Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
  • visibility 821
  • comment 0 komentar

(Sumber: pixabay.com)

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar tujuh belas ribu pulau, sehingga melahirkan beragam suku, agama, ras, dan sebagainya. Dari ribuan pulau tersebut, terbagi menjadi bagian-bagian yang disebut daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi dan budaya yang berbeda-beda. Tradisi dan budaya di masing-masing daerah memiliki keunikan dan kekhasannya tersendiri. Seperti salah satu tradisi yang terdapat di Desa Guyangan. Di Desa Guyangan,  terdapat larangan beternak sapi dan kuda. Tradisi tersebut menjadi sebuah kepercayaan bagi warga desa setempat yang masih dipercaya hingga kini. Desa tersebut bertempat di Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati yang terletak di Provinsi Jawa Tengah.

Tradisi larangan beternak sapi dan kuda di Desa Guyangan menjadi tradisi turun menurun dari generasi terdahulu hingga generasi sekarang. Artinya, tidak hanya kalangan tua yang masih memegang teguh tradisi tersebut, tetapi kalangan muda juga turut mempercayai dan menaati tradisi tersebut, hingga terbukti saat ini tidak ada yang beternak sapi di desa tersebut. Tradisi tersebut masih melekat dan dipercayai oleh warga sekitar. Tradisi tersebut pernah terbukti dengan pelanggaran larangan di Desa Guyangan. Diketahui bahwa pernah terdapat warga desa yang melanggar tradisi tersebut. Awalnya, warga tersebut beternak beberapa sapi di halaman rumahnya, tetapi baru bertahan kira-kira satu bulan, seluruh sapi yang diternak mati satu per satu. Padahal, Desa Guyangan bisa menjadi tempat yang strategis untuk mengembangkan peternakan sapi. Karena letak Desa Guyangan yang dekat dengan laut, sehingga memiliki sumber daya air yang banyak. Selain itu, lahan yang digunakan untuk kandang sapi tersebut terbilang pantas dan sesuai. Warga tersebut juga rutin memberi makan sapi ternaknya. Namun anehnya, sapi-sapi tersebut mati satu per satu tanpa diketahui sebabnya.

Konon, dahulu terdapat leluhur atau danyang yang merupakan seorang janda yang pertama kali menemukan letak Desa Guyangan. Beliau juga menjadi orang yang pertama kali menempati Desa Guyangan. Beliau disebut ‘danyang’ karena konon katanya memiliki kekuatan sakti. Sang Danyang memiliki kuda sebagai kendaraan untuk mengembara. Selain itu, beliau juga memiliki ternak sapi. Konon, Beliau suka meng’guyang’ (memandikan) sapi dan kuda di kolam miliknya. Kata mengguyang menjadi asal nama Desa Guyangan yang digunakan sampai sekarang. Selain itu, kesukaannya dalam beternak sapi dan memelihara kuda menjadi alasan terdapat pantangan bagi warga Desa Guyangan untuk turut beternak sapi dan memelihara kuda. Hal tersebut dikarenakan konon Sang Danyang tidak menyukai apabila ada yang menyamainya dalam beternak sapi dan memelihara kuda. Terutama kuda dan sapi putih merupakan hewan kesukaan Sang Danyang. Setiap ada warga Desa Guyangan yang mencoba usaha untuk ternak sapi, dapat dipastikan peternakannya tidak tahan lama, karena sapi yang tidak dapat bertahan hidup lama di desa tersebut. Sehingga, ternak sapi dan memelihara kuda menjadi sebuah pantangan bagi warga Desa Guyangan.

Setiap daerah memiliki keunikan yang menjadi ciri khas tersendiri bagi daerah tersebut. Sedangkan Indonesia yang terdiri dari sekitar tujuh belas ribu pulau dan terdapat berbagai daerah yang memiliki tradisi dan budaya yang berbeda-beda. Tradisi dan budaya setiap daerah menjadi kepercayaan bagi warga daerah, sehingga menjadi sebuah aturan atau norma yang berlaku di daerah tersebut. Salah satunya seperti tradisi larangan ternak sapi dan pelihara kuda di Desa Guyangan ini. Tradisi tersebut masih dipercayai dan masih dilestarikan hingga kini. Celine_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    Simak Persiapan Paper Mob Univesitas

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 528
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Paper Mob Universitas dilaksanakan di Lapangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dihari Pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada hari Jumat (14/8/2023). Paper Mob ini mengangkat tema agraria dan kemanusiaan, peduli lingkungan untuk kemanusian. Dibalik suksesnya kegiatan paper mob ada panita yang sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Persiapan yang dilakukan […]

  • Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

    Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 504
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Journalist Camp merupakan revolusi baru sekaligus angin segar untuk calon Kru Magang (Kruma)-23 dimana memberi wadah para writer, fotografer, desainer, serta videografer muda untuk unjuk gigi di bawah naungan LPM Invest. Acara ini merupakan rangkaian pelatihan bagi Kruma-23. Setelah pada September sebelumnya diberikan materi pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD), serta hunting berita pada […]

  • MADRE

    MADRE

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Tak ada bahan, Kalimatku habis Sedari aku menjudulkan namamu Bagaimana bisa merangkai kata Sedang engkau lebih indah Dari syair-syair para pujangga   Tak ada bahan, Tintaku kering Seiring aku mengaksarakan namamu Bagaimana mau bersajak Sedang kasihmu terlampau luas untuk kujejak   Tak ada bahan, Kertasku raib Sejak kuniatkan untuk menulismu Bagaimana mampu menulis bait Sedang […]

  • Atlet PRESMA FEBI Raih Juara Satu

    Atlet PRESMA FEBI Raih Juara Satu

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 401
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Atlet cabang lomba Presentasi Makalah (PRESMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil meraih juara satu dalam kompetisi Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2017. Bertempat di Laboratorium Dakwah (Labda) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (22/09/2017). Pemenang cabang lomba PRESMA terdiri dari; Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) dengan perolehan rata-rata nilai 24,7, […]

  • UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 966
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Optimalisasi Kegiatan Akademik Online dan Penundaan Pelaksanaan Wisuda tengah dilakukan oleh UIN Walisongo Semarang. Hal ini guna Pencegahan Penyebaran Covid-19 di kawasan kampus. Informasi ini tertuang di surat edaran rektor Nomor B-1716/Un.10.0/R.1/PP.00.9/03/2020. Senin, (23/3/2020). Adapun informasi yang disampaikan yaitu, pertama seluruh kegiatan akademik yang dilaksanakan secara daring/online supaya dijalankan secara optimal. Kedua, kegiatan wisuda […]

  • Srawung Kaum Muda Lintas Iman Bacakan Deklarasi Perdamaian

    Srawung Kaum Muda Lintas Iman Bacakan Deklarasi Perdamaian

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 484
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka merekatkan tali persaudaraan lintas iman, khususnya di kalangan orang muda sebagai generasi penerus bangsa kota Semarang, Srawung Kaum Muda Lintas Iman, melaksanakan acara Selebrasi Pagelaran Budaya. Bertempat di halaman Balaikota Semarang. Minggu, (5/03/2017). Acara yang mengusung tema “Sukacita Orang Muda Merajut Hidup Damai dalam Keberagaman” berlangsung pada pukul 10.00-13.00 WIB ini diakhiri […]

expand_less