Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
  • visibility 633
  • comment 0 komentar
Fanny Rifqi El Fuad ketika menyampaikan materi dalam Investion 2019 di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Rabu, (13/11/2019)

Fanny Rifqi El Fuad ketika menyampaikan materi dalam Investion 2019 di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Rabu, (13/11/2019)

lpminvest.com- Investion 2019 adalah seminar nasional pasar modal syariah yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM). Seminar ini dihadiri oleh tiga narasumber yakni Herry Gunawan Muhammad, Davis Giola Lesmana, dan Fanny Rifqi El Fuad. Seminar nasional pasar modal syariah yang bertajuk Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini  ini berlangsung di Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang.

“Kenapa temanya “Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini”? Karena ketika dimulai sejak dini, kita masih punya banyak peluang untuk mencari teman. Selain itu juga karena kita muda maka kita harus berpikir cara sukses di hari tua,” terang M. Naufal Aiman Faizony. Rabu, (13/11/2019).

Fanny Rifqi El Fuad selaku IDX Islamic Jakarta menjelaskan tantangan dalam bonus demografi di kalangan masyarakat.

“Tantangan dalam bonus demografi yaitu middle income trap. Maksudnya yaitu jebakan gaya hidup yang tidak sebanding dengan pendapatan. Masyarakat nyaman dengan gaya hidup konsumtif, sehingga lupa untuk memiliki aset,” ungkap Fanny.

Selain itu, Fanny  juga jelaskan bahwa ada tantangan lain yang disebut sandwich generation.

Tantangan selanjutnya yaitu sandwich generation, yaitu kondisi terjepit di antara dua tanggungan finansial.

Untuk mengatasi tantangan di atas maka perlu kecerdasan finansial dalam mengelola atau merancang keuangan sejak dini.

“Anak muda harus cerdas finansial, dan level kecerdasannya ada lima. Level satu, cerdas nghabisin uang. Level dua, menyisihkan uang. Level tiga, menghasilkan uang. Level empat, mengamankan uang. Level lima, melipatgandakan uang,”tambahnya.

Dalam closing statement, Fanny mengungkapkan bahwa ketika gagal menjadi pria tampan maka jadilah pria mapan dengan begitu wajah akan termaafkan.

“Ketika gagal menjadi pria tampan maka jadilah pria mapan dengan begitu wajah akan termaafkan. Cara sederhananya yaitu melalui investasi sejak dini,” pungkasnya. (Ari_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 705
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018). “Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, […]

  • Menumbuhkan Nilai Kebangsaan melalui Expo DEMA-U 2017

    Menumbuhkan Nilai Kebangsaan melalui Expo DEMA-U 2017

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 625
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purna bakti kepengurusan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (DEMA-U) menyelenggarakan Expo, Bazaar, Art and Music. Acara berlangsung di Lapangan Parkir Auditorium II Kampus III. Acara yang mengusung tema “Riyadlah UINdonesia; Kolaborasi Ngaji, Puisi dan Musik” tersebut mengikutsertakan lembaga intra, unit kegiatan mahasiswa (UKM), komunitas mahasiswa, dan beberapa unit usaha […]

  • Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

    Wisuda UIN Walisongo Periode Kali Ini Dituntaskan Hanya Satu Sesi

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Acara Wisuda Doktor (S.3) Ke-37, Magister (S.2) Ke-62, dan Sarjana (S.1) Ke-95. Acara wisuda bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo pada hari Sabtu, (08/02/2025). Wisuda kali ini hanya berlangsung dalam satu sesi, dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Wisudawan pada periode Februari kali ini […]

  • Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 647
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Paper Mob Universitas dilaksanakan di Lapangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dihari Pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada hari Jumat (14/8/2023). Paper Mob ini mengangkat tema agraria dan kemanusiaan, peduli lingkungan untuk kemanusian. Dibalik suksesnya kegiatan paper mob ada panita yang sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Persiapan yang dilakukan […]

  • Lolos 10 Esai Terbaik, Crew LPM Invest Siap Ikuti Kompetisi Debat

    Lolos 10 Esai Terbaik, Crew LPM Invest Siap Ikuti Kompetisi Debat

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 552
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang siap gembleng crew untuk mengikuti kompetisi debat. Pelaksanaan debat ini merupakan serangkaian lomba dalam acara Economic and Islamic Bussiness Festival (EIBfest) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi dan Bisnis Islam STAIN Pamekasan, Madura. Sebelum pelaksanaan kompetisi debat berlangsung, para […]

  • MADRE

    MADRE

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Tak ada bahan, Kalimatku habis Sedari aku menjudulkan namamu Bagaimana bisa merangkai kata Sedang engkau lebih indah Dari syair-syair para pujangga   Tak ada bahan, Tintaku kering Seiring aku mengaksarakan namamu Bagaimana mau bersajak Sedang kasihmu terlampau luas untuk kujejak   Tak ada bahan, Kertasku raib Sejak kuniatkan untuk menulismu Bagaimana mampu menulis bait Sedang […]

expand_less