Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Perpanjangan PMB UIN Walisongo Semarang Memicu Ketidakpastian Pelaksanaan Paper Mob

Perpanjangan PMB UIN Walisongo Semarang Memicu Ketidakpastian Pelaksanaan Paper Mob

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
  • visibility 351
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Paper Mob Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang sukses dilaksanakan pada hari pertama, Jum’at (9/8/2024). Paper Mob ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Selama persiapan tentu tidak berjalan mulus, terdapat kesulitan yang dihadapi oleh tim kreatif saat mempersiapkan Paper mob adalah adanya kemunduran dari pihak Universitas sehingga tidak dapat dipastikan akan ada berapa banyak mahasiswa yang akan mengikuti Paper mob. Hal ini menjadikan sebisa mungkin pihak panitia memutar otak untuk meminimalisasi adanya penambahan jumlah mahasiswa secara mendadak.

“Diperpanjang-perpanjang terus (Penerimaan Mahasiswa Baru), jadi kita gak dapet data pasti berapa banyak mahasiswa yang bakal hadir, kita ambil data acuan terakhir nanti kurang lebihnya nanti kita mikir di akhir gimana caranya biar semua mahasiswa bisa ikut formasi,” kata N (inisial) salah satu panitia PBAK dari FISIP.

Perpanjangan ini mengakibatkan kesulitan untuk menyusun kode formasi. Terdapat perubahan terkait jumlah mahasiswa sampai akhirnya mendapat angka pasti yakni sejumlah 3720 mahasiswa baru. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh salah satu panitia PBAK.

“Kita dapat data awal itu kita jadikan data acuan itu sebanyak 3720 mahasiswa,” Kata N ketika diwawancarai oleh Tim LPM Invest.

Persiapan yang singkat itu dapat diatasi dengan solidnya tim panitia PBAK, sehingga Paper mob dapat terlaksana dengan lancar. Kertas Paper mob yang digunakan disediakan oleh panitia dengan empat kertas warna yang berbeda yaitu; merah, putih, hitam, dan hijau.

Paper mob kali ini mengangkat tema “Pendidikan untuk Kemanusiaan dan Peradaban” dengan penempatan sebanyak 17 formasi. Pengambilan tema ini karena adanya permasalahan pada bidang pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah permasalahan yang diangkat adalah mengenai tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Alasan diambilnya tema tersebut adalah untuk menanggapi adanya permasalahan bidang akademik di Indonesia, khususnya permasalahan UKT. Tak hanya itu, makna dari tema tersebut juga sebagai bentuk bahwa kuliah tak hanya bentuk menuntut ilmu semata, namun dapat mengubah pola pikir sebagai mahasiswa. Persiapan untuk pelaksanaan paper mob berlangsung selama kurang dari satu bulan, sejumlah panitia sebagai penanggung jawab Paper mob terdapat sebanyak 20 orang.

Salah satu mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) menyampaikan kesannya saat mengikuti kegiatan paper mob yang berlangsung siang hari tadi.

“Walaupun panas dan capek tapi seru, panitianya oke,” ungkap Diera salah satu mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Matematika. Dian & Mahda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Keyakinan Hati dan Doa Orang Tua Ghina Nafsiyah Raih S1 Cumlaude

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 357
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Skripsi yang berjudul “Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Diversi Sexsual Bullying Yang Pelaku Dan Korbannya Anak (Studi Kasus Nomor B/1508/VII/Res.124/2022/Reskrim Di Polres Kabupaten Tasikmalaya)”. Berhasil mengantarkan Ghina Nafsiyah menjadi wisudawan terbaik di Fakultas Syariah dan Hukum Islam (FSH), UIN Walisongo. Segenap usaha yang Beliau perjuangkan selama 4 tahun tidak sia-sia, Ghina berhasil memperoleh IPK […]

  • Demam Batu Akik, Penjual Kegirangan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 408
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Demam batu akik maupun batu mulia akhir-akhir ini membuat sebagian warga Ngaliyan-Semarang ikut menggandrungi batu-batuan tersebut. Salah satunya adalah kios penjual batu akik  yang berada di pojok belakang Pasar Ngaliyan. Kios batu akik yang ramai pengunjung itu adalah milik Abdurrahman. Pria berkulit sawo matang itu telah berbisnis batu akik selama dua tahun. Maman, sapaan […]

  • Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 270
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Inklusifitas partai politik (parpol) berdampak besar terhadap kemajuan dan kualitas demokrasi. Semakin inklusif partai politik di suatu negara maka semakin berkualitas demokarasi di negara tersebut. Hal ini dinyatakan oleh Abdul Arif, alumni Sekolah Politisi Muda dalam diskusi publik bertajuk “Peluang Politisi Muda di Pemilu 2019” di Citradream, Jl. Imam Bonjol No. 187, Semarang. […]

  • Keseruan Penampilan Expo UKM Universitas diPBAK 2023

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 346
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Expo UKM Universitas (Expo UKM-U) merupakan orientasi dan deskripsi unit kegiatan mahasiswa kepada mahasiswa baru untuk memperdalam keterampilan dan pengetahuan sesuai passion mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada setiap tahun ajaran baru. Expo UKM-U kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, (6/8/2023) dengan menampilkan 18 UKM-U, antara […]

  • Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 279
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (PERANTARA), mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, (14-15/9/2019), di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini diawali dengan suguhan penampilan tari Sigeh Pengunten oleh mahasiswa perantau asal Lampung untuk menyambut tamu undangan, salah satunya Gubernur Jawa Tengah. Agan Maraka menyatakan tujuan acara ini ialah menjadikan […]

  • Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

expand_less
Exit mobile version