Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

Dinilai Tidak Diakui Kampus, Ini Klarifikasi Lutfi Mahasiswa Pemilik IPK 3,94

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
Lutfi Nur Fadillah, Mahasiswa jurusan Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum yang mendapatkan IPK 3,94.

Lutfi Nur Fadillah, Mahasiswa jurusan Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum mendapatkan IPK 3,94.

lpminvest.comLutfi Nur Fadillah adalah salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Falak  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) angkatan 2014 yang mengikuti prosesi wisuda ke-72. Bertempat di auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (7/03/2018).

Lutfi sapaan akrabnya, sempat mendadak  viral di sosial media dikarenakan prestasinya yang mendapat IPK 3,94,  namun dirasa tidak mendapat pengakuan di lingkungan UIN Walisongo. Padahal IPK yang didapatkan menyamai IPK predikat ‘Mahasiswa Terbaik’.

Kepada kru lpminvest.com, Lutfi memberi penjelasan bahwa tidak menjadi masalah ketika dirinya tidak diumumkan menjadi mahasiswa terbaik. Karena menurutnya, IPK yang didapatkannya bukanlah apa-apa, yang terpenting adalah proses pada saat perkuliahan.

“Sebelumnya, saya sendiri tidak tahu bahwa ternyata di Fakultas Syariah dan Hukum ini ada yang mendapatkan IPK sama. bahkan bisa dikatakan paling tinggi di lingkungan UIN Walisongo. Saya pribadi bersyukur bisa mendapatkan IPK yang cukup memuaskan. Selain itu juga target untuk bisa lulus di semester ini dapat tercapai,” tutur perempuan pemilik zodiak Libra tersebut.

Menurutnya, pengakuan mendapatkan IPK tinggi hanya berlaku pada saat seremonial wisuda, dan baginya hanya sekadar numpang lewat. Jadi tidak menjadi masalah kalau IPK nya tidak disebut. Saya yakin, pihak fakultas  juga tidak serta merta dalam mengambil keputusan.

“Kemarin, pada saat pelaksanaan wisuda fakultas, Dekan, Kajur dan Sekjur juga sempat mengungkapkan bahwa mereka  sulit untuk mengambil keputusan. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, seperti perolehan IPK yang sama, satu fakultas, sama-sama perempuan, sama-sama semester tujuh, dan sama-sama mendapatkan nilai 4 pada saat sidang munaqosyah. Jadi, saya kira pasti pihak birokrasi lebih sulit dalam menentukan keputusan. Toh, yang namanya mahasiswa terbaik kan hanya satu,” jelas perempuan kelahiran Bojonegoro.

Mengenai permasalahan dirinya yang mendadak viral di media sosial, ia tidak melarang bagi siapapun yang memasang fotonya (baca : status), karena menurutnya hal itu adalah hak setiap orang dan juga merupakan wujud rasa peduli mereka.

“Saya tidak melarang bagi mereka yang post status tentang diri saya, tapi saya rasa hal itu sudah cukup. tidak perlu dilakukan lagi. Semuanya sudah selesai, dan saya pribadi-pun menerimanya. Prestasi akademik yang saya peroleh bukanlah apa-apa, bagi saya yang terpenting adalah akhlak. Untuk apa akademik bagus, jika tidak sebanding dengan perilaku,” tandas perempuan yang pernah tergabung dalam organisasi HMJ Ilmu Falak. (ulia_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

    Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 56
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fear of Missing Out (FOMO) seringkali terdengar di telinga dan dikaitkan dengan generasi Z (gen Z). Generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 dimana teknologi berkembang pesat pada tahun-tahun tersebut. Tak heran jika gen Z menjadi generasi yang rentan terpapar digitalisasi, sehingga hampir seluruh aspek kehidupan gen Z erat dengan teknologi. Generasi Z saat […]

  • Tingkatkan Toleransi, Srawung Kaum Muda Lintas Agama adakan  Pagelaran Budaya

    Tingkatkan Toleransi, Srawung Kaum Muda Lintas Agama adakan Pagelaran Budaya

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 43
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Toleransi antar umat beragama nampaknya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat, khususnya Indonesia. Namun dewasa ini marak terjadi konflik yang mengatasnamakan agama. Adanya hal ini, menginisiasi kaum muda kota Semarang yang tergabung dalam Srawung Kaum Muda Lintas Iman untuk melaksanakan kegiatan Selebrasi Pagelaran Budaya, dengan tujuan merekatkan tali persaudaraan dan menjalin toleransi antar […]

  • Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar tujuh belas ribu pulau, sehingga melahirkan beragam suku, agama, ras, dan sebagainya. Dari ribuan pulau tersebut, terbagi menjadi bagian-bagian yang disebut daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi dan budaya yang berbeda-beda. Tradisi dan budaya di masing-masing daerah memiliki keunikan dan kekhasannya tersendiri. Seperti salah satu tradisi […]

  • Kebijakan Baru, FEBI Bentuk Komunitas Penerima Beasiswa Prestasi

    Kebijakan Baru, FEBI Bentuk Komunitas Penerima Beasiswa Prestasi

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 49
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil seleksi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menetapkan 35 mahasiswa terpilih sebagai nominator penerima Beasiswa Prestasi. Selanjutnya, diadakan sosialisasi bagi para nominator sekaligus pembentukan komunitas penerima Beasiswa Prestasi FEBI. Jumat, (20/10/17). “Ini kebijakan baru di tingkat fakultas, yang di tahun sebelumnya belum ada. Maka tahun ini kita adakan. Komunitas ini secara bersama-sama akan […]

  • Meski Gagal Mendapatkan Emas, Paskibra FEBI Sabet 4 Kategori Kemenangan

    Meski Gagal Mendapatkan Emas, Paskibra FEBI Sabet 4 Kategori Kemenangan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 47
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Salah satu cabang perlombaan yang dilaksanakan di hari kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2019 adalah Lomba Formasi Pengibaran Bendera (LFPB). Meski hanya mampu menyabet medali perunggu, pada cabang perlombaan tersebut Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil memborong empat kategori kemenangan. Selain kategori Lomba Formasi Pengibaran […]

  • Mahasiswa Fisika Cetuskan Sistem Monitoring Tambak Udang Berbasis Internet

    Mahasiswa Fisika Cetuskan Sistem Monitoring Tambak Udang Berbasis Internet

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 46
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Olimpiade Sains Mahasiswa (OSM) merupakan ajang kompetisi untuk Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) tingkat Regional UIN, dan IAIN Se-Indonesia. Salah satu cabang lomba yang diperlombakan adalah Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG), dimana setiap peserta diwajibkan membuat suatu temuan baru berbasis teknologi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya alam. Salah satu inovasi menarik […]

expand_less