Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
  • visibility 605
  • comment 0 komentar
pondok damai

doc. rizqi ilahiyyah

lpminvest.com-Adanya keberagaman di Indonesia, menjadikan beberapa kaum muda lintas iman berkumpul dan saling bertukar fikiran mengenai agama dan kepercayaan yang ada. “PONDOK DAMAI” lebih tepatnya nama sebuah perkumpulan yang memberikan wadah untuk kaum muda yang haus akan rasa penasaran dengan keberagaman.

Pondok damai pertama kali diadakan pada tahun 2005, bertempat di Vihara Syailendra Kopeng. Kegiatan ini diinisiasi oleh 3 orang, Tedi Kholiludin, Roni Candra Kristiyanto, dan Lukas Awi Tristanto. Namun, perjalanan podok damai yang notabennya sudah berlangsung selama 10 kali tidak semulus yang dibayangkan. Pada tahun 2013, terjadi misscommunication antar anggota yang mengakibatkan vakumnya kegiatan tersebut.

“Pondok damai ini sendiri bisa diselenggarakan 1 tahun sekali atau bahkan setahun 2 kali, hal tersebut kembali lagi kepada volunteer kepanitiaan,” ucap Yohanes Okta Gimanto. Sabtu, (22/2/017)

Pada tahun 2017, kegiatan pondok damai kesepuluh diselenggarakan pada tanggal 21-23 April yang bertempat di Vihara Budhagaya Watu Gong, Semarang. Penyewaan tempat acara pondok damai kesepuluh didapatkan dari link yang dimiliki panitia, serta tidak dikenakan biaya dalam penyewaan tempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang mewakili dari beberapa agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Hindhu.

“Pada tahun ini, sebenarnya kita ingin mengadakan acara pondok damai X di gereja Katolik, karena kita belum pernah menyelenggarakan disana. Akan tetapi karena tidak ada link  yang menghubungkan kita kesana, akhirnya kita tidak jadi mengadakan acara tersebut di gereja Katolik,” imbuh Manto kepada kru lpm invest.

Jalannya pondok damai memberikan kesan khusus bagi pesertanya sebagaimana yang dituturkan oleh Vania salah satu peserta daru Universitas Katolik (Unika) Semarang.

“Dimulai dari dukanya yang ada dari beberapa agama tidak dapat hadir dalam acara. Kalau suka sih banyak, bisa ketemu temen-temen lama, sama kenalan dengan teman-teman baru, menghabiskan waktu bersama. pesertanyapun aktif dan inisiatif apalagi ketika game atau ice breaking,” jelas Vania.

Hal serupa juga diungkapkan Eka (20) peserta beragama Budha mahasiswa dari STIAB Smaratungga dalam wawancaranya pasca kegiatan Pondok Damai.

“Pondok damai merupakan acara terabsurd yang pernah aku ikuti, dimana semua orang menjadi narasumber oleh orang-orang yang haus akan rasa penasaran, tempat yang tanpa ditekankan pada ketoleransian tapi secara naluri mereka paham akan perlunya toleransi itu sendiri. Tempat dimana berkumpulnya manusia yang legowo dan tidak marah bahkan dengan guyonan yang dianggap sangat sensitive, acara yang banyak debatnya tapi tidak ngoyo. Kita semua damai dalam pondok ini”

 Via/kiki [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Judul : Ayah Penerbit : Republika Penerbit Penulis : Irfan Hamka Tahun terbit : 2013 Tebal : 291 Halaman ISBN : 978-602-8997-71-3 Peresensi : Nabila Rahmania Buku “Ayah” karya Buya Hamka merupakan sebuah karya sastra yang menggugah dan memukau. Dalam buku ini, Buya Hamka menggambarkan hubungan yang mendalam antara seorang ayah dan anak-anaknya melalui berbagai […]

  • Terorisme; Ideologi dan Ekonomi   

    Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti. Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor […]

  • Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    Aktifis Bukan Penghalang Rara Untuk Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 886
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mar’atus Sholiha atau yang sering di panggil Rara dari Sidoarjo dengan tiga bersaudara merupakan wisudawati terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) jurusan Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Rara memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,86 ketika di umumkan saat sidang Senat Terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang […]

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • FEBI Borong Dua Juara di Cabor Bulu Tangkis

    FEBI Borong Dua Juara di Cabor Bulu Tangkis

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 625
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Atlet ganda putra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis berhasil memborong juara. Pertandingan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (18/9/2019). Eko Ramadhan dan Iqbal Fakhoiron berhasil mengantongi juara dua ganda putra. Sedangkan ganda putri yang digawangi Siti Lailatul Rizqiyah dan Alfina Anggraeni meraih juara […]

  • Cabor Mobile Legend Menemui Kendala, Begini Penyelesaiannya

    Cabor Mobile Legend Menemui Kendala, Begini Penyelesaiannya

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 595
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Jumat, (18/11/2022) Piala FEBI (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) 2022 yang dihandle oleh UKM EBI Sport mengadakan lomba Mobile Legend Bang Bang (MLBB). Cabang olahraga (cabor) e-sport ini diadakan di Gedung L kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Cabor MLBB diikuti oleh 8 tim dengan setiap jurusan mengirim masing-masing dua (2) tim. Cabor e-sport satu […]

expand_less