Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Perkuat Nilai Moderasi Beragama, KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dalam Pagelaran Wayang Kulit Warga Dusun Pencar Desa Kaliputih

Perkuat Nilai Moderasi Beragama, KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dalam Pagelaran Wayang Kulit Warga Dusun Pencar Desa Kaliputih

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

lpminvest.com – Dusun Pencar, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka merti dusun pada Jumat (10/5/2024). Kegiatan ini diselenggarakan di RT 04 RW 04 tepatnya di depan PAUD KB Tunas Bangsa. Tim KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan sesepuh, lembaga desa, pemuda dan warga Dusun Pencar berpartisipasi bahu membahu mensukseskan jalannya acara pagelaran wayang kulit. Pagelaran wayang kulit ini dibagi dalam 2 sesi lakon, yaitu sesi siang dengan lakon “Sri Mulih” dan sesi malam dengan lakon “Wahyu Kamulyan”.

Merti dusun atau Bersih Desa merupakan tradisi turun-temurun masyarakat dusun pencar yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali pada musim legeno tanggal 1 atau 2 bulan Apit (Bulan Dzulqo’dah dalam Hitungan Jawa). “Merti dusun ini adalah bentuk rasa syukur warga Dusun Pencar kepada Allah swt yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Kita sebagai generasi muda tinggal meneruskan, jangan sampai punah karena ini merupakan kebudayaan yang saat ini keberadaannya sudah semakin langka,” ujar Abdul Hanif (BPD Dusun Pencar).

Kegiatan merti dusun ini dimulai dengan kerja bakti pada pagi hari dan pembacaan manaqib pada malam hari, Kamis (09/05/2024). Dilanjutkan keesokan harinya pada Jumat (10/05/2024) dengan puncak acara pagelaran wayang kulit. Lakon yang dibawakan oleh Dalang Ilham dari Kaliputih adalah lakon “Sri Mulih” yang dimana lakon ini disesuaikan dengan kondisi mata pencaharian masyarakat dusun yang mayoritas adalah Petani. Dan pada puncaknya di malam hari, Dalang Ki Tri Agus Setiawan dari Ngarianak membawakan lakon “Wahyu Kamulyan” yaitu kisah pencarian wahyu yang dipakai untuk bekal hidup agar menjadi hamba yang mulia di sisi Allah swt. Lakon “Wahyu Kamulyan” juga dimeriahkan oleh dagelan Gareng Kampret yang mengundang gelak tawa dan menambah antusiasme masyarakat selama pertunjukan.

Tim KKN Reg-82 Posko 2 juga turut andil dalam sesi acara. Alfiyati Nur Hidayah ditunjuk sebagai Pembawa Acara (MC) dalam acara puncak pagelaran wayang kulit pada malam hari. Mohammad Galby sebagai Kordes Posko 2 juga mendapat kehormatan untuk mendampingi ketua panitia dalam penyerahan wayang kepada Dalang Ki Tri Agus Setiawan Gondo Saputro secara simbolis. Tidak hanya itu, perwakilan tim KKN juga turut menyumbang tembang bersama para sinden dengan membawakan tembang berjudul “Jambu Alas” yang dimana diwakili oleh Kayan Nurmohamad dan Ayu Fajar Lestari.

Pagelaran wayang kulit bukan hanya sekedar pelestarian budaya jawa, namun juga media dakwah yang menyampaikan nilai-nilai keislaman. Wayang kulit erat kaitannya dengan moderasi beragama, yang merupakan metode dakwah yang diwariskan Walisongo dalam menyebarkan syariat Islam kepada rakyat pribumi yang mayoritas beragama hindu budha dan animisme. Penyampaian syariat dan nilai-nilai Islam tidak dengan pemaksaan namun dengan metode akulturasi budaya sehingga masyarakat pribumi menerima dengan senang hati atas agama Islam di tanah Jawa. “Islam adalah agama yang rahmatan lil-alamin sehingga nilai-nilai moderasi beragama harus terus ditanamkan agar senantiasa guyub rukun dalam perbedaan,” ungkap Kordes Posko 2. Fina&Talita&Fathur_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 155
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bulan Ramadhan bagi sebagian pedagang membawa berkah tersendiri, tidak terkecuali bapak Edi (40). Penjual Es Campur di depan Masjid Agung Jawa Tengah ini setidaknya bisa menghasilkan tiga ratus ribu rupiah hanya pada saat menjelang buka puasa saja. Rabu, (08/07/2014). “Sekali jualan bisa dapat 300 ribu rupiah mas, itu hanya beberapa jam berjualan, kalau biasanya […]

  • Anime Paling Banyak Disave Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    Anime Paling Banyak Disave Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 184
    • 0Komentar

      Seni melukis sebuah karakter dengan  kisah cinta, persahabatan serta semangat mengapai cita-cita memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Beberapa mahasiswa FEBI bahkan memilki koleksi ratusan file serial anime yang di save dalam laptopnya. Tak jarang para pecinta anime ini bertukar file satu sama lain demi […]

  • Santri Mengurangi Antrean PNS

    Santri Mengurangi Antrean PNS

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Berangkat dari falsafah Santri, bahwa pesantren lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat, Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalharjo-Magelang, berinisiatif ikut mengurangi antrean  Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mengajarkan santri untuk menjadi santri Entrepreneur. Ujar Yusuf Chudlori-pengasuh santri entrepreneur (Jum’at, 20/02/2016) Meski ketika santri mondok tidak diajari pelajaran tentang mandiri ekonomi, Yusuf menekankan para santri […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    “Om, kapan-kapan main lagi yuk.” “Kalau Om sedih ke halaman aja, tiap sore kita main di sana.” “Kita pulang dulu ya, Om.” Aku melambai ringan membalas tiga anak yang sekarang berpamitan itu. Raut bahagia tercetak jelas di wajah mereka, bahkan menular sesaat padaku. Ternyata mereka tinggal di lantai yang berbeda, untuk itu aku membiarkan ketiga […]

  • Semarakkan Hari Santri Nasional 2021, KKN RdR Kelompok 68 Gelar Festival Lomba  di TPQ Miftahul ‘Ulum

    Semarakkan Hari Santri Nasional 2021, KKN RdR Kelompok 68 Gelar Festival Lomba di TPQ Miftahul ‘Ulum

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 204
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober disemarakkan oleh Kelompok 68 KKN RdR 77 UIN Walisongo Semarang lewat Festival Lomba di TPQ NU Miftahul ‘Ulum, Kamis (28/10/2021). Kegiatan tersebut digelar di Desa Cacaban, Kecamatan Singorojo, Kendal sebagai tempat pengabdian para mahasiswa KKN itu. Festival Lomba ini merupakan kegiatan kedua dari serangkaian acara […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 144
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

expand_less