Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Penuhi Standar Akreditasi, Ruang H2 Dialih Fungsi

Penuhi Standar Akreditasi, Ruang H2 Dialih Fungsi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
Seorang mahasiswa tampak tengah mengoperasikan komputer di labolatorium komputer baru bertempat di H2.

Seorang mahasiswa tampak tengah mengoperasikan komputer di labolatorium komputer baru FEBI, bertempat di ruang H2.

lpminvest.com – Ruang H2 yang awalnya digunakan sebagai ruang perkulihan kini dialihfungsikan sebagai laboratorium komputer, pojok bursa, dan mini bank. Pengalihfungsian tersebut guna memenuhi standar akreditasi program studi (prodi) Ekonomi Syariah dan D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (21/3/2018).

“Alih fungsi itu untuk memenuhi standar akreditasi prodi. Supaya nanti akreditasi masing-masing prodi bisa tinggi, bisa A. Kalau akreditasinya A nanti yang diuntungkan mahasiswanya sendiri. Nanti untuk daftar ke mana-mana itu gampang,” tutur Nasrudin, Kasubag Administrasi Umum dan Keuangan FEBI saat ditemui di ruang kerjanya.

Namun pengalihfungsian ruang H2 tersebut dinilai mahasiswa semakin mengurangi jumlah ruang perkuliahan di FEBI.

“Sebelumnya saja untuk masalah ruang kelas, kita (mahasiswa FEBI) masih nebeng dengan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK). Kalau seperti itu, apa tidak berpengaruh terhadap kegiatan perkuliahan kita?” ucap Aina Labiba, mahasiswi prodi Ekonomi Syariah.

Berbeda dengan Aina, Nasrudin menilai sebaliknya, bahwa pengalihfungsian ruang H2 tidak berdampak apa-apa terhadap perkuliahan. Pasalnya ketentuan perkuliahan diadakan sampai sore. Dan meskipun ada pengalihfungsian, perkuliahan di FEBI tetap hanya sampai sore, tidak sampai ada kelas malam.

“Kondisinya memang seperti ini, mahasiswanya banyak sementara kapasitas ruang kuliahnya terbatas. Sementara, pihak fakultas harus memenuhi standar akreditasi, makanya harus ada prioritas. Prioritasnya sekarang ya kelas diminimalisir dulu untuk ruang laboratorium komputer, mini bank, dan pojok bursa,” jelasnya. (Akhyar-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adakan Sarasehan dengan Wali Mahasiswa, Ini Pesan Wadek III FEBI

    Adakan Sarasehan dengan Wali Mahasiswa, Ini Pesan Wadek III FEBI

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 171
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Melihat maraknya isu radikalisme di lingkungan kampus, Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Saekhu memberi perhatian khusus terkait hal tersebut. Ia berpesan kepada para wali mahasiswa, khususnya wali mahasiswa FEBI agar tidak lepas tangan dan tetap mengawasi putra putrinya agar tidak terpapar radikalisme dan gaya […]

  • Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    Peristiwa Kelam Namun Terlupakan

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 252
    • 0Komentar

    lpminvest.com -Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-red) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan diskusi dan bedah film, film yang dibedah kali ini adalah film yang berjudul The Look of Silence atau Senyap. Rabu, (10/12). Acara dilaksanakan di gedung American Corner lantai 2 perpustakaan UIN Walisongo. Siham yang juga sebagai Presiden mahasiswa UIN Walisongo mengungkapkan, bahwa tidak semua civitas akademika […]

  • Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    Aksi Tolak RUU Penyiaran oleh Aliansi Jurnalis Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 180
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aliansi Jurnalis Jawa Tengah bersama masyarakat sipil dan Aksi Kamisan menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah pada Kamis (30/05/2024). Aksi ini merupakan bentuk reaksi jurnalis terhadap adanya pembahasan revisi undang-undang penyiaran yang kini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam aksi ini […]

  • Bersama di Lereng Kelir

    Bersama di Lereng Kelir

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Setelah melewati tanjakan yang hampir vertikal itu, akhirnya sampai di Dusun Sirep Desa Kelurahan kecamatan Jambu. Udaranya sejuk, masyarakatnya ramah, burung-burung berkicau bersautan, entah burung apa, mungkin burung Emprit dan Kutilang yang sedang menyambut kedatangan pengurus dan kru baru Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM-red) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Tanggal 17 Oktober […]

  • Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 445
    • 0Komentar

      LPM Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan bangga mempersembahkan Majalah Oikos Edisi 15 yang resmi diluncurkan pada 20 November 2025 dengan tema “Ekonomi Hijau: Merawat Bumi sambil Memicu Pertumbuhan”. Edisi spesial ini menghadirkan blueprint ekonomi hijau yang membuktikan bahwa investasi hari ini bisa menghasilkan return menguntungkan sekaligus menyelamatkan planet di masa depan. Kamu […]

  • Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

    Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 264
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lutfi Nur Fadillah adalah salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Falak  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) angkatan 2014 yang mengikuti prosesi wisuda ke-72. Bertempat di auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (7/03/2018). Lutfi sapaan akrabnya, sempat mendadak  viral di sosial media dikarenakan prestasinya yang mendapat IPK 3,94,  namun dirasa tidak mendapat pengakuan di […]

expand_less