Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

IMG-20180318-WA0020

lpminvest.com – Mengaku sempat tidak diperbolehkan berbisnis oleh ayahnya, owner Sate Taichan Mang Enak, Muhamad Al-Firdausiahla (19) kini mampu meraup omzet 300 hingga 400 ribu rupiah per hari. Pria asli Semarang ini berhasil membuktikan kepada ayahnya bahwa ia mampu berbisnis tanpa mengganggu kuliahnya. Karena baginya, status mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk segera memulai bisnis.

“Kalau setiap hari, saya bisa memeroleh laba bersih sekitar 300 ribu sampai 400 ribu rupiah. Kalau bulan Januari dan Februari kemarin, omzet saya mencapai 10 hingga 11 juta rupiah,” ungkapnya saat diwawancarai kru lpminvest.com. Jumat, (16/03/2018).

Bertempat di depan Toko Idjo Ngaliyan Semarang, mahasiswa prodi Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang ini memulai bisnisnya sejak 12 September 2017 lalu. Dengan bisnisnya, Ardo sapaan akrabnya, mampu membuka lapangan pekerjaan bagi teman kuliahnya. Lima orang temannya ia berdayakan menjadi karyawan sekaligus partner kerja.

Ide berjualan Sate Taichan Mang Enak bermula dari kesukaan Ardo pada Sate Taichan yang cukup terkenal di daerah Semarang. Ia mengaku ketagihan, sehingga hampir setiap hari ia membeli Sate Taichan tersebut.

“Awalnya saya mempunyai langganan Sate Taichan di daerah Semarang, hampir setiap hari saya ke sana. Saya sebagai mahasiswa Ekonomi mulai berpikir agar tidak konsumtif terus. Jadi saya mulai mencari resep dan mulai mencoba membuat sendiri,” jelas mahasiswa semester empat tersebut.

Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya ia menemukan resep yang pas. Dan mulai menjajakan Sate Taichan ke sekolah-sekolah.

“Awal mulanya, saya jual di sekolah-sekolah dan saya titipkan ke adik saya sekitar 10 sampai 20 porsi. Ternyata teman-temannya suka dan banyak yang request juga,” terangnya.

Bagi pria berkulit putih ini, memiliki kemauan yang kuat adalah hal terpenting dalam berbisnis. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar jangan pernah menganggap remeh suatu usaha, sekecil apapun usaha itu.

“Asalkan kita mau saja dan jalankan dulu. Kalau mikir terus kapan jalannya. Sekecil apapun usaha itu jangan diremehin, banyak orang yang meremehkan usaha seperti siomai di kira keuntungannya sedikit, padahal cukup banyak. Kalau bisa, justru kita bantu beli,” pungkasnya. (Gozali-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kandidat Pemimpin Mahasiswa Optimis Menghidupkan Kegiatan UKM

    Kandidat Pemimpin Mahasiswa Optimis Menghidupkan Kegiatan UKM

    • calendar_month Jum, 23 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 161
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Paradigma mahasiswa menjadi masalah yang menarik untuk diperdebatkan para kandidat Dewan Mahasiawa (Dema) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) di gedung Laboratorium Dakwah (Labda). Jumat, (23/12/16). Banyaknya acara yang diselenggarakan oleh lembaga intra kampus baik Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) acap […]

  • Ibu

    Ibu

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Oleh: Reza Adnan Sofa Dimasa kau dilahirkan, Mereka kegirangan, heran, Menerang setiap jimpit ruang yang kita jejaki, Dengan melihat lalu menghargai, Orang-orang seakan berlari terburu-buru ke arah yang sama, Arah yang ternyata tidak ada yang tahu itu di mana, Yang pada akhirnya tersimpulkan, Saling menginjak, dan tidak menghiraukan, Ibu pernah bilang nadinya sekuat baja, Sayang […]

  • Mahasiswa KKN Usai Lakukan Sidak Pantai Bersih

    Mahasiswa KKN Usai Lakukan Sidak Pantai Bersih

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 139
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Setiap tahun sampah selalu menjadi salah satu isu utama yang harus dituntaskan, menurut jurnal penelitian yang diterbitkan di jurnal Science setidaknya terdapat 24 juta metrik ton sampah plastik yang masuk ke lingkungan laut di seluruh dunia. Menanggapi hal tersebut, kelompok 65 KKN Reguler Dari Rumah (RDR) 75 UIN Walisongo Semarang mengadakan sidak di salah […]

  • Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 211
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (27/10/2020) Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) ke-75 Kelompok 53 UIN Walisongo Semarang menggelar pendampingan ngaji bersama para ibu usia lanjut (lansia). Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Roudlotul Jannah, Perumahan Bank Niaga, Tambakaji, Ngaliyan. Para ibu lansia membuktikan ungkapan menuntut ilmu tak kenal usia. Sebab […]

  • KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 192
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan. Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate […]

  • Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    Kesenjangan Memicu Radikalisme; Lembaga Filantropi Islam Dapat Berperan

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Perdamaian dunia nampaknya masih menjadi mimpi dan cita-cita bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia. Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya kelompok radikal yang mengarah kepada terorisme di beberapa negara Timur Tengah, Eropa, bahkan Indonesia. Mereka menentang pemerintahan legal dengan mengatasnamakan keadilan dan jihad. Selain itu, mereka juga memiliki motif untuk kesejahteraan baik secara lahiriah maupun […]

expand_less