Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Catatan Harian Menantu Sinting

Catatan Harian Menantu Sinting

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
  • visibility 1.420
  • comment 0 komentar

Identitas Film

Judul                : Catatan Harian Menantu Sinting

Kategori film   : Drama Komedi

Sutradara        : Sunil Soraya

Produser         : Soraya Intercine Films

Penulis             : Donna Rosamayna dan Rosi L. Simamora

Pemeran          : Ariel Tatum, Raditya Dika, Lina Marpaung, Robby Purba, dan Raline Shah

Peresensi         : Septi Kumala Dewi


Film Catatan Harian Menantu Sinting merupakan film drama komedi Indonesia yang dirilis pada 18 Juli 2024. Disutradarai oleh Sunil Soraya dan diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Film ini hadir dengan pandangan tentang dinamika hubungan menantu dan mertua dalam balutan komedi.

Kisah bermula ketika Minar (Ariel Tatum) menikah dengan Sahat (Raditya Dika), pria keturunan Batak. Setelah menikah, mereka memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Sahat atau Mamak Mertua (Lina Marpaung). Awalnya kehidupan berjalan lancar, namun perbedaan pandangan tentang makna pernikahan mulai memicu konflik antara menantu dan mertua.

Minar menganggap bahwa pernikahan adalah momen bagi sepasang suami istri yang saling mencintai untuk membangun kehidupan yang harmonis. Berbeda dengan Mamak Mertua yang melihat pernikahan sebagai kewajiban untuk meneruskan keturunan dan menjaga marga. Tekanan semakin bertambah ketika Mamak Mertua mengharuskan mereka tetap tinggal di rumahnya hingga mendapatkan cucu laki-laki, yang membuat Minar merasa terkekang dalam menjalani kehidupan rumah tangganya.

Film ini menggambarkan karakter Minar dengan sangat baik sebagai sosok menantu yang berusaha menyeimbangkan keinginan pribadinya dengan tuntutan adat dan mertua. Meskipun sering merasa tidak nyaman, Minar tetap menunjukkan sikap hormat dan pengertian kepada mertuanya, bahkan selalu siap membantu ketika dibutuhkan walaupun dalam hal kecil. Selain itu, film ini juga memotivasi pasangan suami istri pejuang garis dua untuk terus berusaha meskipun banyak rintangan.

Namun, film tersebut tidak luput dari beberapa kekurangan yaitu penggunaan bahasa dan istilah daerah yang dominan, tanpa adanya penjelasan yang memadai. Hal ini membuat penonton yang tidak familiar dengan budaya Batak kesulitan memahami percakapan tersebut. Dan karakter Sahat yang diperankan oleh Raditya Dika kurang mampu menyampaikan emosi di beberapa bagian, sehingga kesan sedih yang seharusnya terasa tidak tersampaikan dengan baik.

Terlepas dari kekurangannya, Catatan Harian Menantu Sinting tetap menjadi film yang menghibur sekaligus edukatif dalam menggambarkan kehidupan menantu di tengah keluarga besar dengan perbedaan budaya. Bagi pasangan muda yang ingin memahami tantangan kehidupan pernikahan, terutama dalam menghadapi ekspektasi keluarga besar dan perbedaan budaya, film ini bagus untuk ditonton.

[ Pengurus Invest BPH Periode 24/25 ]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 462
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan […]

  • Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 526
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi” –Harvard University.  Slogan tersebut nampaknya sudah tidak asing lagi didengar, khususnya bagi mahasiswa. Sebagaimana saat ini yang akan dicanangkan UIN Walisongo. Ketidakefektifan dalam sosialiasi mengenai keperpustakaan menjadi latar belakang dicetuskannya rencana kelas keperpustakaan, yang akan bertempat di American Corner. Rancangan program tersebut dilakukan melalui pembentukan kelas yang beranggotakan 30 […]

  • Temu Sharing; UKM KOBI dan Febipreneur UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 536
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UKM Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kedatangan 26 anggota dari Lembaga Kegiatan Mahasiswa Fakultas (LKMF) Febipreneur UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan studi banding ini berlangsung di Laboratorium Minibank FEBI. Jumat, (15/11/2019). “Kunjungan kami untuk melakukan studi banding dan temu sharing dengan UKM KOBI,” terang Rizky Ramadhan selaku […]

  • Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Hasil rekapitulasi Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pendapatan perkapita rakyat Indonesia telah mencapai rata-rata 4.000 dolar AS per tahun. Sementara hasil survei Bank Pembangunan Asia cukup mencengangkan dengan mengungkapkan bahwa gap tingkat kesejahteraan antara orang kaya dan miskin di negeri ini semakin kentara. Hal ini ditunjukan dengan catatan Bank Pembangunan Asia yang menyatakan bahwa jumlah […]

  • Khatmil Alquran FEBI Minim Partisipasi Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 491
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Khatmil Qur’an dengan tema “Menjemput Magfiroh” oleh Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang telah sukses di gelar. Namun, hanya sedikit saja mahasiswa yang mengikuti acara tersebut. Kamis, (21/05/2020). Menyadari hal itu, Syaekhu selaku penyelenggara acara mengaku banyak kendala yang menjadi penyebab kurangnya partisipasi mahasiswa. “Kurangnya partisipasi mahasiswa terjadi karena beberapa kendala, […]

  • FSH Berhasil Rebut Juara Umum Orsenik 2019

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 538
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penutupan Orsenik 2019 berlangsung ramai. Pasalnya, hadir Ratu Kendang Mutik Nida dan penyanyi jebolan KDI Fani Vanilla untuk memeriahkan acara closing ceremony tersebut. Jumat, (20/9/2019). Tidak hanya menonton konser, ratusan mahasiswa yang memadati lapangan utama Kampus III UIN Walisongo Semarang juga menanti acara initi yang mendebarkan, yakni pengumuman juara Orsenik 2019. Tidak hanya mahasiswa, […]

expand_less
Exit mobile version