Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
  • visibility 518
  • comment 0 komentar
pondok damai

doc. rizqi ilahiyyah

lpminvest.com-Adanya keberagaman di Indonesia, menjadikan beberapa kaum muda lintas iman berkumpul dan saling bertukar fikiran mengenai agama dan kepercayaan yang ada. “PONDOK DAMAI” lebih tepatnya nama sebuah perkumpulan yang memberikan wadah untuk kaum muda yang haus akan rasa penasaran dengan keberagaman.

Pondok damai pertama kali diadakan pada tahun 2005, bertempat di Vihara Syailendra Kopeng. Kegiatan ini diinisiasi oleh 3 orang, Tedi Kholiludin, Roni Candra Kristiyanto, dan Lukas Awi Tristanto. Namun, perjalanan podok damai yang notabennya sudah berlangsung selama 10 kali tidak semulus yang dibayangkan. Pada tahun 2013, terjadi misscommunication antar anggota yang mengakibatkan vakumnya kegiatan tersebut.

“Pondok damai ini sendiri bisa diselenggarakan 1 tahun sekali atau bahkan setahun 2 kali, hal tersebut kembali lagi kepada volunteer kepanitiaan,” ucap Yohanes Okta Gimanto. Sabtu, (22/2/017)

Pada tahun 2017, kegiatan pondok damai kesepuluh diselenggarakan pada tanggal 21-23 April yang bertempat di Vihara Budhagaya Watu Gong, Semarang. Penyewaan tempat acara pondok damai kesepuluh didapatkan dari link yang dimiliki panitia, serta tidak dikenakan biaya dalam penyewaan tempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang mewakili dari beberapa agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Hindhu.

“Pada tahun ini, sebenarnya kita ingin mengadakan acara pondok damai X di gereja Katolik, karena kita belum pernah menyelenggarakan disana. Akan tetapi karena tidak ada link  yang menghubungkan kita kesana, akhirnya kita tidak jadi mengadakan acara tersebut di gereja Katolik,” imbuh Manto kepada kru lpm invest.

Jalannya pondok damai memberikan kesan khusus bagi pesertanya sebagaimana yang dituturkan oleh Vania salah satu peserta daru Universitas Katolik (Unika) Semarang.

“Dimulai dari dukanya yang ada dari beberapa agama tidak dapat hadir dalam acara. Kalau suka sih banyak, bisa ketemu temen-temen lama, sama kenalan dengan teman-teman baru, menghabiskan waktu bersama. pesertanyapun aktif dan inisiatif apalagi ketika game atau ice breaking,” jelas Vania.

Hal serupa juga diungkapkan Eka (20) peserta beragama Budha mahasiswa dari STIAB Smaratungga dalam wawancaranya pasca kegiatan Pondok Damai.

“Pondok damai merupakan acara terabsurd yang pernah aku ikuti, dimana semua orang menjadi narasumber oleh orang-orang yang haus akan rasa penasaran, tempat yang tanpa ditekankan pada ketoleransian tapi secara naluri mereka paham akan perlunya toleransi itu sendiri. Tempat dimana berkumpulnya manusia yang legowo dan tidak marah bahkan dengan guyonan yang dianggap sangat sensitive, acara yang banyak debatnya tapi tidak ngoyo. Kita semua damai dalam pondok ini”

 Via/kiki [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nabeela Raih Cumlaude, Kerjakan Skripsi Hanya Dua Bulan

    Nabeela Raih Cumlaude, Kerjakan Skripsi Hanya Dua Bulan

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 581
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo meloloskan sebanyak 1.518 wisudawan dan wisudawati yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Dalam Sidang Senat Terbuka Kamis,(9/2/2023). Nabeela Himmatus Tsuroya salah satu wisudawati dari jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (FITK) yang berhasil mendapatkan gelar cumlaude dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) […]

  • LPM Invest Menumbuhkan Suasana Akademik Kru Lewat SPE

    LPM Invest Menumbuhkan Suasana Akademik Kru Lewat SPE

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 419
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Guna menjaga budaya literasi kru di saat libur perkuliahan, LPM Invest menggelar kegiatan Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) yang bertajuk Membangun Insan Pers yang Kritis dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi. Selain menjaga budaya literasi, SPE juga bertujuan sebagai upaya untuk memberikan penguatan landasan berpikir bagi kru di bidang ekonomi. “Kegiatan ini wajib diikuti oleh wadyabala […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

  • EIphoria; Program Baru HMJ EI

    EIphoria; Program Baru HMJ EI

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 502
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, Nana Wira Wirdana, memaparkan program kerjanya dalam Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di Audittorium I kampus I UIN Walisongo Semarang. Rabu, (28/3/18). Dalam pemaparannya, Nana menuturkan ada program baru HMJ Ekonomi Islam yaitu EIphoria. Terinspirasi dari kata euphoria, EIphoria ini semacam […]

  • Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    Dekan FEB Undip: Mesin Tak Bisa Gantikan Otak Manusia

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 444
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka meramaikan Dies Natalise UIN Walisongo Semarang ke-49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar Stadium General bertajuk “Menyiapkan Sumber Daya Manusia di Era Revolusi Industri 4.0”. Kamis, (14/03/2018). Stadium general tersebut menghadirkan narasumber Suharnomo, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro Semarang. Dalam kesempatan itu, Suharmono menyatakan bahwa […]

  • Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 472
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tujuh mahasiswa UIN Walisongo berkesempatan memperoleh modal usaha dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), masing-masing sebesar Rp15 juta rupiah. Modal itu diberikan pada kegiatan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda yang diadakan UIN Walisongo bekerjasama dengan Kemenpora RI, bertempat di Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo. Pemilihan penerima bantuan modal […]

expand_less