Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 27 Jun 2018
  • visibility 697
  • comment 0 komentar
Tampak kepadatan antrean di pintu gerbang masuk kampus III.

Tampak kepadatan antrean di pintu gerbang masuk kampus III.

lpminvest.com – Penerapan sistem barrier gate, terhitung sejak Senin lalu, menyebabkan antrean panjang di gerbang masuk dan keluar kampus UIN Walisongo. Mengularnya antrean membuat driver ojek online menjadi enggan untuk menerima orderan dari mahasiswa UIN Walisongo. Selasa, (26/6/2018).

Yahya, salah satu driver ojek online menilai adanya sistem tersebut menghambat pengorderan. Antrean yang panjang membuatnya berpikir dua kali jika menerima orderan mahasiswa UIN Walisongo. Karena menurutnya antrean yang panjang hanya akan memangkas waktu dan tenaga.

“Sistem tersebut mempengaruhi kinerja dan jumlah orderan kami. Terlebih saat jam sibuk seperti jam 12.00 WIB dan 17.00 WIB. Di jam-jam itu antreannya numpuk banget, nah dari ojek online kalau mau jemput penumpang ke dalam kampus itu pasti mikir-mikir dulu. Soalnya keluarnya lama, nggak hanya 10 atau 15 menit. Padahal omsetnya bisa dibilang tinggi,” tuturnya saat ditemui kru magang LPM Invest di depan kampus tiga.

Menurutnya, perlu adanya penambahan jumlah barrier gate. Selain itu jarak antar barrier gate dari jalan raya perlu dimusyawarahkan lebih lanjut. Mengingat antrean di gerbang masuk kampus tiga pernah mengular sampai jalan raya.

Senada dengan Yahya, Istanti, yang juga driver ojek online beranggapan demikian pula. Menurutnya, sistem baru ini menimbulkan beberapa kerugian seperti peng-cancel-an pemesanan ketika antrean tiket berlangsung.

“Terkadang pemesan nggak mau nunggu lama, terus di-cancel. Berarti kan sia-sia kita ngantri. Rugi juga kan kita,” keluh perempuan berkaca mata putih itu.

Fitriani Eka Nanda, mahasiswi S1 Perbankan Syariah menilai sistem barrier gate sebenarnya lebih aman daripada sistem kartu parkir. Namun, sebagai pelanggan ojek online, antrean panjang yang ia rasakan ketika memasuki kampus setelah diberlakukannya barrier gate membuat ia merasa dirugikan.

“Kalau terus-terusan macet kayak kemarin gitu sih saya merasa dirugikan. Yang seharusnya bisa on time sampai kelas, bisa-bisa terlambat gara-gara macet. Ya saya takut kalau ojek online tidak mau lagi mengambil orderan untuk tujuan UIN Walisongo, apalagi saya kosnya lumayan jauh dari kampus. Kalau bisa ya lebih di kondusifkan lagi biar gak ada kemacetan,” jelas perempuan yang tinggal di kos di Gang Nusa Indah. (Eva/Fachrizal/Aini_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plagiarisme Jadi Materi Wajib Bagi Mahasiswa Baru

    Plagiarisme Jadi Materi Wajib Bagi Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 769
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Materi wajib untuk mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tentang plagiarisme disampaikan di hari kedua kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Selasa, (28/8/2018). Syaifullah, Ketua Pusat Pengembanagan Bahasa (PPB) UIN Walisongo merasa prihatin dengan mahasiswa yang terbiasa mengerjakan tugas dengan cara instan. “Mahasiswa kebanyakan suka dengan cara instan untuk menyelesaikan tugas […]

  • Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 740
    • 0Komentar

     Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan […]

  • Tim KKN MIT Ke-IX Posko 68 UIN Walisongo Siaga Antisipasi Banjir di Pecangaan, Jepara

    Tim KKN MIT Ke-IX Posko 68 UIN Walisongo Siaga Antisipasi Banjir di Pecangaan, Jepara

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 722
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Warga Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara bersama Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-IX posko 68 UIN Walisongo Semarang usai laksanakan kerja bakti. Minggu (02/02/2020). “Program kerja bakti dalam membersihan sungai ini menjadi kesempatan kami untuk membantu berkontribusi mengatasi permasalahan sampah di desa Karangrandu. Hal ini selaras dengan program divisi […]

  • WR 1 UIN Walisongo Resmikan “Gazebo Moulebo Park” Program Unggulan KKN MB Posko 81 Desa Lebo

    WR 1 UIN Walisongo Resmikan “Gazebo Moulebo Park” Program Unggulan KKN MB Posko 81 Desa Lebo

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang, Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) mengadakan kontestasi program unggulan dimana setiap kabupaten yaitu Kota Semarang, Kendal dan Batang diambil 1 kelompok yang terpilih. Dalam kontestasi tersebut, KKN Moderasi Beragama (MB) Posko 81 Desa Lebo ikut berpartisipasi dan terpilih menjadi kelompok yang menang program unggulan mewakili 43 […]

  • DIDUGA REM BLONG, TRUK KONTAINER NYERUDUK TIGA MOBIL

    DIDUGA REM BLONG, TRUK KONTAINER NYERUDUK TIGA MOBIL

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 641
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Di tengah teriknya matahari dan kepulan gas kendaraan bermotor yang berlalu-lalang di Jalan Ngaliyan-Boja, sebuah truk kontainer bernomor polisi BL 8571AK, warna cokelat pekat yang memuat ceriping dari PT. BMG Boja menuju PT. Indofood Jakarta melaju kencang dari arah Selatan, tepatnya di Jalan Prof. Hamka 110 C Ngaliyan. Kontainer yang melaju kencang itu berusaha […]

  • Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

    Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 2.495
    • 0Komentar

    “Hutan gunung sawah lautan, simpanan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa,” potongan lirik ini seakan mampu menggambarkan kondisi negara saat ini. Kepiluan nasib pertanian kian menyayat kalbu. Bagaimana tidak, saat ini jumlah petani banyak yang masuk ke usia tua dan minim sekali dari kalangan milenial. Tentu ini akan berpengaruh terhadap produktivitas pangan. Jauh […]

expand_less