Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
  • visibility 964
  • comment 0 komentar
http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial.

Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi adalah berita hoax. Investers tahu kan, maraknya informasi bermuatan politik, adu domba, doktrin, dan fanatisme di media sosial membuat netizen gerah. Sehingga banyak netizen terprovokasi berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Tak heran jika media sosial menjadi sarana empuk bagi banyak orang yang ingin mengadu domba dan memecah belah persatuan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Bukan tidak mungkin banyak isu-isu hoax beredar demi melancarkan kampanye politik. Bahkan atmosfer kontroversi selalu hadir menjelang Pilpres. Dan kian kental sejak Joko Widodo menyandang status presiden. Terbukti mulai dari kehidupan pribadinya, rekam jejaknya, hingga kebijakan-kebijakannya selalu diperdebatkan.

Jika menilik ke sejarah Islam, ternyata kontroversi dalam membuat kebijakan juga pernah dialami oleh khulafaurrasyidin yang kedua loh. Ya, Umar bin Khattab. Apa saja sih kebijakan kontroversial yang dibuat khalifah Umar? Mengapa kebijakannya menjadi kontroversi?

Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun lembut hatinya. Pencapaiannya selama menjadi khalifah yang paling fenomenal adalah di bidang ekonomi. Walaupun ada beberapa yang menimbulkan kontroversi, Ia berhasil mewujudkan kesejahteraan rakyat yang merata melalui kebijakan-kebijakannya. Untuk lebih jelasnya, berikut kami rangkum empat kebijakan kontroversial Umar bin Khattab yang bersumber dari beberapa buku dan jurnal :

  1. Menyisihkan sebagian harta di Baitul Mal

Mengapa menyisihkan sebagian harta menjadi kontroversi? Nah, Investers heran kan? Hal ini dikarenakan Nabi dan khalifah sebelumnya belum pernah menerapkan kebijakan tersebut. Sebelumnya, semua harta di Baitul Mal langsung dihabiskan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Jadi kebijakan ini bisa disebut sebagai bid’ah hasanah.

Usut punya usut, Umar menyisihkan sebagian harta sebagai cadangan tujuannya adalah untuk berjaga-jaga barangkali ada kebutuhan negara yang mendesak, seperti perang dan bencana alam. Dan ternyata, kebijakan menyisihkan harta sebagai cadangan yang dibuat Umar masih diterapkan hingga sekarang loh, yaitu rasio cadangan wajib (Reserve Requirement Ratio) yang menjadi salah satu instrumen kebijakan moneter di Indonesia. Wah futuristik yah khalifah kita yang satu ini.

  1. Membatalkan pemberian zakat untuk mualaf

Bagaimana tidak menjadi kontroversi, sudah jelas bahwa mualaf adalah golongan yang termasuk dalam delapan asnaf (orang-orang yang berhak menerima zakat). Namun Umar membatalkan pemberian zakat untuk Muallaf . Alasannya, Muallaf yang sekiranya mampu dan sudah kokoh pondasi keimanannya tidak perlu menerima zakat, lebih baik zakatnya diberikan kepada yang lebih membutuhkan yaitu fakir miskin. Hmm.. kebijakan yang logis yah investers.

  1. Memungut dan membayar zakat dua kali lipat

Loh loh loh kok bisa dua kali lipat? Cepat kaya dong negara ini.

Begini investers, dalam buku Keuangan Publik Islam yang ditulis oleh Nurul Huda, dkk dijelaskan bahwa Umar memberlakukan kebijakan ini bukan tanpa alasan. Melainkan berlaku bagi Muzakki dan Mustahik yang di tahun sebelumnya belum membayar dan menerima zakat. Jadi Muzakki wajib membayar zakat dua kali lipat dan Mustahik berhak menerima zakat dua kali lipat di tahun berikutnya.

  1. Memberi tunjangan fakir miskin

Ini nih kebijakan Umar yang paling kontroversial investers. Pada masa pemerintahan Umar, setiap orang fakir mendapat seekor unta penuh dengan muatan kebutuhan pokok, dan setiap orang miskin mendapat seekor anak unta beserta dua induknya. Hal ini menjadi kontroversi karena masyarakat beranggapan bahwa kebijakan ini dapat mengakibatkan malas bekerja dan bingung jika nantinya tunjangan harus dicabut.

Namun sebenarnya Umar memberikan unta kepada masyarakat miskin bertujuan untuk diternakkan. Sehingga untanya berkembang biak dan menghasilkan yang nantinya dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Nah, itulah empat kebijakan ekonomi kontroversial Umar bin Khattab. Dari sejarah di atas dapat diambil pelajaran bahwa tidak sepatutnya kita mengejudge tindakan seseorang sebelum kita ketahui apa maksud dan tujuan orang tersebut melakukannya. Terbukti dengan kebijakan yang walaupun mengakibatkan kontroversi, Umar mampu menciptakan negara yang makmur dan sejahtera rakyatnya. Bahkan menurut sejarah, hampir tidak ditemukan orang yang mau menerima zakat pada masa itu. Bisa dibayangkan betapa meratanya perekonomian di masa Umar.

Jadi untuk mencegah kontroversi dan provokasi, sudah sepatutnya kita cerdas dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya dan jangan gegabah ya investers ! (Hasna_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Etos Dagang Kaum Sarungan

    Etos Dagang Kaum Sarungan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Belakangan, telinga kita akrab dengan istilah santripreneur di tengah derasnya pewartaan tentang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di tanah air. Pesantren sebagai entitas dari masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan problem sosial dan ekonomi yang tengah terjadi dalam kehidupan masyarakat. Barangkali, masyarakat tidak akan meragukan kapasitas pesantren dalam urusan pendalaman ilmu agama, sebagai bukti banyaknya lulusan pesantren […]

  • Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

    Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

    • calendar_month Ming, 15 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 502
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kata kejujuran dan integritas beberapa hari ini mendadak viral di media sosial media instagram. Hal itu bermula dari komik strip yang diposting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia melalui akun instagramnya @kemdikbud.ri. Postingan tersebut berisi ajakan untuk berbuat jujur bagi pelajar dalam menghadapi ujian nasional (UN). Jumat, (13/4/2018). Dalam komik strip tersebut […]

  • USAI

    USAI

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 420
    • 0Komentar

    USAI Oleh: Ummi Zahrotun Nadhiroh Hujan itu mulai reda, Tuan Layaknya perasaan kita yang mulai menghilang Layaknya kisah kita juga yang kian memudar Dan suara rintihan hujan yang tenang seakan telah membawamu pergi melanjutkan asa Kini di antara jiwa yang tak bisa lagi selaras Tangan yang tak bisa saling menggenggam Raga yang tak bisa saling […]

  • Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

    Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Di tahun 2020 ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan bencana nasional berupa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan masif di Indonesia tercatat hingga saat ini per tanggal 18 November 2020 terkonfirmasi sebanyak 479 ribu kasus. Kasus positif COVID-19 mencapai 478.720 kasus, yang dinyatakan sembuh 402.347 kasus, dan meninggal sebanyak 15.503 kasus. […]

  • FEBI Lepas 142 Wisudawan

    FEBI Lepas 142 Wisudawan

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 500
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang melepas 142 wisudawan pada Pelepasan Wisuda Ke-10 dan Pengukuhan Keluarga Alumni (KALAM) FEBI Periode 2018-2022, bertempat di Ballroom lantai 5 Harris Hotel Semarang. Senin, (4/3/2019). Berdasarkan laporan Ali Murtadho, Wakil Dekan I Bidang Akademik, wisudawan dari S2 Ekonomi Syariah sebanyak 8 orang. Adapun wisudawan […]

  • Filosofi FEBI De-Volution: Puncak Ulang Tahun FEBI ke-10

    Filosofi FEBI De-Volution: Puncak Ulang Tahun FEBI ke-10

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 644
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan jalan sehat dalam rangka ulang tahun FEBI yang ke-10 yang diberi nama FEBI DEVOLUTION. Kepanjangan dari nama FEBI De-Volution sendiri adalah Dekade Revolusi. Maksudnya, FEBI akan terus berevolusi setelah usianya 10 tahun.   Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (17/11/23) di depan Gedung Dekan […]

expand_less