Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
  • visibility 556
  • comment 0 komentar

WhatsApp Image 2020-10-27 at 8.20.24 AM

lpminvest.com- Selasa (27/10/2020) Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) ke-75 Kelompok 53 UIN Walisongo Semarang menggelar pendampingan ngaji bersama para ibu usia lanjut (lansia). Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Roudlotul Jannah, Perumahan Bank Niaga, Tambakaji, Ngaliyan. Para ibu lansia membuktikan ungkapan menuntut ilmu tak kenal usia. Sebab itulah mereka tetap semangat belajar membaca Alquran meski usia tak lagi muda.

Pendamping belajar merupakan relawan dari tim KKN. Hal tersebut diilhami oleh kondisi fakta masyarakat muslim di lingkungan tempat tinggal itu masih banyak yang belum bisa membaca Alquran. Sebenarnya, sudah sejak lama ada kegiatan ngaji Alquran ibu-ibu yang dilaksanakan setiap Rabu dan Kamis selepas maghrib serta Jumat sore. Kegiatan itu didampingi para santri Pondok Darul Falah Besongo.

Berkurangnya penglihatan dan daya ingat justru menjadi cambuk bagi para lansia ini untuk terus semangat belajar. Dituntun oleh relawan KKN, mereka menghafal satu demi satu huruf hijaiyyah. Sebagian kecil para lansia ini baru pertama kali berkesempatan belajar membaca huruf Alquran karena di masa kecilnya tidak mengenal sekolah.

Tutik, salah satu anggota ibu lansia mengatakan bahwa daya ingat yang berkurang menjadi masalah yang berarti baginya. Bahkan, bacaan solat saja sering lupa.

“Saya tidak pernah sekolah dari kecil, tapi saya semangat belajar membaca Alquran meskipun jilid 1 sampai 3 diulang sampai sepuluh kali tetap saja belum bisa. Solat saja bacaannya sering lupa. Mudah-mudahan saya selalu diberikan kesehatan, umur panjang, terutama yang mengajari saya bisa tambah sabar lagi karena daya ingat saya itu sudah tidak kuat (pikun),” ungkapnya.

Tutik tidak sendirian, ada beberapa lansia lain yang ikut belajar membaca Alquran. Karena kondisi yang mengharuskan sosial distancing, maka waktu belajar pun terbagi tiga kali seminggu.

Sebelum ngaji berakhir, Anri mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mewakili para lansia di sana.

“Terimakasih kepada adik-adik KKN yang sudah meluangkan waktunya untuk mengajari kami. Mohon maaf  kalau kami tidak bisa membaca dengan cepat dan masih terbata-bata. Harap maklum karena kami sudah lanjut usia. InsyaAllah kami selalu semangat untuk datang,” tutur Anri. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Kuliah Tatap Muka, FEBI Siapkan Berbagai Rencana

    Hadapi Kuliah Tatap Muka, FEBI Siapkan Berbagai Rencana

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 374
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah blended (pembelajaran kombinasi) UIN Walisongo akan diselenggarakan mulai 11 Oktober nanti hingga akhir semester ganjil ini. Kabar tersebut tertuang dalam Surat Edaran Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 3307/Un.10.0/R.1/DA.05.01/09/2021 tentang Pemberitahuan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas, Rabu, (22/09/2021). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengaku menyambut baik […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • Budaya Penjemputan Wisuda Versi Teater

    Budaya Penjemputan Wisuda Versi Teater

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 407
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Usai prosesi wisuda yang ke-76 ini, aktivis mahasiswa baik intra maupun ekstra berkumpul di sekitar Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Hal ini untuk melangsungkan tradisi penjemputan wisuda dengan mengarak wisuda dan wisudawati dari pintu keluar audit menuju jalan-jalan utama kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (20/11/2019). “Ini kami lakukan untuk mengapresiasi para […]

  • Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

    Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

    • calendar_month Kam, 9 Des 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 511
    • 0Komentar

      lpminvest.com–Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelengarakan acara Nonton Bareng (Nobar) film yang bertajuk Sa Pu Hutan, episode ketiga dari seri film “Demi 1%.” Acara tersebut dibuka untuk umum, pada Kamis, (9/12/2021). Nobar ini di selenggarakan untuk kalahkan monster oligarki, serta melindungi bumi dari kerusakan lingkungan dan […]

  • Filosofi FEBI De-Volution: Puncak Ulang Tahun FEBI ke-10

    Filosofi FEBI De-Volution: Puncak Ulang Tahun FEBI ke-10

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 582
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan jalan sehat dalam rangka ulang tahun FEBI yang ke-10 yang diberi nama FEBI DEVOLUTION. Kepanjangan dari nama FEBI De-Volution sendiri adalah Dekade Revolusi. Maksudnya, FEBI akan terus berevolusi setelah usianya 10 tahun.   Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (17/11/23) di depan Gedung Dekan […]

  • Modernisasi dan Transisi Budaya Gotong-Royong

    Modernisasi dan Transisi Budaya Gotong-Royong

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Oleh: Iswatun Ulia Kehidupan manusia dalam masyarakat tidak terlepas akan adanya interaksi antar sesamanya. Perkembangan zaman yang semakin modern turut membawa perubahan pula terhadap kebudayaan Indonesia, salah satunya adalah budaya gotong royong. Gotong royong merupakan bentuk solidaritas sebagai wujud loyalitas dalam sebuah kesatuan terhadap sesama masyarakat. Pada hakikatnya bentuk solidaritas ini merupakan bentuk dari rasa […]

expand_less