Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
  • visibility 860
  • comment 0 komentar
http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial.

Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi adalah berita hoax. Investers tahu kan, maraknya informasi bermuatan politik, adu domba, doktrin, dan fanatisme di media sosial membuat netizen gerah. Sehingga banyak netizen terprovokasi berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Tak heran jika media sosial menjadi sarana empuk bagi banyak orang yang ingin mengadu domba dan memecah belah persatuan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Bukan tidak mungkin banyak isu-isu hoax beredar demi melancarkan kampanye politik. Bahkan atmosfer kontroversi selalu hadir menjelang Pilpres. Dan kian kental sejak Joko Widodo menyandang status presiden. Terbukti mulai dari kehidupan pribadinya, rekam jejaknya, hingga kebijakan-kebijakannya selalu diperdebatkan.

Jika menilik ke sejarah Islam, ternyata kontroversi dalam membuat kebijakan juga pernah dialami oleh khulafaurrasyidin yang kedua loh. Ya, Umar bin Khattab. Apa saja sih kebijakan kontroversial yang dibuat khalifah Umar? Mengapa kebijakannya menjadi kontroversi?

Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun lembut hatinya. Pencapaiannya selama menjadi khalifah yang paling fenomenal adalah di bidang ekonomi. Walaupun ada beberapa yang menimbulkan kontroversi, Ia berhasil mewujudkan kesejahteraan rakyat yang merata melalui kebijakan-kebijakannya. Untuk lebih jelasnya, berikut kami rangkum empat kebijakan kontroversial Umar bin Khattab yang bersumber dari beberapa buku dan jurnal :

  1. Menyisihkan sebagian harta di Baitul Mal

Mengapa menyisihkan sebagian harta menjadi kontroversi? Nah, Investers heran kan? Hal ini dikarenakan Nabi dan khalifah sebelumnya belum pernah menerapkan kebijakan tersebut. Sebelumnya, semua harta di Baitul Mal langsung dihabiskan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Jadi kebijakan ini bisa disebut sebagai bid’ah hasanah.

Usut punya usut, Umar menyisihkan sebagian harta sebagai cadangan tujuannya adalah untuk berjaga-jaga barangkali ada kebutuhan negara yang mendesak, seperti perang dan bencana alam. Dan ternyata, kebijakan menyisihkan harta sebagai cadangan yang dibuat Umar masih diterapkan hingga sekarang loh, yaitu rasio cadangan wajib (Reserve Requirement Ratio) yang menjadi salah satu instrumen kebijakan moneter di Indonesia. Wah futuristik yah khalifah kita yang satu ini.

  1. Membatalkan pemberian zakat untuk mualaf

Bagaimana tidak menjadi kontroversi, sudah jelas bahwa mualaf adalah golongan yang termasuk dalam delapan asnaf (orang-orang yang berhak menerima zakat). Namun Umar membatalkan pemberian zakat untuk Muallaf . Alasannya, Muallaf yang sekiranya mampu dan sudah kokoh pondasi keimanannya tidak perlu menerima zakat, lebih baik zakatnya diberikan kepada yang lebih membutuhkan yaitu fakir miskin. Hmm.. kebijakan yang logis yah investers.

  1. Memungut dan membayar zakat dua kali lipat

Loh loh loh kok bisa dua kali lipat? Cepat kaya dong negara ini.

Begini investers, dalam buku Keuangan Publik Islam yang ditulis oleh Nurul Huda, dkk dijelaskan bahwa Umar memberlakukan kebijakan ini bukan tanpa alasan. Melainkan berlaku bagi Muzakki dan Mustahik yang di tahun sebelumnya belum membayar dan menerima zakat. Jadi Muzakki wajib membayar zakat dua kali lipat dan Mustahik berhak menerima zakat dua kali lipat di tahun berikutnya.

  1. Memberi tunjangan fakir miskin

Ini nih kebijakan Umar yang paling kontroversial investers. Pada masa pemerintahan Umar, setiap orang fakir mendapat seekor unta penuh dengan muatan kebutuhan pokok, dan setiap orang miskin mendapat seekor anak unta beserta dua induknya. Hal ini menjadi kontroversi karena masyarakat beranggapan bahwa kebijakan ini dapat mengakibatkan malas bekerja dan bingung jika nantinya tunjangan harus dicabut.

Namun sebenarnya Umar memberikan unta kepada masyarakat miskin bertujuan untuk diternakkan. Sehingga untanya berkembang biak dan menghasilkan yang nantinya dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Nah, itulah empat kebijakan ekonomi kontroversial Umar bin Khattab. Dari sejarah di atas dapat diambil pelajaran bahwa tidak sepatutnya kita mengejudge tindakan seseorang sebelum kita ketahui apa maksud dan tujuan orang tersebut melakukannya. Terbukti dengan kebijakan yang walaupun mengakibatkan kontroversi, Umar mampu menciptakan negara yang makmur dan sejahtera rakyatnya. Bahkan menurut sejarah, hampir tidak ditemukan orang yang mau menerima zakat pada masa itu. Bisa dibayangkan betapa meratanya perekonomian di masa Umar.

Jadi untuk mencegah kontroversi dan provokasi, sudah sepatutnya kita cerdas dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya dan jangan gegabah ya investers ! (Hasna_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tik Tok  Panen Konflik di Berbagai Negara

    Tik Tok Panen Konflik di Berbagai Negara

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Menjamurnya media sosial bergenre video seperti Tik  Tok, sangatlah digemari generasi Z.  Di Indonesia, fenomena  anak muda dalam menggunakan aplikasi ini menunjukkan antusiasme yang sangat masif. Tik  Tok merupakan  produk  yang  diinisiasi  oleh  Zhang Yiming, lulusan  software  Engineer dari  Universitas  Nankai yang mendirikan  perusahaan  teknologi  ByteDance pada Maret   2012.   Lewat   perusahaannya   inilah   Yiming   mengembangkan   aplikasi […]

  • PU LPM Invest; Mulai Sekarang Kita harus Perkuat Kemampuan Riset

    PU LPM Invest; Mulai Sekarang Kita harus Perkuat Kemampuan Riset

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan acara Bongkar Nalar dan Upgrading untuk pengurus baru. Minggu, (09/04/2016). Acara yang diadakan di gedung H3 Kampus III UIN Walisongo ini diikuti oleh 15 pengurus yang beberapa hari lalu terpilih dalam acara pergantian pengurus di Gedung M5 Kampus III […]

  • Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    Dorong Potensi Mahasiswa Lewat Orsenik

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 382
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) kembali digelar di UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Muhibbin di Gedung Serba Guna Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Orsenik 2018 mengusung tema “Show Your Sportifity, Make a Creation”. Jumat, (21/09/2018). Prof. Muhibbin dalam sambutannya menerangkan bahwa Orsenik 2018 […]

  • Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Fatimah Pajak adalah salah satu komponen penting dalam proses pembangunan nasional dan berfungsi sebagai sumber daya keuangan utama bagi negara, sehingga dapat mendukung upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk penerimaan negara dari pajak adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan, yang […]

  • Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    Syarat Pengumpulan Persyaratan KKN Dua Hari Saja, Mahasiswa: Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 671
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (19/8/2020) tidak ada alasan untuk UIN Walisongo semarang libur Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Pengumuman calon peserta KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 dapat dilihat di  surat edaran Nomor B-0932/Un.10.0/L.1/PP.06/08/2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M). Total sementara peserta KKN yaitu 2.130 mahasiswa, dengan rincian 548 mahasiwa FITK, 379 FSH, […]

  • FEBI Fasilitasi Mahasiswa dengan Pelatihan Kepemimpinan

    FEBI Fasilitasi Mahasiswa dengan Pelatihan Kepemimpinan

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 400
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Kepemimpinan pada Selasa-Rabu (1-2/3/2022). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Gedung H FEBI dengan tujuan untuk membekali mahasiswa sehingga membentuk privilege yang maksimal dalam Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Pelatihan dihadiri oleh perwakilan setiap Ormawa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) beserta jajaran Staf Akademisi FEBI UIN Walisongo. Pelatihan Kepemimpinan […]

expand_less