuran perekonomian global yang semakin ketat.

Berprinsip dari pemberdayaan manusia dan alam, adanya pemberdayaan ekonomi kreatif dapat berkontribusi membantu tugas pemerintah dalam penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menjadi pelaku ekonomi kreatif tak perlu banyak syarat, cukup berbekal pada ide dan kreativitas. Sehingga hampir di seluruh penjuru dunia, ekonomi kreatif menjadi andalan untuk memajukan perekonomian.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satu usaha yang saat ini menjadi instrumen untuk mengembangkan ekonomi kreatif, walaupun masih dalam tingkat lokal. UMKM dalam upaya menggandeng ekonomi kreatif diharapkan Indonesia tidak semata-mata menjadi objek pasar, tetapi juga mampu menjadi pemain. Jumlah UMKM di Indonesia pun semakin banyak. Ketika menjabat sebagai Menteri koperasi dan UMKM syarif Hasan menuturkan angka 56,5 juta unit, 98,9% diantaranya usaha mikro (Suara merdeka, 31/8/15). Jumlah UMKM yang semakin banyak itu membuktikan bahwa adanya peran besar dan respon positif dari pelaku UMKM yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena, disamping UMKM mampu menyediakan lapangan pekerjaan, sektor tersebut juga sebagai ajang peluang kemandirian ekonomi lokal.

Tidak dapat diragukan lagi bahwa UMKM memberikan kontribusi besar bagi bergulirnya roda ekonomi negara. Bukan sekedar alasan tersebut, melainkan sektor ini juga memiliki fleksibilitas dalam operasionalnya. Sehingga dapat cepat merespon pada segala perubahan, misalnya trend produk, pergeseran selera konsumen, dan lain sebagainya. Selain itu, UMKM lebih cepat menciptakan produk- produk yang inovatif. Ditambah lagi, UMKM memiliki kemampuan untuk fokus pada sektor yang lebih spesifik tanpa adanya tuntutan untuk mendapatkan kuantitas penjualan dalam skala yang sangat besar guna mencapai titik baliknya (break even point/ BEP). Misalnya, usaha kerajinan rumahan bisa fokus pada satu jenis kerajianan saja, dimana dia cukup melayani permintaan pasar hanya satu jenis produk saja untuk mendapatkan laba. Lain halnya pada industri kerajinan dalam skala besar yang dituntut untuk mengerahkan biaya sewa gedung dan gaji bagi karyawan dalam jumlah yang besar, sehinggga selalu diharuskan untuk dapat menjual produknya dalam skala besar juga guna menutup biaya operasionalnya.

Bukti lain dari peranan strategis sektor UMKM yakni kemampuan sektor ini menjadi pilar utama ekonomi Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005, jumlah UMKM mencapai 42,39
juta unit atau sekitar 99,85% dari total unit usaha di Indonesia dan mampu menyerap lebih kurang 99,45% lapangan kerja dari total sekitar 76,54 juta pekerja. Hal tersebut, menunjukkan bahwa perlunya upaya untuk memajukan dan mengembangkan sektor UMKM, agar dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada. Hingga pada akhirnya
dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

oleh : Niswatin Ma’rifah (Kru LPM Invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 777
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  6-7/2/2020  di IAIN Ponorogo telah berlangsung rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL)  II sekaligus pelantikan dan seminar nasional yang di ikuti oleh 11 kampus yang berada di Jawa dan Kalimantan. Agenda ini menindak lanjuti kegiatan sebelum nya yaitu Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang di lakukan di UIN Walisongo Semarang pada bulan oktober lalu. “Sebelumnya pendirian fornas […]

  • Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang membuka jurusan baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ali Murtadho, Wakil Dekan I FEBI saat ditemui kru lpminvest.com. Rabu, (17/7/2018). “Atas dasar berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN, kami merasa perlu mengupayakan pengajuan permohonan adanya jurusan baru. Jurusan […]

  • MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 922
    • 0Komentar

     lpminvest.com- Di tengah pandemi COVID-19, mau tidak mau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetap harus dilaksanakan oleh berbagai institusi pendidikan. Salah satunya, UIN Walisongo. Sesuai dengan peraturan, kegiatan KKN menitikberatkan pada pengabdian masyarakat yang dilakukan secara individu dan berlokasi di daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa. Dari program tersebut, Jamilatul Udmah, mahasiswi program studi Pendidikan […]

  • Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri […]

  • Ayu Surita Harumkan Nama FDK, Pilih Tema Ukhuwah dan Latihan Sekali Saja!

    Ayu Surita Harumkan Nama FDK, Pilih Tema Ukhuwah dan Latihan Sekali Saja!

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) Pidato Bahasa Arab digelar via Zoom Meeting, Rabu (10/11/2021). Ayu Surita Jannah berhasil mengharumkan nama baik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dengan total nilai 197. Ayu Surita mengambil tema ukhuwah dengan judul “Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah dalam Guna Mewujudkan Perdamaian Dunia.” Ardaniya Qurataa’yun selaku Penanggung Jawab (PJ) […]

  • Beauty Privilege

    Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

expand_less