Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
  • visibility 625
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Aldhania Uswatun Hasanah yang kerap dipanggil Aldha. Merupakan wisudawati asal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang jurusan Manajemen Haji & Umroh (MHU) berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebesar 3,91. Ia merupakan angkatan pertama yang lulus menggunakan artikel jurnal. Penelitiannya berjudul “Kolonialisasi Gelar Haji Inisiasi Belanda Waspadai Perlawanan Umat’’ berhasil tembus Jurnal Sinta 3.

Aldha mengaku mulai membuat artikel jurnalnya ketika ia semester 5 dan berhasil dipublikasi pada bulan Agustus 2023.

“Aku bikin jurnalnya itu dari semester 5 terus dipublish bulan Agustus kemarin, dan penerbitannya 6 bulan,” ungkapnya pada Rabu (08/11/2023) ketika diwawancarai di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

(Wisudawan FDK Pertama Tanpa Skripsi)

Aldha memanfaatkan kesempatan pada mata kuliah metodologi penelitian ketika ada tugas untuk membuat judul skripsi.  Ia memfokuskan judul tersebut untuk tugas akhirnya. Hal ini mendapat dukungan dari Kepala Jurusannya dan menyarankan untuk dilanjutkan menjadi tugas akhir.

Pada saat itu ia dilema untuk memilih antara membuat skripsi atau artikel jurnal, karena perbandingan antara dua hal tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

“Aku ada dilema, pada saat itu aku harus memilih jurnal atau skripsi karena dua-dua nya ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk skripsi akan lebih Panjang penelitian nya, sedangkan jurnal tidak sepanjang skripsi, tapi jurnal itu publikasi nya lama,” tambah nya.

Dalam pengerjaan artikelnya, ada beberapa kendala yang ditemukan salah satunya saat mencari data. Dikarenakan ia mengangkat penelitian tentang sejarah, ia harus berusaha ekstra untuk mencari data-data di berbagai literatur. Untungnya ia bisa mendapatkan seluruh data yang diperlukan sehingga dapat selesai dan lulus dalam kurun waktu 3 tahun 2 bulan studi S-1nya.

Aldha juga menuturkan bahwa ia memasang target tiap semesternya untuk menjadi yang terbaik dengan memaksimalkan nilai pada seluruh matkul, sehingga pada semester 6 ia dapat menerbitkan artikel jurnal Sinta 3.

Dibalik pencapaiannya tak lepas dari dukungan penuh kedua orang tuanya. Sumarni selaku orang tua Aldha tidak menduga anaknya bisa menjadi wisudawan terbaik, ia sangat bangga atas pencapaian anaknya selama ini.

“Sampai detik ini saya memang merasa terharu atas pencapaian Aldha dan mendukung penuh atas segala tujuan dan impiannya selama ini. Saya selaku orang tua Aldha senantiasa siap untuk menjadi inspirator sekaligus motivator bagi kelima anak saya,” katanya. Aldi,Dian,&Nizar_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medali Perak Kembali Disumbangkan Cabor Tenis Meja Untuk FEBI

    Medali Perak Kembali Disumbangkan Cabor Tenis Meja Untuk FEBI

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 618
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) kembali diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang. Agenda tahunan bagi mahasiswa baru (maba) tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Walisongo, Imam Taufik. Rabu, (18/9/2019). Cabang olahraga (cabor) tenis meja merupakan salah satu yang diperlombakan di hari pertama Orsenik 2019. Perlombaan cabor tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) […]

  • Pintar Bagi Waktu antara Kuliah dan Pondok, Siti Nur Aisyah Sabet Gelar Wisudawan Terbaik

    Pintar Bagi Waktu antara Kuliah dan Pondok, Siti Nur Aisyah Sabet Gelar Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan wisuda sarjana (S1) ke-100, magister (S2) ke-67, dan doktor (S3) ke-42 pada Sabtu, (21/05/2026). Meluluskan 642 mahasiswa, acara digelar di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Siti Nur Aisyah, mahasiswa program studi Perbankan Syariah berhasil menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Mengangkat skripsi berjudul “Pengaruh […]

  • Muhibbin; Kuliah yang Penting Fokus dan Tekun

    Muhibbin; Kuliah yang Penting Fokus dan Tekun

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Bertempat di Gedung Serba Guna Kampus III UIN Walisongo Semarang mahasiswa baru (maba-red) UIN Walisongo yang terjaring dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melaksanakan lapor diri. Selasa, (12/5/2017). Lapor diri maba jalur SNMPTN berbarengan dengan dilaksanakannya ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan tinggi Negeri (SBMPTN). “Lapor diri ini memang sengaja […]

  • Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 546
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang membuka jurusan baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ali Murtadho, Wakil Dekan I FEBI saat ditemui kru lpminvest.com. Rabu, (17/7/2018). “Atas dasar berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN, kami merasa perlu mengupayakan pengajuan permohonan adanya jurusan baru. Jurusan […]

  • Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Riset operator telekomunikasi mengungkap bahwa penggunaan internet meningkat selama pandemi virus corona (COVID-19) diseluruh dunia. Kondisi ini seiring dengan adanya kebijakan physical distancing atau bahkan lockdown total yang diterapkan beberapa negara. Jutaan orang dipaksa untuk bekerja, belajar dan beraktivitas dari rumah atau kita biasa mengenalnya dengan istilah Work From Home (WFH). Sehingga kebutuhan akan internet […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

expand_less