Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 426
  • comment 0 komentar
(Febrina sedang memaparkan materi dalam webinar 'Sosialisasi QRIS: UMKM Balesari Go Digital')

(Febrina sedang memaparkan materi dalam webinar ‘Sosialisasi QRIS: UMKM Balesari Go Digital’)

lpminvest.com- Sabtu, (4/9/2021) Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Tidar (Untidar) Magelang bersama P3D Himepa FE Untidar gelar sosialisasi QR Code Indonesian Standard (QRIS). Diselenggarakan via Zoom Meeting, webinar ini bertajuk ‘UMKM Balesari Go Digital.’ Acara tersebut bertujuan untuk sosialisasi digitalisasi dan standardisasi transaksi untuk UMKM. Diikuti oleh masyarakat umum, warga Desa Balesari, dan para mahasiswa, acara berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Desa Balesari yang berada di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang itu merupakan desa binaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himepa) Untidar. Konsep pengembangan UMKM Desa Balesari menjadi salah satu program kerja (proker).

“Desa Balesari merupakan desa binaan P3D, dimana ada tiga proker. Salah satunya adalah pengembangan UMKM. Ada hibah pendanaan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) oleh Kemendikbud yang didapatkan Tim P3D Himepa Untidar. Judul proposal yang diajukan adalah Optimalisasi Program BASFORED dengan Pendekatan Village Tourisms Berbasis Digital Programs,” terang Maulana, bagian dari P3D Himepa Untidar.

(Mahasiswa tim P3D Himepa Untidar melakukan foto bersama dengan perwakilan warga Desa Balesari)

(Mahasiswa tim P3D Himepa Untidar melakukan foto bersama dengan perwakilan warga Desa Balesari)

Pengembangan UMKM dengan jalan digitalisasi selaras dengan program Bank Indonesia, dimana GenBI menjadi salah satu tangannya. GenBI merupakan komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia. Sehingga, terjalinlah kolaborasi antara GenBI Untidar dengan P3D Himepa Untidar.

“Ini selaras dengan tujuan dan misi Bank Indonesia, yaitu mendorong terjadinya pemberdayaan terhadap masyarakat untuk lebih sejahtera. Adanya persamaan tersebut, kami menjalin relasi dengan P3D Himepa. Tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan siapa saja, baik internal kampus atau luar kampus lainnya,” ungkap Fariha Husna selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Digitalisasi: Win and Lose

Digitalisasi berorientasi terhadap efisiensi. Salah satunya ditandai dengan pengurangan pemanfaatan tenaga kerja manusia. Namun di sisi lain, banyak orang yang butuh pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Seiring berjalannya zaman, terjadi shifting pada apapun itu termasuk dalam hal pekerjaan. Bapak Pribadi Santoso pernah menyampaikan dalam BI Mengajar di UIN Walisongo bahwasannya resources harus pintar. Kepintaran tersebut bisa menciptakan tools yang efisien dan harus bisa mengupgrade kemampuan. Win and lose akan terjadi,” jelas Febrina sebagai narasumber dari BI Jawa Tengah.

Digitalisasi juga rawan terjadinya bocor data atau eror-eror yang lain. Febrina mengungkapkan bahwa ada tindakan preventif yang bisa dilakukan.

“Apabila QR kode tidak bisa terbaca, silakan bisa menghubungi pihak PJSP terkait. Baik penjual maupun pembeli harus sama-sama aware. Penjual mengecek apakah uangnya telah masuk atau belum. Pembeli mengecek apakah transaksi berhasil ataukah gagal,” katanya.

(Febrina tengah menjelaskan bagaimana cara menggunakan QRIS)

(Febrina tengah menjelaskan bagaimana cara menggunakan QRIS)

QRIS sendiri merupakan standardisasi pembayaran menggunakan metode QR kode dari Bank Indonesia agar lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. QRIS bukanlah aplikasi melainkan fitur yang dapat memudahkan masyarakat untuk bertransaksi tanpa hambatan ewallet maupun mobile banking mana saja selama terdaftar di Bank Indonesia. Jadi, hanya dengan satu QR kode saja, semua bisa terintegrasi. Di era pandemi seperti ini, QRIS membantu pengurangan kontak langsung lewat digitalisasi yang diterapkan. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

    Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 658
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lutfi Nur Fadillah adalah salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Falak  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) angkatan 2014 yang mengikuti prosesi wisuda ke-72. Bertempat di auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (7/03/2018). Lutfi sapaan akrabnya, sempat mendadak  viral di sosial media dikarenakan prestasinya yang mendapat IPK 3,94,  namun dirasa tidak mendapat pengakuan di […]

  • Webinar Daring KKN RdR Kelompok 6 UIN Walisongo; Tingkatkan Literasi Financial Planning

    Webinar Daring KKN RdR Kelompok 6 UIN Walisongo; Tingkatkan Literasi Financial Planning

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 545
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 77 adakan webinar daring Financial Planning dengan tajuk “Uang Habis Sebelum Tanggal 1? Kenapa Nggak Financial Planning Aja.” Menggandeng Lembaga Investor Saham Pemula (ISP Semarang) pada Minggu, (7/11/2021), webinar bertujuan untuk meningkatkan literasi tentang financial planning. Memanfaatkan platform Zoom, kegiatan berjalan dengan baik. […]

  • Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 725
    • 0Komentar

    lpminvest.com -Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-red) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan diskusi dan bedah film, film yang dibedah kali ini adalah film yang berjudul The Look of Silence atau Senyap. Rabu, (10/12). Acara dilaksanakan di gedung American Corner lantai 2 perpustakaan UIN Walisongo. Siham yang juga sebagai Presiden mahasiswa UIN Walisongo mengungkapkan, bahwa tidak semua civitas akademika […]

  • Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 464
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General merupakan proses awal yang harus ditempuh mahasiswa baru UIN Walisongo, acara yang dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru perihal perkuliahan, namun momen yang seharusnya memberi kesan menyenangkan bagi mahasiswa baru ini dirasa kurang mengenakan, sebab mahasiwa merasa jenuh dengan kondisi ruangan yang kurang kondusif dan membludaknya peserta. Seperti yang dikeluhkan beberapa mahasiswa […]

  • Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 472
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penyambutan tamu Ngaji Budaya pada acara Nusantara Culture Festival. Disambut dengan penampilan tarian-tarian. Acara ini digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang berkolaborasi dengan Organisasi-organisasi daerah (Orda). Salah satu penampilan yang turut memeriahkan acara ini adalah tarian Ratu Jareh dari Provinsi Aceh dan tarian Pasambahan yang berasal dari Minangkabau. […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

expand_less