Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
  • visibility 804
  • comment 0 komentar
Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

lpminvest.com- “Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan, mulai dari himbauan, ancang-ancang ekonomi sampai pemberian stimulus di berbagai sektor. Sebaliknya, justru masyarakat yang merasa menjadi korban malah enggan untuk melindungi diri dan orang sekitar, perlindungan terkecil misal memakai masker dan rajin cuci tangan,” statement yang diungkapkan  Dina sebagai bukti Sharing Session Peduli Covid-19 dimulai. Minggu,(11/10/2020).

Sesuai tema Sharing Session Padukan Tokoh Masyarakat Antardaerah sebagai Wadah Entaskan Perluasan Dampak Covid-19, maka acara ini diikuti oleh 15 desa dari enam kabupaten dengan Ahmad Qosim selaku bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pati sebagai fasilitator diskusi.

“kegiatan ini bersifat internal, dimana partisipan aktif di dalam diskusi hanya meliputi perwakilan dari masing-masing perangkat desa anggota KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 Kelompok 17 UIN Walisongo Semarang yang tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang Blora, Pati, Kudus, Salatiga, Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah,” terang Dwi Ari selaku koordinator kelompok.

“Susah untuk menghilangkan stigma negatif terkait laporan angka terpapar covid-19 yang setiap hari terus melonjak. Wajar saja, bermunculan berita segala macam penyebab kematian dikaitkan dengan covid-19 yang semakin meredupkan kepedulian masyarakat terhadap covid-19,” tindas moderator berdara cantik Dina Rosyida.

Qosim memaparkan bahwa masyarakat Indonesia digolongkan menjadi tiga yaitu golongan yang percaya covid itu ada, golongan yang percaya tapi mengabaikan, dan terakhir tidak percaya.

“Golongan masyarakat tentang covid ada tiga, akan tetapi balik lagi bahwa ilmu yang paling susah adalah ilmu sadar. Masyarakat kita minim akan hal itu. Bahkan ketika tetangga ada yang terpapar covid justru dikucilkan dan ketika hendak melakukan karantina mandiri justru ditolak. realitanya masyarakat belum punya kesadaran pentingnya masker,” keresahan Qosim yang kebetulan juga Satgas NU peduli covid Pati.

Penegakan peduli covid-19 ini sudah dilaksanakan melalui beberapa elemen atau sektor pemerintah yaitu TNI, PNS, perangkat desa, polisi, satpol-PP.

“Terbukti cara ini efektif, karena ketika ada razia mereka semua menaati peraturan yang ada. Tapi kenyataannya, masih rendah akan kesadaran terhadap peduli Covid19,” tegasnya.

Meskipun hanya berlangsung melalui kanal Zoom Meeting, diskusi malam ini bukan hanya dikemas dalam aspek kesehatan melainkan juga ekonomi.

Dari segi ekonomi, lanjut Ahmad Qosim, mengatakan  dampak yang terjadi tidak terlalu signifikan karena kita berbasis pada sektor agraris yaitu perikanan dan pertanian.

“Di daerah saya, Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang juga salah satu yang sedang digalakkan yaitu budidaya ikan dan hidroponik untuk mengurangi dampak dari ekonomi di tengah pandemic,” ungkap Eva Adita Ningtyas salah satu partisipan.

Selain itu, salah satu program upaya NU peduli Covid-19 yaitu mengadakan program limbah dapat diolah menjadi bio gas. Hasilnya dapat menurunkan dampak dari Global Warming.

“Peran inilah yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk peningkatan gizi dan ketahanan pangan. Hal tersebut dapat menurunkan zat karsinogen. Zat karsinogen dapat menyebabkan proses pertumbuhan menjadi terganggu, sehingga rentan terjadinya penyakit kanker. Mahasiswa yang sedang KKN punya peran untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat setempat,” pungkas laki-laki bergelar Doctor Lingkungan tersebut. (Ari,Kiki_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peroleh Akreditasi A, UIN Walisongo Targetkan AUN-QA Tingkat ASEAN

    Peroleh Akreditasi A, UIN Walisongo Targetkan AUN-QA Tingkat ASEAN

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

      lpminvest.com- 13 hari penantian UIN Walisongo menunggu hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) berbuah manis. Meskipun Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) belum terbit, namun BAN-PT melalui whatsapp secara resmi menyatakan bahwa UIN Walisongo telah dinyatakan terakreditasi A dengan skor  368. Selasa, (5/3/2019). “Alhamdulilah kita sudah mendapatkan akreditasi A hari  ini. Info […]

  • betblast casino – A Comprehensive Guide"> Mobile Gaming at <a href=betblast casino – A Comprehensive Guide">

    betblast casino – A Comprehensive Guide">Mobile Gaming at betblast casino – A Comprehensive Guide

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit £10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Betblast Casino has become a popular destination for mobile gaming enthusiasts in the UK. Its platform is designed to cater to players who appreciate the thrill of gambling on the go, all while ensuring a top-notch experience. […]

  • FEBI Bawa Dua Medali dari Cabor Voli

    FEBI Bawa Dua Medali dari Cabor Voli

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 736
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim voli putra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil mengantongi medali emas dalam Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Ketrampilan (Orsenik). Pertandingan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo Semarang . Kamis, (19/09/2019). Zhafar Arjuna mewakili timnya mengaku senang telah membawa predikat juara pertama karena dapat berguna untuk fakultas. “Kami merasa senang dengan […]

  • Anak Muda Lebih Siap Menghadapi AI Dibanding Sistemnya

    Anak Muda Lebih Siap Menghadapi AI Dibanding Sistemnya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    Oleh : Jahfal Bachist Saya tidak langsung sampai pada kesimpulan ini. Bahkan pada awalnya saya termasuk orang yang cukup skeptis terhadap kecerdasan buatan. Saya khawatir AI akan membuat manusia malas berpikir, menggerus proses belajar, dan perlahan mengambil alih peran yang seharusnya dijalani manusia. Kekhawatiran itu terdengar masuk akal, dan mungkin juga wajar. Namun semakin saya […]

  • Mengolah Kecerdasan Spiritual Untuk Mengontrol Pikiran

    Mengolah Kecerdasan Spiritual Untuk Mengontrol Pikiran

    • calendar_month Rab, 9 Des 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 754
    • 0Komentar

      Judul                            : Menyentuh Hati Menyapa Tuhan Penulis                         : Aribowo Prijosaksono Penerbit                       : Elek Media Komputindo Tahun Terbit                : 2010 Jumlah Halaman          : 172 Teks Bahasa               : Indonesia Kategori                     : Spiritual Peresensi         […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 727
    • 0Komentar

    “Om, kapan-kapan main lagi yuk.” “Kalau Om sedih ke halaman aja, tiap sore kita main di sana.” “Kita pulang dulu ya, Om.” Aku melambai ringan membalas tiga anak yang sekarang berpamitan itu. Raut bahagia tercetak jelas di wajah mereka, bahkan menular sesaat padaku. Ternyata mereka tinggal di lantai yang berbeda, untuk itu aku membiarkan ketiga […]

expand_less