Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
  • visibility 613
  • comment 0 komentar
pondok damai

doc. rizqi ilahiyyah

lpminvest.com-Adanya keberagaman di Indonesia, menjadikan beberapa kaum muda lintas iman berkumpul dan saling bertukar fikiran mengenai agama dan kepercayaan yang ada. “PONDOK DAMAI” lebih tepatnya nama sebuah perkumpulan yang memberikan wadah untuk kaum muda yang haus akan rasa penasaran dengan keberagaman.

Pondok damai pertama kali diadakan pada tahun 2005, bertempat di Vihara Syailendra Kopeng. Kegiatan ini diinisiasi oleh 3 orang, Tedi Kholiludin, Roni Candra Kristiyanto, dan Lukas Awi Tristanto. Namun, perjalanan podok damai yang notabennya sudah berlangsung selama 10 kali tidak semulus yang dibayangkan. Pada tahun 2013, terjadi misscommunication antar anggota yang mengakibatkan vakumnya kegiatan tersebut.

“Pondok damai ini sendiri bisa diselenggarakan 1 tahun sekali atau bahkan setahun 2 kali, hal tersebut kembali lagi kepada volunteer kepanitiaan,” ucap Yohanes Okta Gimanto. Sabtu, (22/2/017)

Pada tahun 2017, kegiatan pondok damai kesepuluh diselenggarakan pada tanggal 21-23 April yang bertempat di Vihara Budhagaya Watu Gong, Semarang. Penyewaan tempat acara pondok damai kesepuluh didapatkan dari link yang dimiliki panitia, serta tidak dikenakan biaya dalam penyewaan tempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang mewakili dari beberapa agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Hindhu.

“Pada tahun ini, sebenarnya kita ingin mengadakan acara pondok damai X di gereja Katolik, karena kita belum pernah menyelenggarakan disana. Akan tetapi karena tidak ada link  yang menghubungkan kita kesana, akhirnya kita tidak jadi mengadakan acara tersebut di gereja Katolik,” imbuh Manto kepada kru lpm invest.

Jalannya pondok damai memberikan kesan khusus bagi pesertanya sebagaimana yang dituturkan oleh Vania salah satu peserta daru Universitas Katolik (Unika) Semarang.

“Dimulai dari dukanya yang ada dari beberapa agama tidak dapat hadir dalam acara. Kalau suka sih banyak, bisa ketemu temen-temen lama, sama kenalan dengan teman-teman baru, menghabiskan waktu bersama. pesertanyapun aktif dan inisiatif apalagi ketika game atau ice breaking,” jelas Vania.

Hal serupa juga diungkapkan Eka (20) peserta beragama Budha mahasiswa dari STIAB Smaratungga dalam wawancaranya pasca kegiatan Pondok Damai.

“Pondok damai merupakan acara terabsurd yang pernah aku ikuti, dimana semua orang menjadi narasumber oleh orang-orang yang haus akan rasa penasaran, tempat yang tanpa ditekankan pada ketoleransian tapi secara naluri mereka paham akan perlunya toleransi itu sendiri. Tempat dimana berkumpulnya manusia yang legowo dan tidak marah bahkan dengan guyonan yang dianggap sangat sensitive, acara yang banyak debatnya tapi tidak ngoyo. Kita semua damai dalam pondok ini”

 Via/kiki [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Air Rendaman Kurma, Shafira Raih Predikat Skripsi Terbaik Tingkat Universitas

    Berkat Air Rendaman Kurma, Shafira Raih Predikat Skripsi Terbaik Tingkat Universitas

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 761
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Shafira Abdillah, wisudawati asal Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil raih predikat skripsi terbaik tingkat universitas. Ia meraih predikat tersebut ketika diumumkan pada Sidang Senat Terbuka yang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3. Tugas akhirnya berjudul “Analisis Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Pada Air Nabeez Kurma Ajwa (Phoenix […]

  • RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

    RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 598
    • 0Komentar

      “Semua kekecewaan harus dialirkan menjadi energi positif untuk bekerja lebih baik dan lebih keras lagi, sehingga berbagai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi bisa diraih,”ujar Sri Mulyani. Sepertinya ungkapan tersebut sangat relevan dengan keadaan sekarang. Di tengah pandemi covid-19 yang tak tahu menahu kapan berakhirnya ini, sehingga menyebabkan hampir seluruh sektor perekonomian terdampak […]

  • Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 662
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara Investor Gathering dengan tema “Economic Growth in 2023 Amid Increasing Global Risk” pada Senin (13/3/2023) yang dilaksanakan di Auditorium 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Peserta Acara Investor Gathering ini dari KSPM se-Kota Semarang. Topik yang diangkat ini merupakan topik […]

  • Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 464
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mengadakan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Senin, (12/10/2020). Heru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KSPN, mengaku akan terus mengawal Rancangan Undang-undang Omnibus Law yang telah disahkan DPR agar tidak ada poin yang merugikan buruh. “Dari Januari sampai Oktober KSPN […]

  • Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 892
    • 0Komentar

      LPM Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan bangga mempersembahkan Majalah Oikos Edisi 15 yang resmi diluncurkan pada 20 November 2025 dengan tema “Ekonomi Hijau: Merawat Bumi sambil Memicu Pertumbuhan”. Edisi spesial ini menghadirkan blueprint ekonomi hijau yang membuktikan bahwa investasi hari ini bisa menghasilkan return menguntungkan sekaligus menyelamatkan planet di masa depan. Kamu […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

expand_less