Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Perempuan di Titik Nol

Perempuan di Titik Nol

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
  • visibility 1.131
  • comment 0 komentar

Judul            : Perempuan di titik nol
Penulis         : Nawal el-Saadawi
Penerjemah : Amir Sutaarga (Bahasa Indonesia)
Tahun terbit : 2002 (edisi ke-6)
Penerbit       : Yayasan Obor Indonesia, Jakarta
Halaman      : 156 halaman
Judul asli      : Emra’a enda noktas el sifr

Buku ini menceritakan perjalanan hidup Firdaus sejak ia masih gadis kecil sampai menjadi wanita dewasa. Penulis mengaku, percakapannya dengan Firdaus secara langsung merupakan alasan terciptanya buku ini. Mengkisahkan awal pertemuan Nawal sang penulis dengan Firdaus, bagaimana akhirnya terjadi percakapan di dalam sel penjara. Sejak awal Firdaus kecil telah mendapatkan pengalaman amoral dari teman dan lingkaran keluarganya. Firdaus tumbuh dan berkembang dengan pengalaman yang menggambarkan bagaimana barisan perempuan dipinggirkan.

Pada buku ini perempuan tidak berarti apa-apa. Perempuan hanya objek yang dipakai seperlunya. Kejahatan seksual merajalela dan perempuan tak punya kebebasan untuk menolak itu semua. Ketimpangan gender makin diperlihatkan dari sulitnya perempuan untuk mengakses perguruan tinggi, meski Firdaus memiliki nilai memuaskan pun mencetak peringkat atas. Perempuan tak dapat mencapai ketenangan hidup. Mereka berakhir pada urusan dapur dan ranjang.

Hanya dari pengalaman satu orang, dapat memberikan bagaimana saat itu wilayah Mesir menganggap wanita. Ketidaksetaraan gender mengakar parah tak bisa dicabut. Kepribadian masing-masing lah yang dapat memutus rantai kesetimpangan itu. Firdaus pada akhirnya mampu berdiri dan punya kekukuhan hati. Cerita ditutup dengan ia yang nyaris dilecehkan seorang pria namun ia teguh membela diri, keluarnya pisau dari pelaku kejahatan digunakan Firdaus untuk balik menyerang pria itu. Pada akhirnya keteguhan hati membawanya pada kesiapan untuk mendekam dalam penjara, pada akhirnya perempuan yang melawan pun tetap tak tenang.

Cerita ini sampai akhir pun tak memberikan ruang nyaman bagi perempuan. Bagaimana dari awal sampai akhir perempuan tak dapat berlaku apa-apa selain menerima. Perempuan yang sekian persen punya kesanggupan untuk melawan pun akhirnya dipisahkan dan dimusnahkan. Tak ada tempat layak huni bagi perempuan. Buku ini dengan jelas menggambarkan penindasan tanpa ampun kepada para perempuan dan bagaimana dunia patriarki dijalankan.

Secara umum tokoh utama diceritakan sebagai pelacur dengan bayaran tinggi dengan paras yang rupawan. Namun secara mendalam buku ini mengupas kulit-kulit patriarti dan kesetimpangan gender di Negara Mesir. Mengisahkan jelas tak ada pembelaan terhadap nasib perempuan. Sehingga layak dibaca untuk mengetahui isu sosial terhadap perempuan.

 

[Pengurus Invest Redaksi Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

    Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 861
    • 0Komentar

    lpminest.com- Refi Solekha Noviana berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,93 dan mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda Sarjana (S1) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ke-92. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3  UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (8/6/2024). Refi, sapaan akrab mahasiswa asal Pemalang ini merupakan […]

  • Voli Jadi Cabang Olahraga Baru di FEBI Championship 2023

    Voli Jadi Cabang Olahraga Baru di FEBI Championship 2023

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 935
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) EBI Sport Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan turnamen FEBI Championship periode 2023. Voli menjadi cabang olahraga (cabor) baru pada FEBI Championship 2023, sedangkan pada acara FEBI Championship tahun lalu hanya terdapat satu cabor, yaitu futsal. Peserta FEBI Championship 2023 terdiri dari pelajar […]

  • 1.661 Wisudawan Online Jadi  Duta Walisongo, Begini Wejangan Rektor dan Gubernur Jateng

    1.661 Wisudawan Online Jadi  Duta Walisongo, Begini Wejangan Rektor dan Gubernur Jateng

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 798
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Prosesi Wisuda UIN Walisongo periode Agustus dilaksanakan di ruang maya melalui Live Streaming Youtube UIN Walisongo Semarang. Menurut Keputusan Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 211 Tahun 2020  disebutkan bahwa ada 1.661 wisudawan yang dilepas hari ini, baik dari tingkat Doktor (S3), Magister (S2), Sarjana (S1), dan Diploma (D3). Bahkan wisudawan juga menerima gelar  sebagai Duta Walisongo. Kamis, (6/8/2020). “Selamat, […]

  • Patah

    Patah

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Patah Oleh: Tegar Arya Affandi Langit murung menabur air hujan Mengalun lirih di malam yang pekat Mengundang keterpakuan diri Pada lisan yang membisu dan hati yang mendadak rindu. Tak disangka, kau datang bagai impian Menghidupkan kembali api yang pernah padam Malam ini, kelam tak terang Kehadiranmu, bagai rembulan yang terhalang malam. Risalah luka, kenangan yang […]

  • Sering Ikut Lomba & Aktif Organisasi Menuntun Nurul Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    Sering Ikut Lomba & Aktif Organisasi Menuntun Nurul Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Nurul Fajriatus Saadah atau yang sering di panggil Nurul, mahasiswa asal Pati merupakan wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) jurusan Akuntansi Syariah (AKS) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Nurul memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94 ketika di umumkan saat sidang senat terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada […]

  • Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 741
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Rabu, (16/6/2021) Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (Forshei) UIN Walisongo Semarang merayakan hari lahirnya (harlah) yang ke-13. Diadakan dari tanggal 14-16 Juni 2021, pada hari inilah puncaknya. Puncak kegiatan yang diselenggarakan adalah seminar nasional dengan tajuk “Percepatan Digitalisasi UMKM sebagai Ikhtiar Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi.” Hal tersebut merupakan bagian dari pengabdian Forshei kepada masyarakat […]

expand_less