Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Perpanjangan PMB UIN Walisongo Semarang Memicu Ketidakpastian Pelaksanaan Paper Mob

Perpanjangan PMB UIN Walisongo Semarang Memicu Ketidakpastian Pelaksanaan Paper Mob

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
  • visibility 813
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Paper Mob Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang sukses dilaksanakan pada hari pertama, Jum’at (9/8/2024). Paper Mob ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Selama persiapan tentu tidak berjalan mulus, terdapat kesulitan yang dihadapi oleh tim kreatif saat mempersiapkan Paper mob adalah adanya kemunduran dari pihak Universitas sehingga tidak dapat dipastikan akan ada berapa banyak mahasiswa yang akan mengikuti Paper mob. Hal ini menjadikan sebisa mungkin pihak panitia memutar otak untuk meminimalisasi adanya penambahan jumlah mahasiswa secara mendadak.

“Diperpanjang-perpanjang terus (Penerimaan Mahasiswa Baru), jadi kita gak dapet data pasti berapa banyak mahasiswa yang bakal hadir, kita ambil data acuan terakhir nanti kurang lebihnya nanti kita mikir di akhir gimana caranya biar semua mahasiswa bisa ikut formasi,” kata N (inisial) salah satu panitia PBAK dari FISIP.

Perpanjangan ini mengakibatkan kesulitan untuk menyusun kode formasi. Terdapat perubahan terkait jumlah mahasiswa sampai akhirnya mendapat angka pasti yakni sejumlah 3720 mahasiswa baru. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh salah satu panitia PBAK.

“Kita dapat data awal itu kita jadikan data acuan itu sebanyak 3720 mahasiswa,” Kata N ketika diwawancarai oleh Tim LPM Invest.

Persiapan yang singkat itu dapat diatasi dengan solidnya tim panitia PBAK, sehingga Paper mob dapat terlaksana dengan lancar. Kertas Paper mob yang digunakan disediakan oleh panitia dengan empat kertas warna yang berbeda yaitu; merah, putih, hitam, dan hijau.

Paper mob kali ini mengangkat tema “Pendidikan untuk Kemanusiaan dan Peradaban” dengan penempatan sebanyak 17 formasi. Pengambilan tema ini karena adanya permasalahan pada bidang pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah permasalahan yang diangkat adalah mengenai tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Alasan diambilnya tema tersebut adalah untuk menanggapi adanya permasalahan bidang akademik di Indonesia, khususnya permasalahan UKT. Tak hanya itu, makna dari tema tersebut juga sebagai bentuk bahwa kuliah tak hanya bentuk menuntut ilmu semata, namun dapat mengubah pola pikir sebagai mahasiswa. Persiapan untuk pelaksanaan paper mob berlangsung selama kurang dari satu bulan, sejumlah panitia sebagai penanggung jawab Paper mob terdapat sebanyak 20 orang.

Salah satu mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) menyampaikan kesannya saat mengikuti kegiatan paper mob yang berlangsung siang hari tadi.

“Walaupun panas dan capek tapi seru, panitianya oke,” ungkap Diera salah satu mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Matematika. Dian & Mahda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terorisme; Ideologi dan Ekonomi   

    Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti. Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 823
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

  • Kontestasi Politik Perempuan Berbasis Kesetaraan Gender

    Kontestasi Politik Perempuan Berbasis Kesetaraan Gender

    • calendar_month Sel, 25 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Oleh : Iswatun Ulia In politics if you want anything said, ask a man, If you want anything done, ask a women. (The Iron Woman, Margareth Hilda Thatcher) Peran perempuan tidak bisa dilepaskan dari setiap lini kehidupan. Dalam keluarga misalnya, perempuan memiliki tugas dan kodrat menyelesaikan segala keperluan rumah tangga, yang dalam bahasa Jawa dikenal […]

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • Pelaksanaan Lomba MTQ ORSENIK 2021 Menemui Kendala Utama pada Sinyal

    Pelaksanaan Lomba MTQ ORSENIK 2021 Menemui Kendala Utama pada Sinyal

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 855
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Gelombang kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) resmi dibuka pada Rabu, (10/11/2021). Pelaksanaan Cabor Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dilaksanakan secara online lewat platform Zoom dengan delapan (8) peserta baik putra maupun putri. Dalam pelaksanaannya, cabor MTQ tidak dibebaskan memilih surat tapi telah ditentukan maqra’nya oleh panitia yang nantinya akan dibacakan oleh peserta. […]

  • Semenjak Kamu Pergi, Aku Bukan Lagi Penyair

    Semenjak Kamu Pergi, Aku Bukan Lagi Penyair

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Entah apa yang membuatku bersedia datang ke tempat ini, Le Quartier Restaurant. Sebuah restoran dengan desain yang kental nuansa Paris ini sudah lama sekali aku tidak menyambanginya. Malam ini gerimis mencoba mendinginkan siapa saja yang ditetesinya. Dedaunan, pot bunga, atap restoran, atau bahkan otakku yang selalu pening dengan berbagai pekerjaan setiap hari. Turun dari mobil, […]

expand_less