Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Catatan Harian Menantu Sinting

Catatan Harian Menantu Sinting

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
  • visibility 1.993
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                : Catatan Harian Menantu Sinting

Kategori film   : Drama Komedi

Sutradara        : Sunil Soraya

Produser         : Soraya Intercine Films

Penulis             : Donna Rosamayna dan Rosi L. Simamora

Pemeran          : Ariel Tatum, Raditya Dika, Lina Marpaung, Robby Purba, dan Raline Shah

Peresensi         : Septi Kumala Dewi


Film Catatan Harian Menantu Sinting merupakan film drama komedi Indonesia yang dirilis pada 18 Juli 2024. Disutradarai oleh Sunil Soraya dan diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Film ini hadir dengan pandangan tentang dinamika hubungan menantu dan mertua dalam balutan komedi.

Kisah bermula ketika Minar (Ariel Tatum) menikah dengan Sahat (Raditya Dika), pria keturunan Batak. Setelah menikah, mereka memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Sahat atau Mamak Mertua (Lina Marpaung). Awalnya kehidupan berjalan lancar, namun perbedaan pandangan tentang makna pernikahan mulai memicu konflik antara menantu dan mertua.

Minar menganggap bahwa pernikahan adalah momen bagi sepasang suami istri yang saling mencintai untuk membangun kehidupan yang harmonis. Berbeda dengan Mamak Mertua yang melihat pernikahan sebagai kewajiban untuk meneruskan keturunan dan menjaga marga. Tekanan semakin bertambah ketika Mamak Mertua mengharuskan mereka tetap tinggal di rumahnya hingga mendapatkan cucu laki-laki, yang membuat Minar merasa terkekang dalam menjalani kehidupan rumah tangganya.

Film ini menggambarkan karakter Minar dengan sangat baik sebagai sosok menantu yang berusaha menyeimbangkan keinginan pribadinya dengan tuntutan adat dan mertua. Meskipun sering merasa tidak nyaman, Minar tetap menunjukkan sikap hormat dan pengertian kepada mertuanya, bahkan selalu siap membantu ketika dibutuhkan walaupun dalam hal kecil. Selain itu, film ini juga memotivasi pasangan suami istri pejuang garis dua untuk terus berusaha meskipun banyak rintangan.

Namun, film tersebut tidak luput dari beberapa kekurangan yaitu penggunaan bahasa dan istilah daerah yang dominan, tanpa adanya penjelasan yang memadai. Hal ini membuat penonton yang tidak familiar dengan budaya Batak kesulitan memahami percakapan tersebut. Dan karakter Sahat yang diperankan oleh Raditya Dika kurang mampu menyampaikan emosi di beberapa bagian, sehingga kesan sedih yang seharusnya terasa tidak tersampaikan dengan baik.

Terlepas dari kekurangannya, Catatan Harian Menantu Sinting tetap menjadi film yang menghibur sekaligus edukatif dalam menggambarkan kehidupan menantu di tengah keluarga besar dengan perbedaan budaya. Bagi pasangan muda yang ingin memahami tantangan kehidupan pernikahan, terutama dalam menghadapi ekspektasi keluarga besar dan perbedaan budaya, film ini bagus untuk ditonton.

[ Pengurus Invest BPH Periode 24/25 ]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli UMKM, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Digital Marketing

    Peduli UMKM, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Digital Marketing

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 738
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-9 UIN Walisongo Semarang mengadakan sosialisasi digital marketing untuk peningkatan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Desa Karangasem, Sayung, Demak. Sosialisasi yang diadakan di Balai Desa Karangasem ini diikuti oleh 25 peserta. Minggu, (02/02/2020). Sosialisasi tersebut, kata Moh Ilham Afaf selaku Koordinator Desa tim […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 850
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

  • Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan […]

  • Ia, yang Terpaksa Melacur

    Ia, yang Terpaksa Melacur

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 832
    • 0Komentar

    AKU tak benar-benar mengenalnya, hanya saja aku sempat tahu nama belakangnya, Syafa, kala itu, kira-kira dua tahun yang lalu, aku berjalan di sore yang riuh di Jalan Prof. Hamka Ngaliyan Semarang. Tak sengaja ia berada di halte bus depan Ngaliyan Square, karena dari jauh ia memandangku tajam, lalu ketika dekat, kuberanikan diri untuk menghentikan langkahku […]

  • Puisi Tanpa Tendensi

    Puisi Tanpa Tendensi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Oleh : Pena Merah Untukmu puisi Hanya bait tanpa arti Tiada romantisme yang tersaji Imaji melayang-layang tanpa henti   Sekali lagi, untukmu puisi Duduk dengan inspirasi terpatri Kutunjukkan lika-liku duniawi Terimakasih untukmu pemberi inspirasi Sekali lagi, ini hanya bait puisi

  • Puncak Dies Natalis, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir & Maulidur Rasul

    Puncak Dies Natalis, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir & Maulidur Rasul

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 652
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka merayakan puncak Dies Natalis ke-47, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir dan Maulidur Rasul. Acara dihadiri oleh para ulama’, jama’ah Al- khidmah, Rektor, mahasiswa, dan segenap civitas akademika. Minggu, (02/04/2017). “Acara ini sudah direncanakan sejak satu tahun yang lalu, persiapan juga dilakukan sejak kemarin dengan bantuan dari berbagai pihak. Alhamdulillah acara dapat kami […]

expand_less