Debat Terbuka Calon Rektor UIN Walisongo dengan Mahasiswa UIN Walisongo
- account_circle Redaktur LPM Invest
- calendar_month Sel, 2 Des 2025
- visibility 493
- comment 0 komentar

lpminvest.com-Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) Bidang Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Walisonggo Semarang telah mengadakan acara debat untuk para kandidat rektor yang akan memimpin periode selanjutnya, pada Selasa, (02/12/2025). UIN Walisongo memasuki fase penting dalam menentukan arah kepemimpinan baru. Menjelang pergantian rektor, mahasiswa diberikan ruang langsung untuk menilai gagasan, karakter, serta komitmen para bakal kandidat melalui gelaran debat terbuka rektor UIN Walisongo dengan mahasiswa.
Acara yang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3 tersebut menjadi momentum untuk menguji etika akademik, kualitas intelektual, serta kemampuan strategis para kandidat dalam merespons berbagai isu krusial kampus. Tema yang diangkat pada acara debat kali ini adalah Uji Etikabilitas, Intelektualitas, dan Kapabilitas Rektor UIN Walisongo Semarang.
Farid menambahkan bahwa ketiga aspek tersebut dianggap sebagai fondasi utama bagi pemimpin kampus.
“Seorang pemimpin itu harus memenuhi syarat-syarat itu. Minimal dua. Yang pertama harus dilandasi etika, lalu intelektualitas, baru kapabilitas. Menurut saya, kapabilitas itu tidak penting ketika etika dan intelektualitas tidak ada,” terangnya.
Ia menilai bahwa etika dan cara berpikir intelektual sangat menentukan arah kepemimpinan dan kualitas pengambilan keputusan rektor.
Semua kandidat sudah menjelaskan visi dan misi yang akan diterapkan masing-masing memiliki karakteristik dan gaya kepemiminan yang berbeda beda. Suasana debat pun intens dan penuh dengan adu gagasan antara para kandidat yang hadir. Setelah menyampaikan visi dan misi masuk ke sesi selanjutnya yaitu tanya jawab, para peserta memberikan pertanyan kritis terkait isu-isu permasalahan yang terjadi di UIN Walisongo Semarang.
Farid menjelaskan isu-isu krusial yang dibahas dalam debat kandidat.
“Untuk mengenai soal isu-isu krusial, itu mengenai soal perihal riset, inovasi, tantangan teknologi, terus mengenai soal perihal apa itu namanya? program-program yang akan diselenggarakan mengenai soal program kemahasiswaan, terus alokasi, transparansi dana, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta closing statement oleh Farid selaku ketua panitia pada acara debat terbuka calon rektor UIN Walisongo dengan mahasiswa UIN Walisongo.
[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
- Penulis: Redaktur LPM Invest

Saat ini belum ada komentar