Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nur Zaenab Sampaikan Aspirasi Pemuda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia

Nur Zaenab Sampaikan Aspirasi Pemuda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 16 Agu 2018
  • visibility 412
  • comment 0 komentar

 

Nur Zaenab saat menerima penghargaan sebagai salah satu mahasiswa yang mewakili kaum muda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia. Selasa, (14/8/18)

Nur Zaenab saat menerima penghargaan sebagai salah satu mahasiswa yang mewakili kaum muda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia. Selasa, (14/8/18)

lpminvest.comRajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) melalui proyek kerja sama USAID-Mitra Kunci Strengthening Coordination for Inclusive Workforce Development in Indonesia (SINERGI) menggelar Dialog Nasional tentang Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia pada Selasa, 14 Agustus 2018 di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta.

Direktur Rajawali Foundation sekaligus Project Director SINERGI, Agung Binantoro, Selasa (14/8), menjelaskan, acara dialog ini adalah bagian ketiga dari rangkaian dialog nasional tentang Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia yang merupakan salah satu dari kegiatan utama Proyek SINERGI. Untuk kesempatan kali ini, dialog nasional yang didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), tersebut akan membahas tema “Kelompok Aksi (POKSI) SINERGI dan Kunci Koordinasi Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia”.

Selaku narasumber diskusi antara lain: Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian PPN/Bappenas, Mahatmi P Saronto ST, MSIE; Project Leader SINERGI Bambang Wicaksono; Kabag Humas Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sekaligus Bidang Monitoring & Evaluasi POKSI, Teguh Hadi; perwakilan PT Nuanza Porcelain Boyolali, sekaligus Bidang Program POKSI, Roy Wibisono; serta perwakilan Kaum Muda sekaligus Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa (LKS-BMh) UIN Walisongo Semarang, Nur Zaenab.

Obyek yang paling sering disinggung dalam Dialog Nasional kali ini adalah pemuda. Tidak sedikit pemuda punya mimpi yang besar dalam dunia pekerjaan, namun tak sesuai dengan apa saja yang dilakukan. Sebagian besar dari mereka berusaha keras mewujudkan cita-citanya namun baru dimulai ketika menginjak usia produktif. Usahanya pun cenderung memperdalam hardskill, padahal yang dibutuhkan para sektor swasta adalah softskill dan hardskill mereka secara seimbang dan maksimal.

Dialog Nasional Ketiga ini membuat Perwakilan Kaum Muda mendapat tanggungawab besar untuk menyampaikan kritik dan mewujudkan pesan dari para petinggi yang hadir. Selain itu, mereka ingin Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa (LKS-BMh) bersama pengurus dan anggotanya mengajak para pemuda khususnya di Jawa Tengah agar berkemauan tinggi mengembangkan kemampuan hardskill dan softskill sesuai peminatan.

“Ketika kami menyelidiki dan mempertanyakan kendala pemuda-pemuda yang kami kenal dan disebarluaskan secara berantai, kendala mereka adalah kurangnya informasi dari pemerintah secara menyeluruh dan spesifik, bahkan belum bisa sampai ke telinga pemuda kurang mampu di desa. Selain itu, persyaratan umum karyawan mayoritas pengusaha adalah berpendidikan formal minimal S1, padahal pendidikan formal tidak menjamin keahliannya di bidang pekerjaan yang dicari. Maka kami harap pemerintah dan pengusaha lebih selektif serta melihat kompetensi spesifik individual,” tegas Zaenab setelah ditanya moderator mengenai kondisi pemuda saat ini.

Beberapa jam dialog nasional ini berlangsung, menghasilkan komitmen antara Pemerintah, Pengusaha dan Pemuda bahwa kita semua seharusnya saling bersinergi dan berkoordinasi mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Dimulai dari menyamakan perspektif bahwa bekerja bukan soal cari uang atau memperkaya diri, melainkan penegakan HAM untuk pemuda rentan kemiskinan maupun penyandang disabilitas. Para hadirin yang merupakan pemangku kekuasaan di Indonesia sepakat untuk merealisasikan proyek SINERGI. Lalu, mahasiswa UIN Walisongo Semarang menjadi sampel data LKS-BMh dalam pencegahan kaum muda menganggur atau buruh. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parade Budaya PBAK: HIMSU Turut Memeriahkan dengan Tari Daerahnya

    Parade Budaya PBAK: HIMSU Turut Memeriahkan dengan Tari Daerahnya

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 540
    • 0Komentar

      lpminvest.com–  Rabu, (3/8/2022) hari pertama Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) berlangsung secara meriah. Terdapat beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan pada hari pertama PBAK. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjut dengan pertunjukan marching band, kemudian papermob,dan sedikit penampilan maskot dari masing-masing fakultas. Selanjutnya, terdapat penampilan dari beberapa organisasi daerah (ORDA).  Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMSU) ikut […]

  • Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

    Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 430
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang tengah proses menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 22 juni samapi 21 Agustus 2020 nanti. Ada tiga alternatif tugas pengganti PPL ini, akan tetapi business action lebih menarik untuk diketahui perkembangannya. Jumat, (24/7/2020) Adapun alternatif tugas pengganti PPL […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 529
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

  • Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 480
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Expo UKM Universitas (Expo UKM-U) merupakan orientasi dan deskripsi unit kegiatan mahasiswa kepada mahasiswa baru untuk memperdalam keterampilan dan pengetahuan sesuai passion mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada setiap tahun ajaran baru. Expo UKM-U kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, (6/8/2023) dengan menampilkan 18 UKM-U, antara […]

  • Marak Intoleransi, Guru Besar dan Akademisi Buat Petisi Untuk Presiden

    Marak Intoleransi, Guru Besar dan Akademisi Buat Petisi Untuk Presiden

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 365
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Silaturrahim Guru Besar dan Akademisi se-Jawa Tengah bertajuk “Rahim Bangsa, Meski Berbeda, Kita Saudara” ini berlangsung di Auditorium 1 Lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Para Guru Besar dan Akademisi ini mendiskusikan keadaan Indonesia akhir-akhir ini ramai, pasalnya, prasangka, kebencian, fitnah, intoleransi kian mengancam demikrasi dan kebhinekaan kita. Dari silaturrahim ini tercetus ide […]

  • Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 390
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (PERANTARA), mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, (14-15/9/2019), di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini diawali dengan suguhan penampilan tari Sigeh Pengunten oleh mahasiswa perantau asal Lampung untuk menyambut tamu undangan, salah satunya Gubernur Jawa Tengah. Agan Maraka menyatakan tujuan acara ini ialah menjadikan […]

expand_less